Saga Transfer Enzo Fernandez Bakal Mirip Alexander Isak?

- Manchester City menjadikan Enzo Fernandez prioritas untuk menambal lini tengah setelah Bernardo Silva dan Rodri pergi.
- Chelsea dikabarkan membuka peluang penjualan Enzo apabila harga yang ditawarkan sesuai, dengan banderol di atas 120 juta poundsterling.
- Sisa waktu bursa transfer menjadi tarik-ulur antara ambisi ManCity dan ketegasan Chelsea mempertahankan pemainnya.
Jakarta, IDN Times - Ketertarikan Manchester City untuk memboyong Enzo Fernandez dari Chelsea memanaskan bursa transfer musim panas 2026. Saga transfernya mulai mengingatkan publik pada kepindahan Alexander Isak ke Liverpool pada musim lalu.
BBC melansir, meski Chelsea sempat menegaskan tak akan menjualnya usai tenggat waktu penawaran pada 14 Agustus 2026 berlalu, spekulasi mengenai masa depan gelandang asal Argentina tersebut justru makin membesar.
Tim besutan Enzo Maresca dilaporkan masih ngotot untuk mendatangkan Fernandez. Maresca bahkan meyakini kalau manajemen The Blues sebenarnya masih terbuka untuk bernegosiasi melakukan kesepakatan secara tertutup.
1. ManCity siap gelontorkan mahar selangit
Fernandez menjadi prioritas utama bagi ManCity yang sedang bergerak untuk menambal lini tengah usai ditinggal Bernardo Silva dan Rodri. Selain Fernandez, wonderkid Timnas Maroko yang tampil impresif di Piala Dunia 2026, Ayyoub Bouaddi, juga masuk dalam daftar beli.
Meski begitu, mendatangkan Fernandez bukanlah perkara mudah karena Chelsea mencoba menunjukkan sikap tegas layaknya Newcastle United saat mempertahankan Isak pada tahun lalu.
Manajemen The Magpies yang enggan menjual Isak sempat menolak tawaran awal Liverpool yang jumlahnya selangit. Situasi memunculkan drama panas: Isak mogok main dan latihan, menuding klub berbohong, sebelum transfer akhirnya terjadi di detik-detik akhir.
2. Chelsea gunakan taktik tarik-ulur dan sewa agen top
Masih laporan yang sama, Chelsea rupanya masih membuka pintu untuk menjual Fernandez, dengan syarat jika harganya cocok. Kabarnya, banderol eks Benfica itu di atas 120 juta poundsterling atau setara Rp2,8 triliun sesuai kurs saat ini.
Manajemen Chelsea bahkan dikabarkan telah menyewa jasa agen super, Jorge Mendes, untuk membantu menyelesaikan situasi rumit ini secepatnya. Celah dalam transfer ini adalah hubungan Fernandez dengan suporter Chelsea yang retak.
Suporter menyoraki Fernandez ketika Chelsea menjamu Real Sociedad di Stamford Bridge dalam laga uji coba terakhirnya pada akhir pekan lalu. Chelsea mencoba meredam isu perpecahan tersebut dengan memberikan ban kapten kepada Fernandez saat masuk menggantikan Reece James.
3. Chelsea gak usah khawatir
Jika skenario kepindahan Fernandez ke Etihad Stadium terealisasi pada menit-menit akhir, Chelsea tetap memiliki kedalaman skuad yang memadai. Skema 3-4-2-1 yang diterapkan Xabi Alonso sepanjang pramusim membuktikan sektor tengah The Blues tidak bergantung pada satu figur semata.
Duet Moises Caicedo dan James di lini tengah dinilai solid, ditopang kedalaman opsi pelapis seperti Romeo Lavia, Valentin Barco, hingga Dario Essugo. Apalagi, absennya Chelsea dari kompetisi Eropa musim ini membuat kebutuhan rotasi pemain tidak terlalu mendesak.
Namun, Chelsea dilaporkan tetap memantau sejumlah pemain potensial sebagai calon pengganti, di antaranya Alex Scott, Myles Lewis-Skelly, Adam Wharton, dan Lamine Camara. Kini, sisa waktu bursa transfer pun menjadi arena tarik-ulur antara ambisi ManCity dan ketegasan The Blues.














.jpg)


