Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berlatih jelang Uber Cup 2026 (dok.PP PBSI)
  • Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kalah dari Lin Hsiang Ti dengan skor 21-10, 30-29 pada laga ketiga Grup C Uber Cup 2026 di Horsens, Denmark.
  • Dhinda sempat bangkit di game kedua dengan unggul 16-12 setelah tertinggal, namun momentum terhenti usai jeda medis untuk lawannya.
  • Kekalahan Dhinda membuat tim putri Indonesia tertinggal 1-2 dari Taiwan dalam fase grup Uber Cup 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Tim beregu putri Indonesia kembali tertinggal dari Taiwan dalam laga ketiga fase Grup C Uber Cup 2026. Pada partai ketiga, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kalah dari tunggal putri, Lin Hsiang Ti dengan skor 21-10, 30-29 di Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026).

Dhinda sejatinya babak belur di gim pertama. Permainan Lin Hsiang Ti terlalu dominan untuk diatasi oleh Dhinda dan membuatnya tertinggal 2-8.

Dhinda tak mampu mengejar angka. Lin Hsiang Ti bermain makin dominan dan percaya diri. Dhinda tertinggal dari skor 7-13 hingga 8-17 sebelum tumbang dengan skor 10-21 di game pertama.

Pada awal gim kedua, Lin Hsiang Ti masih mengendalikan laju pertandingan. Dhinda tertinggal mulai dari skor 2-5 pada awal game kedua hingga 5-9.

Dhinda sempat tertinggal 8-12 sebelum kemudian mendapatkan momentum apik. Permainan Dhinda berubah. Dhinda memaksakan serangannya bertubi-tubi ke arah Lin Hsiang Ti.

Lin Hsiang Ti dibuat kelimpungan di lapangan. Dhinda mengejar angka dan mengunci delapan angka tanpa balas hingga unggul 16-12. 

Momentum Dhinda diputus wasit ketika memanggil bantuan medis untuk menangani luka Lin Hsiang Ti. Pemain Taiwan kembali mengejar, menggila menyerang Dhinda hingga membuat pemain muda Indonesia itu tertinggal 16-18.

Dhinda tak langsung menyerah. Dhinda kembali mencoba melepaskan serangan. Permainannya lebih rapi. Dhinda menghajar Lin Hsiang Ti dan berbalik unggul 19-16 sebelum mengunci game point menjadi 20-18.

Laga memanas setelahnya. Lin Hsiang Ti menciptakan deuce 20-20. Jual-beli serangan terus terjadi. Deuce tercipta hingga poin maksimal pertandingan bulu tangkis, 29-29.

Pada saat laga memasuki waktu satu jam enam menit, Dhinda akhirnya kalah tipis 29-30 di game kedua. Kekalahan Dhinda membuat Indonesia tertinggal 1-2 dari Taiwan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article