FIBA Indonesia dan Perbasi Maluku Gelar Basketball For Good

- Peserta menerima materi dasar-dasar teknik bola basket, permainan tim, dan nilai sportivitas
- FIBA Indonesia menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan basket di Maluku
- Basket For Good Ambon menjadi bagian dari persiapan Perbasi Maluku menuju Pra-PON
Jakarta, IDN Times - Perbasi Maluku berkolaborasi dengan Federasi Basket Internasional (FIBA) Indonesia menggelar Basketball For Good (BFG). Kegiatan ini berlangsung di Ambon pada 13-15 Januari 2026.
BFG merupakan inisiatif Perbasi Maluku yang melihat potensi Ambon dalam pengembangan basket berbasis pendidikan dan komunitas. Melalui kolaborasi ini, basket digunakan sebagai sarana pembinaan karakter serta promosi gaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
1. Para peserta mendapatkan beragam materi

Selama pelaksanaan BFG, peserta menerima materi yang mencakup dasar-dasar teknik bola basket, permainan berbasis kerja sama tim, serta aktivitas yang mengintegrasikan nilai-nilai sportivitas, komunikasi, dan inklusi.
Animo tinggi peserta terlihat dalam mengikuti BFG Ambon 2026. Sebanyak 16 Sekolah Dasar (SD) dan 18 guru SD mengikuti event ini. Development Officer FIBA Indonesia, Wiena Octaria, hadir sebagai pemberi materi.
"Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa. Para guru dan pendamping juga berinisiatif untuk mendiskusikan bagaimana kegiatan serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah masing-masing," ujar Wiena dalam keterangannya.
2. Bukti kepedulain terhadap basket Maluku

Kepedulian FIBA Indonesia dengan menggelar Basketball For Good di Ambon merupakan bukti kepedulian demi memajukan basket di Indonesia Timur. Ketua Umum DPD Perbasi Maluku, Jeremy Imanuel Santoso, bersyukur adanya pelaksanaan BFG di Ambon.
"Pastinya, saya sangat senang dan bangga, akhirnya FIBA melirik Maluku setelah beberapa kali membuat event serupa di Papua, NTT, dan NTB, serta di beberapa provinsi lainnya," kata Jeremy.
3. Perbasi Maluku tatap ajang lain selepas BFG

Jeremy mengungkapkan, selepas Basketball For Good, Perbasi Maluku menatap Pra-PON 2028. Perbasi Maluku juga siap menggelar kompetisi antar Pengkot dan Pengprov dari kelompok umur 14 sampai 18 tahun.
"Perbasi Maluku juga berharap tidak hanya FIBA, federasi olahraga internasional cabor lain juga dapat secara rutin mengadakan pelatihan dan penataran program di Maluku agar sumber daya calon atlet pelatih dan perangkat pertandingan semakin bagus," kata Jeremy.
















