Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Comeback Jadi Sebuah Kebiasaan Tersendiri di Piala Dunia 2026

Comeback Jadi Sebuah Kebiasaan Tersendiri di Piala Dunia 2026
ilustrasi bola Piala Dunia 2026 (pexels.com/Uzay Yildirim)
Intinya Sih
  • Argentina sukses melakukan comeback dramatis atas Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026, menang 3-2 setelah tertinggal dua gol.
  • Turnamen ini mencatat rekor dengan total 12 comeback, dipengaruhi variasi taktik, lima pergantian pemain, dan durasi injury time yang lebih panjang.
  • Piala Dunia 2026 masih menyisakan delapan laga, membuka peluang munculnya comeback tambahan di fase perempat final hingga final.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 merupakan tempat drama kerap terjadi. Kemenangan yang berawal dari sebuah ketertinggalan, atau kerap disebut comeback, jadi hal yang lazim terlihat di atas lapangan.

Terbaru, comeback itu terjadi dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Mesir di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026). Dari tertinggal 0-2, mereka berbalik menang 3-2.

1. Jadi comeback ke-12 sepanjang turnamen

Comeback Argentina atas Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026 ini jadi comeback ke-12 yang terjadi di ajang tersebut. Torehan ini menghadirkan sebuah sejarah tersendiri.

Opta mencatat, ini jadi kali pertama sepanjang sejarah, ada lebih dari 10 comeback yang terjadi di Piala Dunia. Comeback ini jadi sebuah keseruan tersendiri di ajang tersebut.

2. Apa pengaruh di balik banyaknya comeback ini?

Sebelum laga Argentina lawan Mesir di 16 besar, comeback juga acap terjadi di laga grup dan 32 besar. Misal, ada Inggris yang bangkit menang 2-1 usai tertinggal 0-1 dari Republik Demokratik (RD) Kongo di 32 besar.

Di babak yang sama, ada juga Belgia yang jadi menang 3-2 usai tertinggal 0-2 dari Senegal. Kenapa comeback lebih banyak terjadi di Piala Dunia 2026 inii?

Dilansir The Print, jawabannya ada pada skema dan taktik yang lebih beragam di Piala Dunia 2026 ini. Selain itu, pergantian pemain yang mencapai lima, serta masa injury time yang lebih panjang, juga jadi sebab comeback ini bisa terjadi.

3. Potensi jumlah comeback bertambah

Kini, Piala Dunia 2026 sudah memasuki perempat final. Masih ada setidaknya delapan laga di ajang tersebut, mulai dari empat laga perempat final, dua laga semifinal, laga perebutan tempat ketiga, dan final.

Itu berarti, masih ada potensi comeback terjadi di Piala Dunia 2026. Apalagi, di masa-masa krusial turnamen, kerap ada semangat juang sebuah tim yang bisa berujung pada berbaliknya keadaan di sebuah laga.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More