Jakarta, IDN Times - Dunia esports Indonesia terus berkembang. Tidak hanya melahirkan pemain profesional, tetapi juga membuka peluang bagi orang-orang yang membangun ekosistem di belakangnya.
Salah satunya adalah Aldo Handrian, sosok muda di balik Tokovalorant, platform penyedia kebutuhan game Valorant yang kini memiliki banyak pengguna di Indonesia.
Perjalanan Aldo membangun Tokovalorant tidak dimulai dengan mudah. Ia merintis bisnis tersebut saat masih duduk di bangku SMA, tepat ketika pandemi membuat banyak hal berubah.
Sebelum terjun ke dunia bisnis game, Aldo sempat mencoba investasi saham dan aset kripto. Namun, keputusan tersebut justru membuatnya mengalami kerugian besar karena minimnya pengalaman dan pengetahuan finansial.
