Kiprah Zlatko Dalic bareng Kroasia di 3 Piala Dunia, Impresif!

Piala Dunia 2026 menjadi ajang perpisahan Kroasia dengan Zlatko Dalic yang telah menangani tim selama 9 tahun. Pencapaian tim di ajang tersebut memang tak maksimal. Meski demikian, juru taktik berusia 59 tahun itu telah membawa anak asuhnya mengukir pencapaian apik dalam dua edisi sebelumnya. Berikut kiprah Dalic sebagai pelatih Kroasia dalam tiga edisi Piala Dunia.
1. Kroasia menjadi runner-up pada 2018
Zlatko Dalic mulai menangani Kroasia pada Oktober 2017 dan berhasil membawa timnya mengunci satu tempat di putaran final Piala Dunia 2018. Pada fase grup, Krosia mampu mengakhiri tiga laga dengan kemenangan, 2-0 atas Nigeria, 3-0 atas Argentina, dan 2-1 atas Islandia. Torehan sembilan poin membuat mereka finis sebagai juara grup D.
Kroasia lolos dari babak 16 besar melalui duel sengit dengan Denmark. Setelah skor 1-1 bertahan hingga penghujung babak tambahan waktu, pasukan Dalic menang 3-2 pada babak adu penalti. Lagi-lagi, Kroasia harus menjalani adu penalti pada perempat final usai skor 2-2 dengan Rusia bertahan hingga babak tambahan waktu berakhir. Kroasia keluar sebagai pemenang dengan keunggulan 3-4.
Luka Modric dan kolega berhasil mengunci satu tempat di final dengan mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal. Namun, tim besutan Dalic harus bertekuk lutut di partai puncak. Kroasia gagal meraih trofi usai kalah 2-4 dari Prancis.
2. Kroasia menempati peringkat ketiga pada 2022
Zlatko Dalic kembali membawa Kroasia ke putaran final Piala Dunia pada 2022. Mereka lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup F. Torehan lima poin didapat dari kemenangan atas Kanada dan keimbangan dengan Belgia serta Maroko.
Sama seperti pada edisi 2018, Kroasia kembali melewati babak 16 besar dan perempat final dengan adu penalti. Setelah bermain imbang 1-1 dengan jepang pada waktu normal, Kroasia unggul 3-1 dalam adu penalti. Lalu pada perempat final menghadapi Brasil, pasukan Dalic unggul 4-2 dalam adu penalti usai skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu.
Luka Modric dan kolega akhirnya mengalami kekalahan dengan skor telak 0-3 dari Argentina pada semifinal, yang membuat mereka gagal ke final secara beruntun. Pada penentuan peringkat ketiga, Kroasia berhasil memenangi duel sengit dengan Maroko. Dua gol dari Josko Gvardiol dan Mislav Oslic yang ditambah dengan gol bunuh diri Achraf Dari membuat Kroasia unggul tipis 2-1.
3. Bersua Portugal pada babak 32 besar, Kroasia tersingkir pada 2026
Kroasia memulai Piala Dunia 2026 dengan kekalahan 2-4 dari Inggris pada laga pertama fase grup. Namun, Zlatko Dalic berhasil membawa timnya bangkit pada dua laga berikutnya. Setelah menang 1-0 atas Panama, mereka mengalahkan Ghana 2-1. Torehan enam poin membuat Kroasia finis sebagai runner-up grup L.
Sayangnya, Kroasia tak mampu melanjutkan pencapaian apik dua edisi sebelumnya. Kali ini, langkah mereka terhenti pada babak 32 besar. Mereka disingkirkan Portugal dengan skor 1-2.
Dalam pertandingan yang menjadi laga terakhir bersama Dalic tersebut, Kroasia berhasil unggul lebih dahulu lewat gol Ivan Perisic pada menit 53. Namun, Portugal berhasil menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Cristiano Ronaldo pada menit 68. Gol Goncalo Ramos pada menit 90+4 lantas mengubur mimpi Luka Modric dan rekan setimnya.
Meski gagal mengulang pencapaian gemilang pada dua edisi sebelumnya, warisan Zlatko Dalic bagi Kroasia tetap sangat besar. Ia berhasil membawa Vatreni menjadi salah satu kekuatan yang disegani di Piala Dunia melalui 2 penampilan di semifinal dan 1 final. Kepergiannya pun menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah sepak bola Kroasia.




















