Fajar/Fikri Tembus Peringkat 3 Dunia setelah Kejuaraan Asia 2026

- Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri resmi menempati peringkat 3 dunia BWF setelah tampil impresif di Kejuaraan Asia 2026, menandai kebangkitan performa mereka tahun ini.
- Setelah sempat terpuruk di awal musim, pasangan ini bangkit dengan menembus semifinal Kejuaraan Asia 2026 dan meraih medali perunggu lewat permainan solid sejak babak pertama.
- Kenaikan ke posisi tiga dunia menjadikan Fajar/Fikri ganda putra utama Indonesia untuk Thomas Cup 2026, memperkuat skuad nasional yang akan berlaga pada akhir April mendatang.
Ganda putra andalana Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, mencatatkan kenaikan peringkat BWF yang menjanjikan. Duet yang belum genap berumur satu tahun itu resmi menduduki peringkat 3 dunia dalam rilisan terbaru peringkat dunia BWF, Selasa (14/4/2026).
Peningkatan peringkat sejatinya itu tidak begitu mengherankan. Sebab, mereka memang tampil cukup baik di Kejuaraan Asia 2026 yang berlangsung di China pekan lalu. Meski begitu, ini tetap menjadi sinyal baik mengingat performa mereka sempat jeblok pada awal tahun.
1. Performa Fajar/Fikri sempat menurun pada awal tahun
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sempat mengalami penurunan performa sebelum melaju jauh di Kejuaraan Asia 2026. Pada awal 2026, mereka membuka musim dengan menembus semifinal di Malaysia Open 2026. Saat itu, langkah mereka menuju final dijegal andalan tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 2 game langsung dengan skor tipis 21-23 dan 18-21 dalam waktu 51 menit.
Sayangnya, setelah turnamen itu performa Fajar/Fikri terus merosot. Di Indonesia Masters 2026, mereka hanya mampu menembus perempat final meskipun menyandang status sebagai unggulan kedua yang seharusnya melaju hingga final. Mereka tumbang di tangan ganda putra Indonesia lainnya yang tak diunggulkan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, 3 game dengan skor 21-18, 19-21, dan 14-21 dalam waktu 76 menit.
Di All England 2026, performa Fajar/Fikri semakin memburuk. Datang dengan status unggulan kelima, mereka malah tumbang pada babak kedua alih-alih melaju hingga perempat final. Mereka kembali menelan kekalahan dari Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan skor 21-8, 14-21, dan 16-21 dalam waktu 55 menit. Sejauh ini, hasil itu menjadi hasil terburuk mereka di turnamen resmi BWF 2026.
2. Kejuaraan Asia 2026 menjadi momen comeback?
Setelah mengalami penurunan performa pada turnamen awal tahun, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil cukup mengesankan di Kejuaraan Asia 2026. Berangkat dengan status unggulan kelima, mereka mampu melaju hingga semifinal dan mengamankan perunggu. Penampilan mereka dari babak pertama hingga perempat final juga terbilang solid karena tak pernah kehilangan satu game sekalipun.
Pada babak pertama, mereka menang atas Dev Ayyappan/Dhiren Ayyappan dari Uni Emirat Arab dengan skor telak 21-12 dan 21-9. Pada babak kedua, mereka membekuk ganda putra tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 21-17 dan 25-23. Kemudian, pada perempat final, mereka menyingkirkan Fang Chih Lee/Fang Jen Lee asal Taiwan dengan skor 21-15 dan 21-18. Ketiga laga tersebut sama-sama mereka selesaikan dalam waktu kurang dari 50 menit.
Pada semifinal, Fajar/Fikri sejatinya unggul di atas kertas. Sayangnya, penampilan solid mereka pada babak sebelumnya gagal dipertahankan. Mereka kalah dari Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju asal Korea Selatan yang tidak diunggulkan. Dalam duel 3 game yang berlangsung selama 72 menit, mereka kalah dengan skor 13-21, 21-14. dan 16-21.
3. Bakal menjadi ujung tombak di Thomas Cup 2026
Meskipun gagal ke final, capaian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri hingga semifinal sudah cukup untuk mendongkrak perolehan poin peringkat mereka. Dengan menembus semifinal, mereka mendapatkan tambahan hingga 8.400 poin. Hal itu membuat peringkat mereka naik dari posisi 5 menjadi posisi 3 dunia dengan total 86.150 poin.
Peringkat tiga dunia merupakan peringkat tertinggi mereka sejak pertama kali dipasangkan pertengahan 2025 lalu. Ini berarti mereka mampu menembus tiga besar dunia kurang dari setahun dipasangkan. Selain itu, peringkat ini juga merupakan peringkat tertinggi di antara seluruh pebulu tangkis Indonesia saat ini.
Kondisi itu secara otomatis menjadikan Fajar/Fikri sebagai tumpuan utama Indonesia di Thomas Cup 2026 yang akan bergulir akhir April mendatang. Nama mereka sendiri sudah terdaftar sebagai skuad resmi Indonesia di Thomas Cup 2026. Dengan menduduki peringkat tiga dunia, mereka mutlak akan menjadi ganda putra pertama Indonesia di Thomas Cup 2026.
Dengan performa yang kembali menanjak serta peringkat yang semakin meningkat, menarik untuk menantikan kiprah Fajar/Fikri di turnamen yang akan datang. Terdekat, mereka akan berpartisipasi di Thomas Cup 2026 yang berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.


















