Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Ganda Putra yang Menjuarai Turnamen BWF World Tour Super 1000 2026
ilustrasi bulu tangkis (unsplash.com/Kristin O Karlsen)
  • Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea Selatan menjadi satu-satunya pasangan dengan dua gelar Super 1000 2026, menjuarai Malaysia Open dan All England usai mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik di final.
  • Goh Sze Fei/Nur Izzuddin membawa Malaysia meraih gelar Super 1000 pertamanya pada Indonesia Open 2026, setelah bangkit mengalahkan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dalam final tiga gim.
  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjuarai China Open 2026 dan mempertahankan gelar edisi sebelumnya, usai menundukkan unggulan pertama Kim Won Ho/Seo Seung Jae dalam tiga gim.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Persaingan sektor ganda putra bulu tangkis dunia musim 2026 menjadi salah satu yang menarik untuk diikuti. Hal itu tergambar dari juara turnamen World Tour yang beragam, termasuk di level Super 1000 yang merupakan level tertinggi turnamen World Tour setelah World Tour Finals.

Dari 4 turnamen World Tour Super 1000 yang digelar musim ini, ada 3 ganda putra berbeda yang berhasil meraih gelar juara. Ketiga ganda putra tersebut berasal dari negara yang berbeda-beda. Siapa sajakah mereka? Berikut daftar tiga ganda putra yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026.

1. Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan) menjuarai Malaysia Open 2026 dan All England 2026

Pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, menjadi ganda putra pertama yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026. Mereka juga menjadi satu-satunya ganda putra yang menjuarai turnamen level tertinggi ini dua kali. Gelar juara itu mereka raih di Malaysia Open 2026 dan All England 2026.

Kim/Seo merebut gelar juara World Tour Super 1000 perdananya musim ini di Malaysia Open 2026. Mereka yang diunggulkan di urutan pertama keluar sebagai juara setelah membekuk ganda putra unggulan kedua tuan rumah pada laga final. Dalam duel alot 3 game yang berdurasi 66 menit, mereka menang atas Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-15, 12-21, dan 21-18.

Sementara itu, gelar juara World Tour Super 1000 kedua Kim/Seo musim ini datang dari All England 2026. Di turnamen bulu tangkis bergengsi itu mereka menjadi juara dengan mengalahkan lawan yang sama pada laga final. Mereka kembali menang atas Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia dalam pertempuran sengit 3 game berdurasi 63 menit dengan skor 18-21, 21-12, dan 21-19.

2. Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) menjadi juara di Indonesia Open 2026

Goh Sze Fei/Nur Izzuddin menjadi ganda putra kedua yang menjuarai yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026. Duet kebanggaan Malaysia itu meraihnya di Indonesia Open 2026. Gelar juara itu menjadi gelar juara pertama dan satu-satunya yang diraih Malaysia di turnamen World Tour Super 1000 2026.

Goh/Izzuddin memastikan gelar juara dengan mempermalukan ganda putra tuan rumah pada laga final. Mereka yang diunggulkan di urutan ketujuh menang atas Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang tidak diunggulkan. Dalam duel 3 game yang berjalan selama 49 menit, mereka menang lewat comeback dramatis dengan skor 13-21, 21-18, dan 21-10.

3. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) finis sebagai juara di China Open 2026

Terakhir, ganda putra yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026 adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Ganda putra Indonesia yang beru genap satu tahun dipasangkan itu finis sebagai juara di China Open 2026. Dengan meraih gelar juara itu, mereka menjadi pebulu tangkis Indonesia pertama dan satu-satunya yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026.

Kemenangan Fajar/Fikri dipastikan setelah memenangkan laga pemungkas kontra ganda putra Korea Selatan yang diunggulkan di urutan pertama. Mereka menang atas Kim Won Ho/Seo Seung Jae dalam pertarungan alot 3 game yang berdurasi 71 menit dengan skor 16-21, 21-19 dan 21-19. Dengan kemenangan itu, mereka berhasil mempertahankan gelar juara pada edisi sebelumnya.

Meskipun Kim Won Ho/Seo Seung Jae sempat dominan pada awal musim, performa mereka mengalami penurunan pada pertengahan hingga akhir musim. Kondisi tersebut membuat persaingan perebutan gelar di level Super 1000 semakin terbuka bagi ganda putra dari negara lainnya pada sisa turnamen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article