Comscore Tracker

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1

Masih kompetitif di lintasan meski usia sudah 39 tahun

Di usia yang sudah mencapai 39 tahun, siapa sangka Fernando Alonso masih bisa menampilkan performa terbaiknya di ajang balap Formula 1 musim ini bersama Alpine. Salah satunya adalah saat ia menahan laju Lewis Hamilton pada GP Hungaria lalu. Padahal kala itu mobilnya kalah soal kecepatan, namun dengan pengalamannya, Alonso mampu menahan juara dunia tujuh kali tersebut.

Pembalap asal Spanyol ini mengawali kariernya di Formula 1 pada musim 2001 bersama Minardi. Namun, ia baru meraih kesuksesan saat membela Renault, dimana ia meraih dua gelar juara dunia. Alonso pun juga pernah membela beberapa tim kuat macam McLaren dan Ferrari yang memberinya banyak kemenangan.

Berikut sepuluh balapan yang buktikan Fernando Alonso layak disebut legenda.

1. GP Spanyol 2013

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Spanyol 2013 (abc.net.au)

Meski berasal dari Spanyol, nyatanya Alonso hanya pernah dua kali menjuarai GP Spanyol. Pertama pada musim 2006 bersama Renault dan yang kedua kala membela Ferrari tujuh musim berselang. Kemenangan ini juga merupakan kemenangan ke-32 sekaligus yang terakhir baginya hingga saat ini.

Mengawali start dari posisi kelima, terlihat Alonso sepertinya akan kesulitan meraih kemenangan. Bahkan peringkat terbaiknya saat itu hanya di posisi ketiga. Namun, strategi pit stop yang bagus membuahkan hasil baginya. Ia mampu finis pertama di depan ribuan pendukungnya.

2. GP Hungaria 2017

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Hungaria 2017 (formula1.com)

Fernando Alonso mengalami masa-masa terburuk pada periode keduanya membela McLaren dari musim 2015 hingga 2017. Bahkan di musim 2015 dan 2017 McLaren hanya menempati posisi kesembilan pada klasemen konstruktor. Bahkan Alonso sendiri pernah mengatakan bahwa mesin Honda yang digunakan McLaren seperti mesin pada mobil GP2. 

Namun, pada GP Hungaria musim 2017, Alonso mampu menampilkan performa luar biasa. Start dari posisi kedelapan, Alonso mampu tampil begitu gemilang. Ia bahkan mampu naik dua posisi dan finis di urutan keenam. Balapan ini membuktikan bahwa Alonso memang mempunyai skil balap yang sangat luar biasa.

3. GP Jepang 2005

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Jepang 2005 (formula1.com)

Mungkin GP Jepang musim 2005 menjadi panggung bagi Kimi Raikkonen yang menang meski start dari posisi ke-17. Namun, aksi Alonso pada race ini pun terbilang luar biasa. Ia mampu membawa mobil Renault yang dikendarainya meraih podium ketiga, walau start dari posisi ke-16.

Bukan hanya podium saja yang membuat balapan ini begitu spesial baginya. Duelnya dengan tujuh kali juara dunia, Michael Schumacher, kala itu berlangsung sangat sengit. Salah satu aksi terbaiknya adalah saat Alonso menyalip Schumacher pada tikungan 130R yang dikenal begitu berbahaya.

4. GP Malaysia 2012

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Malaysia 2012 (bleacherreport.com)

Ferrari dan Alonso terlihat kesulitan saat GP Malaysia musim 2012, mereka tak mampu tampil baik pada sesi latihan bebas dan hanya menempati posisi kesembilan pada sesi kualifikasi. Namun, hal ini tak menghentikan Alonso meraih kemenangan pertamanya musim itu.

Meski sirkuit Sepang diguyur hujan cukup deras, namun pembalap asal Spanyol ini nampak tenang dalam mengendalikan mobilnya. Duel terjadi di akhir balapan antara dirinya dengan pembalap Sauber, Sergio Perez. Namun, tekanan yang begitu besar dari Alonso membuat Perez melakukan kesalahan, sehingga Alonso pun sukses menyegel kemenangan.

5. GP Eropa 2012

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Eropa 2012 (masslive.com)

Alonso tampil buruk pada sesi kualifikasi GP Eropa musim 2012 yang digelar di sirkuit jalan raya Valencia. Kala itu ia hanya mampu membawa mobil Ferrari miliknya menduduki peringkat ke-11. Ini membuat ia harus menyalip banyak pembalap untuk meraih kemenangan.

Hal itu pun mampu dijawab dengan baik oleh Alonso, ia melakoni start dengan baik dan langsung naik ke posisi kedelapan. Setelah itu ia pun sukses menyalip satu demi satu pembalap di depannya. Ia diutungkan saat pimpinan balapan, Sebastian Vettel, mengalami crash. Hal ini membuat Alonso kini berada di posisi terdepan. Ia terlihat begitu emosional kala naik ke atas podium.

Baca Juga: 5 Wanita yang Pernah Membalap di Ajang Formula 1, Tak Hanya Pria

6. GP Jepang 2001

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Jepang 2001 (motorsportimages.com)

GP Jepang di sirkuit Suzuka menjadi seri penutup pada musim 2001. Namun, balapan inilah yang membuat Fernando Alonso yang kala itu masih berstatus rookie mulai diperhitungkan sebagai pembalap hebat. Padahal ia hanya membela Minardi, tim yang lebih sering berada di urutan belakang.

Bahkan Alonso hanya mampu menduduki peringkat ke-18 saat sesi kualifikasi. Namun, begitu bendera start dikibarkan ia mampu tampil luar biasa, termasuk saat menyalip Olivier Panis dan Jos Verstappen untuk mengunci peringkat kedua. Ia bahkan unggul dua lap dari rekan setimnya, Alex Yoong. Hal ini membuat Renault mengontraknya semusim berselang dan menjadi titik awal kesuksesan Alonso.

7. GP San Marino 2005

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso finis di depan Michael Schumacher pada GP San Marino 2005 (autobild.es)

GP San Marino musim 2005 menjadi salah satu bukti tangguhnya Alonso dalam mempertahankan posisinya, meski terus ditekan oleh Michael Schumacher. Start dari posisi kedua, ia diuntungkan ketika pemimpin balapan, Kimi Raikkonen, mengalami masalah mesin.

Meski begitu, tugas belum selesai bagi Alonso, sebab ia terus dibayang-bayangi Michael Schumacher yang mobilnya lebih cepat. Selama 13 lap Schumacher terus menerus menekan Alonso tanpa henti. Namun, Alonso tak sekalipun membuat kesalahan dan sukses menjadi pemenang dengan selisih hanya 0,2 detik saja.

8. GP Hungaria 2003

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Hungaria 2003 (maxf1.net)

Fernando Alonso meraih kemenangan perdananya pada GP Hungaria musim 2003. Kemenangan ini juga terasa begitu spesial bagi Renault, sebab ini menjadi kemenangan pertama mereka dalam 30 musim. Kombinasi keduanya terlihat begitu padu dalam balapan kali ini.

Alonso yang memulai balapan dari posisi terdepan langsung melesat meninggalkan para pesaingnya. Ia mampu unggul 21 detik pada lap ke-13. Setelah itu praktis tak ada yang dapat mengejar mobilnya. Dengan kemenangan ini, ia memecahkan rekor milik Bruce McLaren yang bertahan sejak musim 1959 sebagai pemenang termuda di Formula 1.

9. GP Eropa 2007

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Eropa 2007 (motor1.com)

Cuaca yang tak menentu selalu menghadirkan keseruan tersendiri, hal itulah yang terjadi pada GP Eropa 2007 yang digelar di sirkuit Nurburgring, Jerman. Pada saat race dimulai, pembalap dari tim Spyker, Marcus Winkelhock, memimpin karena ia satu-satunya yang memakai ban basah.

Ketika lintasan mulai mengering, giliran Felipe Massa yang memimpin. Namun, tiba-tiba hujan kembali turun, dan Massa yang menggunakan ban kering mulai kehilangan kecepatannya. Hal itupun dimanfaatkan oleh Alonso yang sukses keluar sebagai pemenang. 

10. GP Singapura 2010

10 Balapan Ini Buktikan Fernando Alonso Layak Jadi Legenda Formula 1Fernando Alonso pada GP Singapura 2010 (senatus.net)

Statistik luar biasa dicetak Fernando Alonso ketika ia balapan di sirkuit jalan raya Singapura musim 2010. Kala itu ia tak hanya meraih kemenangan, namun juga menjadi pole position, fastest lap, dan memimpin sejak awal hingga akhir balapan. Pencapaian ini seringkali disebut Grand Chelem. 

Orang terakhir yang melakukannya sebelum Alonso adalah Michael Schumacher pada GP Hungaria musim 2004. Pada balapan itu, Alonso bersaing sengit dengan Sebastian Vettel yang membela Red Bull. Meski Vettel punya mobil yang lebih cepat, namun ketenangan Alonso mampu memberinya kemenangan di akhir balapan.

Meski kini Alonso tak lagi mempunyai mobil yang bisa membawanya menjadi pemenang apalagi juara dunia. Namun, penampilannya masih kompetitif untuk ukuran pembalap berusia 39 tahun.

Baca Juga: 8 Juara Dunia Formula 1 yang Mengawali Karier di Tim Medioker

Genady Althaf Photo Verified Writer Genady Althaf

berbagi dengan menulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agsa Tian

Berita Terkini Lainnya