Daftar Juara Umum Japan Open dalam 5 Edisi Terakhir per 2026

- Japan Open 2026 berakhir tanpa juara umum karena lima gelar dibagi rata ke lima negara berbeda, menandakan persaingan semakin ketat di level BWF World Tour Super 750.
- Dalam lima edisi terakhir, China paling sering menjadi juara umum dengan dua kali dominasi, disusul Jepang dan Korea Selatan yang masing-masing sekali meraih status tersebut.
- Rangkaian hasil dari 2022 hingga 2026 menunjukkan pergeseran kekuatan bulu tangkis dunia, di mana lebih banyak negara kini mampu bersaing merebut gelar di Japan Open.
Japan Open 2026 telah resmi berakhir setelah rangkaian pertandingan berlangsung di Tokyo, Jepang. Turnamen BWF World Tour Super 750 ini menghadirkan sejumlah juara baru dari lima sektor yang dipertandingkan. Hasil tersebut membuat tidak ada negara yang mampu mengoleksi gelar terbanyak sehingga status juara umum tidak dimiliki oleh satu negara pada edisi 2026.
Meski demikian, persaingan memperebutkan gelar juara umum dalam beberapa edisi terakhir masih didominasi oleh China, Jepang, dan Korea Selatan. Ketiga negara tersebut konsisten meraih lebih dari satu gelar dalam satu edisi sehingga bergantian menjadi negara paling sukses di Japan Open. Lantas, negara mana saja yang berhasil menyandang status juara umum Japan Open dalam lima edisi terakhir hingga 2026?
1. Jepang meraih dua gelar juara pada edisi 2022
Jepang mengawali daftar ini dengan menjadi juara umum pada Japan Open 2022. Tuan rumah mengoleksi dua gelar juara yang seluruhnya berasal dari sektor tunggal. Hasil tersebut sudah cukup untuk menjadikan Jepang sebagai negara dengan raihan gelar terbanyak pada edisi tersebut.
Dua gelar Jepang dipersembahkan oleh Kenta Nishimoto di sektor tunggal putra dan Akane Yamaguchi di sektor tunggal putri. Sementara itu, tiga gelar lainnya dibagi rata oleh China melalui Liang Wei Keng/Wang Chang (ganda putra), Korea Selatan lewat Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong (ganda putri), serta Thailand melalui Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (ganda campuran). Persaingan yang merata tersebut menunjukkan ketatnya perebutan gelar di Japan Open 2022 meski akhirnya tuan rumah keluar sebagai juara umum.
2. Korea Selatan mengoleksi dua gelar juara pada Japan Open 2023
Korea Selatan menjadi juara umum pada Japan Open 2023 setelah berhasil mengoleksi dua gelar juara. Kedua gelar tersebut berasal dari sektor tunggal putri dan ganda putri. Raihan itu membuat Korea Selatan menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak pada edisi tersebut.
An Se Young menyumbang gelar dari sektor tunggal putri, sedangkan Kim So Yeong/Kong Hee Yong menjadi yang terbaik di sektor ganda putri. Tiga gelar lainnya masing-masing diraih Viktor Axelsen (Denmark) di tunggal putra, Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan) di ganda putra, serta Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) di ganda campuran. Meski persaingan gelar berlangsung cukup merata, Korea Selatan tetap keluar sebagai juara umum berkat raihan dua gelar tersebut.
3. China mendominasi pada Japan Open 2024 dengan meraih dua gelar juara
China keluar sebagai juara umum pada Japan Open 2024 setelah mengoleksi dua gelar juara dari lima sektor yang dipertandingkan. Keberhasilan tersebut melanjutkan konsistensi Negeri Tirai Bambu sebagai salah satu negara tersukses di turnamen ini. Dua gelar itu seluruhnya diraih dari nomor ganda.
Liu Sheng Shu/Tan Ning menjadi kampiun di sektor ganda putri, sedangkan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin menjuarai sektor ganda campuran. Adapun tiga gelar lainnya diraih oleh Alex Lanier (Prancis) di tunggal putra, Akane Yamaguchi (Jepang) di tunggal putri, serta Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) di ganda putra. Meski persaingan gelar melibatkan empat negara berbeda, China tetap menjadi juara umum berkat raihan dua gelar tersebut.
4. China kembali mendominasi pada edisi 2025 dengan tiga gelar juara
China kembali menjadi juara umum pada Japan Open 2025 dengan penampilan yang lebih dominan dibanding edisi sebelumnya. Negeri Tirai Bambu berhasil mengoleksi tiga gelar juara dari lima sektor yang dipertandingkan. Sementara itu, Korea Selatan menjadi satu-satunya negara lain yang mampu meraih lebih dari satu gelar dengan koleksi dua gelar.
China meraih gelar melalui Shi Yu Qi di sektor tunggal putra, Liu Sheng Shu/Tan Ning di ganda putri, serta Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di ganda campuran. Adapun, dua gelar Korea Selatan dipersembahkan oleh An Se Young di sektor tunggal putri dan Kim Won Ho/Seo Seung Jae di sektor ganda putra. Dominasi kedua negara tersebut membuat seluruh gelar juara Japan Open 2025 hanya terbagi antara China dan Korea Selatan.
5. Tidak ada juara umum pada edisi 2026
Berbeda dengan empat edisi sebelumnya, Japan Open 2026 tidak melahirkan juara umum. Seluruh gelar juara terbagi rata kepada lima negara berbeda sehingga tidak ada satu negara pun yang mendominasi. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan semakin ketatnya persaingan di level BWF World Tour Super 750.
Lima gelar juara tersebut dibagi rata kepada lima negara berbeda. Christo Popov (Prancis) menjadi juara tunggal putra, Pusarla Venkata Sindhu (India) menjuarai tunggal putri, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) keluar sebagai kampiun ganda putra. Sementara itu, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan) menjadi juara ganda putri, sedangkan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) meraih gelar di sektor ganda campuran.
China menjadi negara yang paling sering menyandang status juara umum dalam lima edisi terakhir Japan Open dengan dua kali menjadi yang terbaik. Sementara itu, Jepang dan Korea Selatan masing-masing sekali keluar sebagai juara umum, sedangkan edisi 2026 berakhir tanpa negara dengan koleksi gelar terbanyak. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa persaingan di Japan Open semakin merata dan peluang meraih gelar kini dimiliki lebih banyak negara.

















