Comscore Tracker

5 Alasan Los Angeles Lakers Semakin Sulit Menjadi Juara NBA

Usia semakin tua dan masa emas pemain bintang LA Lakers sudah berakhir

Untuk musim yang akan datang, Los Angeles Lakers telah merombak dan memperbarui tim dengan menambah pemain-pemain bintang yang kontroversial. Sebelumnya, Los Angeles Lakers gagal menuju babak semifinal wilayah barat setelah dikalahkan oleh Phoenix Suns. Kekalahan ini membuat Lakers tidak dapat mempertahankan gelar juaranya yang diraih pada tahun 2020. 

Di akhir musim, Los Angeles Lakers berhasil mendapatkan Russell Westbrook, Carmelo Anthony, Dwight Howard dan Rajon Rondo.

Rob Pelinka, manajer dari Los Angeles Lakers, memicu banyak perdebatan di seluruh dunia karena berhasil mendapatkan pemain-pemain hebat ini. Namun, kesempatan yang dimiliki Lakers tidaklah besar untuk memenangkan Larry O'Brien Trophy tahun ini.

1. Usia tua dan masa emas sebagian besar bintang Lakers sudah berakhir

5 Alasan Los Angeles Lakers Semakin Sulit Menjadi Juara NBALeBron James mengalami cidera pergelangan kaki (wavy.com)

Lakers memiliki banyak pemain bintang, namun usia mereka sudah hampir dekat dengan umur pensiun. LeBron James yang sudah berusia 36 tahun, sudah tidak disebut sebagai pemain NBA terbaik lagi, dan takhta sudah diambil oleh Kevin Durant.

Pemain bintang Lakers lainnya yang sudah mencapai umur pensiun yaitu Carmelo Anthony (37 tahun), Dwight Howard (35 tahun), dan Rajon Rondo (35 tahun). Pemain penting lainnya yang sudah mencapai umur diatas 30 yaitu Russell Westbrook (32 tahun), DeAndre Jordan (33 tahun), dan Wesley Matthews (34 tahun). 

Umur yang semakin tua mengurangi kemampuan para pemain Lakers untuk bersaing dengan tim lainnya. Selalu muncul perdebatan tentang kuatnya Lakers untuk musim depan, namun realitanya, pemain-pemain yang Lakers dapatkan sedang mengalami penurunan pencapaian dalam karirnya. 

2. Anthony Davis mudah untuk cidera

5 Alasan Los Angeles Lakers Semakin Sulit Menjadi Juara NBAAnthony Davis menahan rasa sakit karena cidera (marca.com)

Anthony Davis merupakan pemain Lakers yang dominan dalam kesuksesan tim. Sejak memasuki NBA, Anthony Davis sudah diprediksi menjadi big man yang sukses, dan ia berhasil melampaui ekspetasi tersebut.

Di balik kesuksesannya, Anthony Davis selalu dihadapi oleh cidera serius yang berulang kali terjadi. Cidera yang terjadi hingga 50 kali dalam karirnya ini membuat total absen pertandingan yang harus dialami oleh Anthony Davis mencapai angka 155.

Nasib Los Angeles Lakers musim depan juga berada di konsistensi Anthony Davis untuk selalu sehat. Sebab, Anthony Davis memiliki peran yang lebih besar untuk kemenangan tim. Anthony Davis merupakan bintang Lakers yang paling muda untuk musim depan.

3. Terlalu banyak pemain bintang menjadi tantangan untuk mengendalikan ego

5 Alasan Los Angeles Lakers Semakin Sulit Menjadi Juara NBACarmelo Anthony dan Russell Westbrook (si.com)

Sebelum bertemu kembali di Los Angeles Lakers, Russell Westbrook dan Carmelo Anthony pernah menjadi rekan satu tim di Oklahoma City Thunder selama satu tahun.

Dengan isi tim yang memiliki banyak bintang, terdapat tantangan untuk saling berbagi untuk meraih kejuaraan. Russell Westbrook dan Carmelo Anthony sendiri dikenal sebagai pemain dengan ego tinggi. Selama bermain bersama di Oklahoma City Thunder, Russell Westbrook dan Carmelo Anthony harus mundur karena telah dikalahkan oleh rookie Donovan Mitchell dan Rudy Gobert di babak awal 2018 NBA Playoffs.

Tim dengan 4 pemain bintang seperti Los Angeles Lakers untuk musim depan akan berpotensi untuk mengubah konsep bermain tim atau konsep bermain kedua bintang baru ini. Jika Russell Westbrook dan Carmelo Anthony tidak bisa mengesampingkan egonya, maka kesempatan untuk menjadi juara akan menjadi kecil pula.

Di wilayah timur, terdapat Brooklyn Nets yang memiliki situasi sama dengan Los Angeles Lakers saat ini. Hanya saja, Brooklyn Nets sudah memulainya dari musim lalu dan pencapaiannya kurang memuaskan. Rangkaian peristiwa ini dapat menjadi motivasi untuk Los Angeles Lakers dengan kekuatannya untuk bersaing dengan tim besar lainnya.

Baca Juga: Awan Kelabu yang Belum Pergi dari LA Lakers

4. Posisi Lakers di klasemen wilayah barat

5 Alasan Los Angeles Lakers Semakin Sulit Menjadi Juara NBACarmelo Anthony dan Chris Paul (theathletic.com)

Posisi Lakers di klasemen sangatlah penting. Dengan diterapkannya NBA Play-In Tournament, hingga 10 tim akan mempunyai kesempatan untuk bertanding di NBA Playoffs.

Di musim sebelumnya, Los Angeles Lakers berada di posisi rendah dan harus mengikuti turnamen Play-In yang baru diterapkan ini dan berhasil lolos dengan jarak skor yang dekat. Namun, Lakers harus menghadapi Phoenix Suns yang berada di posisi atas, dan gagal untuk mengatasi permainan yang diberikan oleh Chris Paul dan Devin Booker, yang akan tetap lanjut hingga mencapai NBA Finals

Lakers yang awalnya menjadi juara NBA hingga keluar awal di tahun berikutnya, mendapatkan pukulan yang berat. Posisi yang rendah di klasemen wilayah barat membuat situasi Lakers semakin tertekan.

Jika Lakers masih belum bisa mengubah langkah dari musim sebelumnya, maka kesempatan besar untuk meraih juara musim depan hanya akan menjadi impian.

5. Semakin banyak bintang muda yang mendominasi panggung NBA

5 Alasan Los Angeles Lakers Semakin Sulit Menjadi Juara NBAGiannis Antetokounmpo dan Donovan Mitchell di 2021 NBA All-Star Game (dailysabah.com)

Pemain muda NBA mulai menunjukkan potensinya untuk menjadi legenda. Di umur 26 tahun, Giannis Antetokounmpo berhasil memimpin Milwaukee Bucks menjadi juara NBA di musim NBA 2020-2021.

Dalam musim ini, posisi besar di NBA Playoffs banyak dipegang oleh pemain-pemain muda seperti Giannis, disusul oleh Devin Booker, Trae Young, Donovan Mitchell, Nikola Jokic, Luka Doncic, Ja Morant, Joel Embiid, Domantas Sabonis, dan Bam Adebayo. 

Perkembangan pemain-pemain muda yang akan menjadi bintang menjadi tantangan besar untuk Los Angeles Lakers. Liga NBA sudah berada di tangan pemain-pemain muda semenjak 2021 NBA Playoffs, dan sulit untuk dipungkiri bahwa mereka yang masih segar akan lebih berpotensi meraih kejuaraan, karena performa harian yang diberikan sudah melebihi generasi-generasi sebelumnya.

Demikian berbagai alasan mengapa Los Angeles Lakers semakin sulit untuk meraih juara, mari kita lihat bersama apa yang akan dilakukan oleh Big 4 baru milik Lakers dengan segala kemampuannya untuk meraih kembali gelar juara NBA musim depan. 

Baca Juga: LA Lakers Cuek Disindir Gerbong Tua di NBA

Clemens Kristo Budiutomo Photo Writer Clemens Kristo Budiutomo

Writing, Sports, and Music!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya