Comscore Tracker

5 Pemain Terbaik Lulusan Akademi Chelsea dalam Satu Dekade Terakhir 

Tiga di antaranya jadi pilihan utama Thomas Tuchel sekarang

Dalam pembinaan pemian usia muda, Chelsea masih kalah jika dibandingkan dengan akademi Manchester United, Liverpool dan Arsenal. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, akademi Chelsea berhasil menghasilkan pemain muda berbakat dan memiliki potensi besar sebagai pemain sepak bola.

Akademi Chelsea berkembang pesat setelah Roman Abramovich mengambil alih klub pada tahun 2003 silam. Namun, baru sekitar satu dekade terakhir akademi Chelsea mulai menghasilkan beberapa pemain yang benar-benar menjanjikan. Dan dibawah ini adalah 5 pemain terbaik yang berasal dari lulusan akademi Chelsea dalam satu dekade terakhir.

1. Mason Mount 

5 Pemain Terbaik Lulusan Akademi Chelsea dalam Satu Dekade Terakhir Mason Mount (thechelseachronicle.com)

Baru-baru ini dinobatkan sebagai pemain terbaik Chelsea, Mason Mount perlahan-lahan menjadi bintang dan itu sama sekali tidak mengejutkan. Mount mulai bergabung di akademi Chelsea pada usia enam tahun. Dia memenangkan UEFA Youth League dan FA Youth Cup bersama tim akademi Chelsea dan menjadi penentu kemenangan Inggris di final Euro U-19.

Mount mengawali musim 2019/2020 bersama tim senior Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard. Ia bermain secara konsisten dan membuat lebih dari 50 penampilan di musim debutnya dan membantu The Blues finish di posisi empat besar dan juga mencapai final FA Cup.

2. Andreas Christensen 

5 Pemain Terbaik Lulusan Akademi Chelsea dalam Satu Dekade Terakhir Andreas Christenses (express.co.uk)

Andreas Christensen memulai karirnya bersama Chelsea pada tahun 2012 ketika ia bergabung dengan akademi Chelsea. Christensen menjadi pemain kunci di bawah asuhan Thomas Tuchel. Christensen bergabung dengan Chelsea dari Brondby pada 2012. Sejak itu, ia telah memenangkan FA Youth Cup dan UEFA Youth League, sebelum menghabiskan dua tahun dengan status pinjaman di Borussia Monchengladbach.

Christensen kembali ke Chelsea pada 2017 dan menjadi bagian penting dari tim Antonio Conte. Dia memainkan 40 pertandingan musim itu, membantu The Blues memenangkan FA Cup. Jarang dimainkan oleh Maurizio Sarri dan Frank Lampard, tetapi kedatangan Thomas Tuchel membuat Christensen mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Dia adalah opsi bek tengah pilihan pertama setiap kali Antonio Rudiger, Thiago Silva atau Cesar Azpilicueta cedera.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Pekan ke-5 Premier League Musim 21/22, Chelsea Onfire!

3. Reece James 

5 Pemain Terbaik Lulusan Akademi Chelsea dalam Satu Dekade Terakhir Reece James (express.co.uk)

Reece James adalah salah satu dari beberapa pemain yang sangat menjanjikan dari akademi Chelsea. James menjalani masa peminjaman yang sukses di Wigan Athletic pada musim 2018/2019. James dibawa ke tim utama Chelsea oleh Frank Lampard yang mempromosikan beberapa pemain dari akademi klub ke tim senior.

James terus menjadi starter di bawah Thomas Tuchel dan telah menjadi pemain kunci di Stamford Bridge dalam dua musim terakhir. Dia membantu Chelsea memenangkan gelar Liga Champions musim lalu. Karir Reece James dalam dua tahun terakhir sungguh luar biasa. Masih berusia 21 tahun, lulusan akademi Chelsea ini berharap bisa menjadi bagian penting dari klub dan negaranya di masa depan.

4. Nathan Ake

5 Pemain Terbaik Lulusan Akademi Chelsea dalam Satu Dekade Terakhir Nathan Ake (sportmob.com)

Nathan Ake bergabung dengan akademi Chelsea pada 2011 dari Feyenoord pada usia 15 tahun. Ake membantu tim muda Chelsea meraih gelar FA Cup dan Liga Premier U-21. Rafael Benitez memberikan debut senior kepada Ake pada usia 17 tahun, ketika ia masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Norwich City pada tahun 2012. 

Kedatangan Mourinho membuat Ake terlupakan. Ia dipinjamkan ke Reading pada 2015 sebelum dipinjamkan ke Watford musim berikutnya. Ake dipinjamkan lagi ke Bournemouth pada musim berikutnya, di mana dia tampil mengesankan. Itu cukup untuk membuatnya dipanggil Chelsea pada bulan Januari, tetapi dia jarang dimainkan oleh manajer Chelsea saat itu Antonio Conte.

Ake dijual secara permanen ke Bournemouth pada 2017 seharga 20 juta Poundsterling, di mana ia sekali lagi menjadi bagian penting dari tim. Lulusan akademi Chelsea membuat 109 penampilan untuk The Cherries sebelum pindah ke Manchester City pada musim panas 2020/2021 dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 41 juta Poundstreling.

5. Ryan Bertrand 

5 Pemain Terbaik Lulusan Akademi Chelsea dalam Satu Dekade Terakhir Ryan Bertnard (feednews.com)

Ryan Bertrand melakukan debutnya di final Liga Champions 2012 melawan FC Bayern München. Bertrand bergabung dengan akademi Chelsea pada usia 15 tahun dan tampil 57 kali untuk The Blues

Puncak karirnya di Chelsea tentu saja malam itu di Munich, di mana ia secara mengejutkan memulai sebagai bek kir, ia menjaga Arjen Robben selama 73 menit di lapangan. Penampilannya membantu Chelsea mengalahkan FC Bayern München melalui adu penalti untuk meraih gelar Liga Champions perdana mereka.

Musim berikutnya, Bertrand membuat 38 penampilan saat Chelsea meraih trofi Liga Europa. Kedatangan Jose Mourinho menghentikan karir Bertrand di Chelsea. Dia dipinjamkan ke Aston Villa sebelum bergabung dengan Southampton dengan kontrak permanen pada tahun 2014.

Lulusan akademi Chelsea ini menjadi salah satu full-back terbaik, membuat 240 penampilan untuk The Saints. Dia juga dinobatkan sebagai PFA Team of the Year 2014-2015. Pemain berusia 32 tahun itu kini telah bergabung dengan Leicester City dengan status bebas transfer, mengakhiri masa baktinya di Southampton setelah tujuh musim.

Walaupun dikenal sebagai klub kaya yang jorjoran dalam membeli pemain, namun nyatanya Chelsea juga memiliki akademi klub yang menghasilkan pemain bertalenta.

Bima Kristian Pranoto Photo Verified Writer Bima Kristian Pranoto

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Islam Riau Ig @17bimachristian

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agsa Tian

Berita Terkini Lainnya