Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Guardiola Berpotensi Pensiun Jadi Pelatih, Mau Menata Hidup

Guardiola Berpotensi Pensiun Jadi Pelatih, Mau Menata Hidup
Manajer Manchester City, Pep Guardiola (AFP / Glyn Kirk)
  • Pep Guardiola mengakhiri satu dekade bersama Manchester City dengan 20 trofi, termasuk enam Premier League, satu Liga Champions, dan treble musim 2022/23.
  • Guardiola menyebut tekanan mental selama menangani City turut memengaruhi kehidupan pribadinya hingga berujung perceraian dengan Cristina Serra.
  • Usai menolak tawaran melatih Timnas Italia, Guardiola ingin beristirahat dan menata hidup, serta belum memastikan akan kembali menjadi manajer.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Eks manajer Manchester City, Pep Guardiola, berpotensi pensiun dari dunia kepelatihan. Dia mengaku ingin menata hidupnya lebih dulu.

Musim lalu, Guardiola mengakhiri satu dekade pengabdiannya sebagai manajer Manchester City. Dia sukses mengubah ManCity jadi salah satu kekuatan menakutkan di Inggris dan Eropa.

Bersama ManCity, Guardiola sempat meraih treble pada musim 2022/23. ManCity juga jadi klub terlama yang Guardiola tangani, mematahkan tren tiga musim masing-masing di Bayern Munich dan Barcelona.

  1. 1. Bawa ManCity juara sampai rumah tangga rusak

    Total, selama satu dekade menangani ManCity, Guardiola membawa tim asal Manchester itu meraih 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan satu gelar Liga Champions.

    Saking fokusnya menangani ManCity, kehidupan pribadi Guardiola bahkan sampai berantakan. Dia bercerai dengan Cristina Serra, gara-gara tekanan mental yang didapat saat menangani ManCity.

  2. 2. Ingin fokus menata hidup lebih dulu

    Selepas menangani ManCity, Guardiola mengaku ingin fokus menata hidup lebih dulu. Dia ingin beristirahat dan menepi dari lapangan hijau, menata hidupnya lagi.

    "Jujur, sekarang saya bahkan tidak tahu mau melakukan apa. Namun yang pasti, saya butuh menata ulang hidup saya lagi," kata Guardiola dalam dokumenter Amazon berjudul A Beautiful Obsession.

  3. 3. Belum tahu apakah akan melatih lagi atau tidak

    Selepas dari ManCity, Guardiola sebenarnya sempat dapat tawaran melatih Timnas Italia. Namun, dia menolaknya, kendati melatih Timnas jadi satu-satunya pengalaman yang belum pernah dirasakan Guardiola. Justru, saat ini Guardiola mengaku belum tahu apakah akan kembali melatih lagi atau tidak.

    "Yang pasti, akan sulit bagi saya untuk melatih lagi ke depannya. Jadi, untuk sekarang, ke depan saya betul-betul tak tahu mau melakukan apa," kata Guardiola.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More