FIP Bronze dan Promises Jakarta 2026 resmi dibuka, bersamaan dengan Rana Grounds Mampang. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Sementara, Galih menilai Indonesia semakin diperhitungkan dalam perkembangan padel dunia. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi.
Pertumbuhan jumlah lapangan, meningkatnya minat masyarakat, munculnya atlet-atlet muda potensial, hingga kepercayaan menjadi tuan rumah turnamen internasional menjadi bukti padel Indonesia terus berkembang ke arah positif.
Dia berharap, penyelenggaraan FIP Bronze dan Promises Jakarta 2026 menjadi awal dari semakin banyaknya agenda internasional yang digelar di Indonesia, sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi atlet nasional untuk bersaing di level dunia.
"Sangat spesial bagi kami karena untuk pertama kalinya kita menggelar Promises, yaitu turnamen kelompok usia Internasional. Total ada 31 negara dari kategori Bronze dan Promises, dan ini memecahkan rekor Asia," ujar Galih.
Sementara itu, Rana Grounds Mampang bangga dapat menjadi tuan rumah turnamen internasional. Pembukaan FIP Bronze dan Promises Jakarta 2026 juga bertepatan dengan peresmian Rana Grounds Mampang sebagai lifestyle and social sports destination terintegrasi.
Rana Grounds Mampang memiliki delapan lapangan padel super panoramic yang telah terverifikasi oleh FEP (Federacion Espanola de Padel), satu lapangan tenis rumput sintesis, dan satu lapangan basket berstandar FIBA.
"Suatu kehormatan bagi kami, Rana Grounds, karena dapat menjadi tuan rumah turnamen internasional ini. Kami komitmen akan selalu mendukung agenda PBPI dan KONI agar padel menjadi olahraga yang terbesar dan terbaik di Indonesia, dan juga Asia," kata Trisalda.