Comscore Tracker

Ferrari Ungkap Masalah di Balik Gagal Finis Leclerc di GP Spanyol

Ini berkaitan dengan MGU-H dan Turbo pada mobil Leclerc

Ferrari melakukan investigasi terkait kegagalan Charles Leclerc menuntaskan balapan pada GP Spanyol yang digelar Minggu (22/5/2022). Hasilnya, ditemukan bahwa ada masalah pada dua komponen power unit mobil pembalap berkebangsaan Monako itu.

Lantas, seperti apa kondisi dari komponen yang mengalami kerusakan dan apa tanggapan Leclerc atas temuan yang didapat oleh tim berlogo kuda jingkrak tersebut?

1. Leclerc sejatinya tampil mengesankan selama sesi latihan dan kualifikasi GP Spanyol

Sejatinya Leclerc tampil mengesankan selama pekan balap GP Spanyol. Ia menyapu bersih sesi latihan 1 (FP1) hingga sesi latihan 3 (FP3) dengan menjadi pembalap tercepat. Tren positif itu kembali berlanjut saat sesi kualifikasi.

Pembalap bernomor mobil 16 itu berhasil mengamankan pole position dengan keunggulan 0,677 detik dari Max Verstappen. Ini menjadi pole position  keempat Leclerc pada musim 2022 dan menjadi yang ke-13 sepanjang berkiprah pada ajang Formula 1.

2. Melakukan start mulus dan pimpin balapan, Leclerc justru bernasib sial pada lap 27

Ferrari Ungkap Masalah di Balik Gagal Finis Leclerc di GP SpanyolMobil Leclerc masuk ke pit lantaran mengalami masalah pada GP Spanyol 2022. (twitter.com/F1)

Saat start balapan, Leclerc juga tidak membuat kesalahan dan langsung memimpin balapan. Keunggulan Leclerc terus berlanjut sampai nasib sial terjadi pada lap 27. Mobilnya tiba-tiba melambat dan mau tidak mau harus masuk ke garasi untuk berhenti dari balapan.

Kegagalan finis ini membuat posisi puncak klasemen pembalap berpindah tangan ke Max Verstappen. Padahal, sebelum GP Spanyol Leclerc sudah punya keunggulan 19 poin dari Verstappen. Kini, ia tertinggal 6 poin dari pembalap Red Bull tersebut.

Baca Juga: Max Verstappen Berjaya di GP Spanyol, Leclerc Kembali Bernasib Sial

3. Ferrari lakukan investigasi, rupanya Turbo dan MGU-H mobil milik Leclerc alami kerusakan

Ferrari pun tak tinggal diam atas gagal finisnya Leclerc pada GP Spanyol. Pihak tim langsung mengirim Power Unit yang ada pada mobil Leclerc ke pabrik mereka di Maranello untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

Dilansir Racing News 365, tim dengan livery khas merah itu mengkonfirmasi bahwa komponen Turbo dan MGU-H (Motor Generator Unit-Heat) mengalami kerusakan dan tidak bisa diperbaiki. Oleh karena itu, komponen tersebut akan mengalami pergantian pada seri balap berikutnya.

Meski begitu, Ferrari cukup lega atas temuan yang mereka lakukan secara menyeluruh pada komponen Turbo dan MGU-H yang rusak. Ini karena penyebab kerusakan tidak diakibatkan oleh kesalahan desain ataupun masalah reliabilitas dari dua komponen tersebut atau komponen lain pada Power Unit.

4. Leclerc bisa terkena penalti grid jika gunakan komponen Power Unit melebihi batas

Ferrari Ungkap Masalah di Balik Gagal Finis Leclerc di GP SpanyolCharles Leclerc pada GP Spanyol 2022 (twitter.com/Oddschanger)

Kondisi dua komponen pada Power Unit yang mengalami kerusakan dan tidak bisa diperbaiki bakal memberi dampak pada Leclerc. Pasalnya, Leclerc bisa saja terkena penalti turun posisi start lantaran penggunanan komponen Power Unit yang melebihi batas.

Perlu diketahui, setiap pembalap hanya diizinkan menggunakan masing-masing 3 unit Turbo dan MGU-H dalam semusim. Penggunaan unit ke-4 bakal menyebabkan pembalap terkena grid penalti.

Saat ini, Leclerc sudah menggunakan unit kedua dari dua komponen tersebut. Masih belum jelas apakah Turbo dan MGU-H dari bekas pemakaian yang pertama masih bisa digunakan atau tidak.

5. Leclerc sampaikan rasa kecewa atas gagal finis pada GP Spanyol

Ferrari Ungkap Masalah di Balik Gagal Finis Leclerc di GP Spanyolpembalap Ferrari Charles Leclerc (twitter.com/OsOfficialF1)

Menanggapi masalah yang terjadi pada mobilnya saat balapan GP Spanyol, Leclerc mengaku kecewa. Ia menegaskan bahwa kejadian seperti ini, terutama terkait dengan masalah reliabilitas, tidak bisa didiamkan begitu saja oleh tim. Apalagi, Leclerc dan Ferrari sedang berada dalam perebutan gelar juara dunia sehingga setiap poin dalam balapan begitu berharga.

"Ini memalukan. Pada momen-momen itu saya merasa tidak bisa melakukan hal lain lagi selain melihat pada sisi positif dan banyaknya hal yang terjadi pada akhir pekan ini. Kami akan melihat pada masalah tersebut dan kami tidak bisa membiarkan ini terjadi berulang kali pada musim ini," tegas Leclerc dikutip PlanetF1.

 

Masalah yang dialami oleh Ferrari harus segera ditangani sebab musim 2022 masih panjang dan mereka sudah ditunggu oleh balapan berikutnya yang berlangsung di Monte Carlo, Monako pada 27--29 Mei 2022 mendatang. Apakah Ferrari bisa meraup hasil bagus akhir pekan nanti?

Baca Juga: Ferrari Tampil Kompetitif di F1 2022, Horner: Bagus untuk Kejuaraan

Dewa Putu Ardita Darma Putera Photo Verified Writer Dewa Putu Ardita Darma Putera

Penggemar olahraga khususnya Motorsport. IDN Times Community Caster di IDN App. Untuk pertanyaan dan keperluan bisnis: dewaputu.ardita@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya