9 Gol Pertama yang Dicetak Gabriel Martinelli pada Injury Time

Gabriel Martinelli tercatat telah mencetak 73 gol sepanjang kariernya di level senior bersama klub maupun tim nasional per 9 Juli 2026. Rinciannya, 62 untuk Arsenal, 6 bagi Ituano, dan 5 bersama Brasil. Dari semuanya, terdapat sembilan gol yang diciptakan winger setinggi 1,78 meter tersebut pada injury time alias menit tambahan.
1. Gabriel Martinelli mencetak gol pada menit 90+4 saat melawan Sao Bento pada 28 Januari 2019
Gol pertama Gabriel Martinelli pada injury time tercipta pada 28 Januari 2019. Saat itu, ia membela Ituano untuk melawan Sao Bento pada pekan ketiga Campeonato Paulista 2019. Martinelli membuat Ituano menang 2-0 berkat golnya pada menit 90+4. Ia menyelesaikan umpan dari Claudinho. Sebelumnya, Martinelli membuat assist untuk gol pertama yang dicetak Claudinho pada menit 55.
2. Gabriel Martinelli membuat brace pada menit 90+2 saat bersua Nottingham Forest pada 24 September 2019
Gabriel Martinelli mencetak gol debutnya untuk Arsenal saat berjumpa Nottingham Forest pada ronde ketiga Piala Carabao 2019/2020 (24/9/2019). Ia membuka papan skor pada menit 31 usai menanduk crossing Calum Chambers. Pemain dengan nomor 35 ini lantas mengemas brace sekaligus menutup pesta Arsenal dengan sko 5-0 pada menit 90+2. Ia melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti.
3. Gabriel Martinelli membantu Arsenal menang dramatis atas Crystsal Palace pada 19 Mei 2021
Arsenal menang 3-1 atas Crystal Palace pada pekan ke-37 English Premier League (EPL) 2020/2021 (19/5/2021). Gabriel Martinelli membuat skor menjadi 2-1 pada menit 90+1. Ia menyontek crossing dari Martin Odegaard. Nicolas Pepe lantas menutup papan skor 2 menit kemudian. Sebagai catatan, Martinelli baru bermain mulai menit 78 usa menggantikan Thomas Partey.
4. Gabriel Martinelli membobol gawang Aston Villa pada menit 90+8 pada 18 Februari 2023
Gol Gabriel Martinelli saat melawan Aston Villa pada pekan ke-24 Premier League 2022/2023 (18/2/2023) merupakan gol paling akhir yang dibuatnya sejauh ini. Ia mencetaknya pada menit 90+8. Martinelli menaruh bola ke gawang yang kosong setelah menerimanya dari Fabio Vieira. Kiper Villa, Emiliano Martinez, masih berada di depan usai maju untuk ikut bergabung dalam situasi sepak pojok. Gol Martinelli membuat Arsenal menang 4-2. Ia bermain sebagai pengganti dengan menggantikan Leandro Trossard pada menit 68.
5. Gabriel Martinelli mencetak dua gol pada menit tambahan pada 20 Januari 2024
Gabriel Martinelli membuat dua gol pada menit tambahan saat bertarung melawan Crystal Palace pada pekan ke-21 Premer League 2023/2024 (20/1/2024). Ia menggantikan Leandro Trossard pada menit 69. Arsenal sudah unggul 3-0. Martinelli lantas membuat timnya menang 5-0 berkat gol pada menit 90+4 dan 90+5. Ia menyelesaikan umpan terobosan dari Eddie Nketiah dan Jorginho dengan tendangan placing dari kiri.
6. Gol Gabriel Martinelli pada menit 90+3 membungkam Real Madrid pada 16 April 2025
Arsenal membawa pulang kemenangan 2-1 dari kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu, pada leg kedua perempat final Liga Champions Eropa (UCL) 2024/2025 (16/4/2025). Gol penentu mereka dicetak Gabriel Martinelli pada menit 90+3. Ia memaksimalkan kecepatannya usai menerima umpan terobosan dari Mikel Merino dan berhasil menaklukkan Thibaut Courtois dalam duel 1 lawan 1.
7. Gabriel Martinelli mencetak gol pada menit 90+3 saat melawan Manchester City pada 21 September 2025
Gabriel Martinelli menyelamatkan Arsenal dari kekalahan saat berhadapan dengan Manchester City pada pekan kelima Premier League 2025/2026 (21/9/2026). Golnya pada menit 90+3 membuat laga berakhir 1-1. Martinelli menyelesaikan umpan panjang dari Eberechi Eze dengan lob.
8. Gol Gabriel Martinelli pada menit 90+5 membuat Brasil menang atas Jepang di Piala Dunia 2026
Gabriel Martinelli mengemas satu gol di Piala Dunia 2026. Ia membuatnya ke gawang Jepang pada 32 besar (29/6/2026). Golnya tersebut membuat Brasil menang comeback 2-1. Martinelli menerima umpan pendek dari Bruno Guimaraes di kotak penalti pada menit 90+5. Ia kemudian menyelesaikan peluang dengan sepakan placing. Martinelli pun menjadi supersub karena baru bermain mulai menit 66 usai menggantikan Matheus Cunha.
Dengan kualitasnya, Martinelli tampaknya masih akan terus mencetak gol pada menit tambahan. Namun, apakah gol-golnya selanjutnya pada injury time akan berbuah juga hasil positif atau hanya menjadi hiburan?



















