Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

SEA Games 2027 Coret Cabor Unggulan RI, Keadilan Atlet Disorot

2 min read
SEA Games 2027 Coret Cabor Unggulan RI, Keadilan Atlet Disorot
Tim beregu putra Indonesia meraih medali emas di SEA Games 2025 Thailand (dok.NOC Indonesia)
  • SEA Games 2027 di Malaysia tidak mempertandingkan sejumlah cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan Indonesia.

  • Keputusan tersebut memicu sorotan NOC Indonesia terkait keadilan atlet, sportivitas, dan kesetaraan antarnegara peserta.

  • Krisna Bayu menyinggung kemungkinan boikot serta reformasi SEAGF sebagai respons terhadap kebijakan tuan rumah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - SEA Games 2027 di Malaysia mulai menuai sorotan tajam. Hal ini menyusul keputusan tidak dipertandingkannya sejumlah cabang olahraga (cabor) yang selama ini menjadi andalan bagi Tim Indonesia.

Situasi tersebut memicu diskusi mengenai komitmen tuan rumah dan Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF) dalam menjaga prinsip keadilan dan kesetaraan bagi seluruh negara peserta ajang multievent tersebut.

  1. 1. Esensi SEA Games dan keadilan atlet dipertanyakan

    Komite Eksekutif NOC Indonesia sekaligus Ketua Umum PP Persambi, Krisna Bayu, memberikan pandangannya terkait kebijakan ini. Dia menilai, pengurangan nomor pertandingan atau pencoretan cabor berdampak langsung pada keadilan bagi para atlet, serta masa depan olahraga di kawasan Asia Tenggara.

    Krisna mengingatkan esensi utama dari penyelenggaraan SEA Games bukan semata-mata kepentingan misi tuan rumah menjadi juara umum, melainkan persahabatan, persaingan yang sehat, solidaritas, serta menjunjung tinggi sportivitas.

    "SEA Games dibangun untuk persahabatan, solidaritas, persaingan sehat, dan semangat fair play. Bukan untuk menjadi panggung yang lebih menguntungkan kepentingan tuan rumah," ujar Krisna dalam keterangannya.

  2. 2. Sederet cabor andalan Indonesia yang dipastikan absen

    NOC Indonesia memandang absennya sejumlah cabor berpeluang merugikan kontingen Merah Putih. Beberapa cabor potensial penyumbang medali yang tidak masuk daftar pertandingan antara lain panjat tebing, voli pantai, hingga dayung.

    Selain itu, nomor beregu putra dan putri pada cabor bulu tangkis juga tidak akan digelar. Cabor lain yang turut absen meliputi gulat, jujitsu, catur, bola tangan, kickboxing, hingga triathlon.

    Berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif SEAGF akhir Oktober lalu, SEA Games ke-34 di Malaysia hanya akan memperebutkan 473 medali emas dari 43 cabor. Angka ini menyusut jika dibandingkan dengan edisi Thailand 2025 yang mempertandingkan 50 cabor dengan 573 nomor.

  3. 3. Perlu wacana boikot?

    Menyikapi kebijakan tuan rumah dan SEAGF, Krisna mempertanyakan langkah strategis apa yang harus diambil oleh Indonesia. Dia bahkan menyinggung opsi terkait sikap tegas, termasuk kemungkinan boikot atau perlunya reformasi secara menyeluruh di tubuh SEAGF.

    "Jangan hanya melihat persoalan ini dari jumlah medali. Mari bicara tentang keadilan bagi atlet dan masa depan olahraga Asia Tenggara," ucap Krisna.

Related Articles

See More