5 Kegagalan Terakhir Mesir Juara Piala Afrika per 2026

- Mesir gagal juara Piala Afrika 2017 setelah kalah dari Kamerun di final
- Afrika Selatan mengejutkan Mesir pada babak 16 besar Piala Afrika 2019
- Mesir kembali kalah di final Piala Afrika 2021 dan gugur pada babak 16 besar Piala Afrika 2023
Timnas Mesir lagi-lagi gagal juara Piala Afrika. The Pharaohs terhenti pada babak semifinal Piala Afrika 2025 di tangan Senegal. Mesir memang masih berstatus negara tersukses di Piala Afrika dengan tujuh gelar juara. Namun, trofi terakhir mereka yang diraih pada 2010 kini sudah berusia 16 tahun.
Setelah juara Piala Afrika 2010, Mesir sempat absen dalam tiga edisi. Mereka tampil dalam lima edisi terbaru dan dua kali mencapai final, tetapi selalu gagal menambah trofi. Inilah catatan kegagalan Mesir juara Piala Afrika dalam kelima edisi tersebut.
1. Mesir terkena comeback oleh Kamerun di final Piala Afrika 2017
Mesir gagal lolos ke tiga edisi Piala Afrika beruntun setelah 2010. Mereka baru jadi peserta lagi pada edisi 2017. Hebatnya, The Pharaohs langsung gacor meski lama absen. Mereka menjuarai Grup D tanpa kebobolan, lalu mengandaskan Maroko dan Burkina Faso untuk mencapai final.
Gelar juara pun hampir menjadi milik Mesir. Mereka sempat unggul di final melawan Kamerun berkat gol Mohamed Elneny pada menit 22. Namun, Mesir terkena comeback pada babak kedua. Nicolas N'Koulou membawa Kamerun menyamakan skor, disusul gol Vincent Aboubakar pada menit 88 yang memastikan Mesir harus puas jadi runner-up.
2. Mesir dikejutkan Afrika Selatan pada babak 16 besar Piala Afrika 2019
Pada 2019, capaian Mesir di Piala Afrika menurun. Mereka sebenarnya tampil sempurna pada fase grup dengan menyabet tiga kemenangan tanpa kebobolan. Namun, Mesir dikejutkan Afrika Selatan pada babak 16 besar. Padahal, Afrika Selatan lolos hanya sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada fase grup.
Kemenangan Afrika Selatan terbilang cukup layak karena mereka mampu meladeni permainan Mesir. Kedua tim berimbang dalam penguasaan bola maupun jumlah tembakan. Satu-satunya pembeda adalah gol Thembinkosi Lorch pada menit 85. Sepakan Lorch cukup untuk membawa Afrika Selatan melaju sekaligus menyingkirkan Mesir.
3. Mesir kembali kalah di final Piala Afrika pada 2021
Di Piala Afrika 2021, Mesir berhasil mencapai final lagi. Mohamed Salah dan kolega sempat kalah pada fase grup tetapi tetap lolos ke babak knockout. Mesir lalu melangkah ke final usai menyingkirkan Pantai Gading, Maroko, dan Kamerun. Namun, ketiga laga melibatkan babak tambahan hingga energi Mesir cukup terkuras.
Partai puncak antara Mesir melawan Senegal pun tak selesai dalam 90 menit. Kedua tim tak mampu mencetak gol bahkan hingga 120 menit. Pada babak adu penalti, ada dua eksekutor Mesir yang gagal. Sementara, Senegal hanya melewatkan satu kesempatan hingga menang 4-2. Mesir pun lagi-lagi hanya bisa menonton lawannya mengangkat piala.
4. Mesir gugur pada babak 16 besar Piala Afrika 2023 tanpa kemenangan
Seolah deja vu, kegagalan Mesir di final Piala Afrika 2021 kembali diikuti gugurnya mereka pada babak 16 besar edisi berikutnya. Kali itu, kiprah Mesir di Piala Afrika 2023 bahkan terbilang tragis. Mereka kandas pada babak 16 besar tanpa sekali pun meraih kemenangan.
Mesir lolos sebagai runner-up Grup B dengan modal hanya tiga hasil imbang. Mereka beruntung karena ada dua tim lain di grup tersebut yang tampil lebih buruk. Namun, keberuntungan Mesir habis pada fase knockout. Setelah lagi-lagi bermain imbang dalam 90 menit, Mesir keok dari Republik Demokratik Kongo melalui adu penalti.
5. Mesir lagi-lagi dihentikan Senegal di Piala Afrika 2025
Terbaru, langkah Mesir hanya sampai semifinal di Piala Afrika 2025. Usai menjuarai Grup B, Mesir terus melaju dan mengandaskan Benin serta Pantai Gading. Kemenangan atas Pantai Gading khususnya mengangkat moral karena sang lawan berstatus juara bertahan. Meski lebih banyak tertekan, The Pharaohs berhasil unggul 3-2.
Sayangnya, Mesir gagal mengulanginya pada semifinal. Melawan Senegal, Mesir kembali dipaksa lebih sering bertahan. Namun, kali itu mereka tak mampu mencuri gol. Aksi Sadio Mane pada menit 78 pun cukup menjadi penentu hasil laga. Mesir lagi-lagi gagal juara Piala Afrika karena dihentikan Senegal.
Kiprah Mesir dalam lima edisi terakhir Piala Afrika naik-turun. Namun, semuanya berujung sama yaitu kegagalan mereka jadi juara. Sudah puasa 16 tahun, kapan Mesir akan kembali menjuarai Piala Afrika?

















