Comscore Tracker

GP Belgia 1998, Penuh Drama dan Kemenangan Terakhir bagi Damon Hill

Ada insiden antara David Coulthard dan Michael Schumacher

GP Belgia 1998 menciptakan banyak sekali drama di dalamnya. Mulai dari start hingga finis tak lepas dari insiden yang menarik untuk disaksikan.

Balapan ini juga menjadi kemenangan terakhir bagi juara dunia Formula 1 musim 1996, Damon Hill. Kemenangan yang diraih pembalap asal Inggris tersebut bisa dibilang tak terduga sama sekali.

Di mana saat itu sebenarnya persaingan gelar juara diperebutkan antara Mika Hakkinen yang membela McLaren dan pilot Ferrari, Michael Schumacher. Lantas, bagaimana Damon Hill meraih kemenangan di GP Belgia 1998 dengan mobil yang tak kompetitif?

1. Bukan musim terbaik Damon Hill

GP Belgia 1998, Penuh Drama dan Kemenangan Terakhir bagi Damon HillDamon Hill merupakan juara dunia Formula 1 musim 1996. (f1i.com)

Nama Damon Hill selalu diperhitungkan dalam perebutan gelar juara dunia ketika ia masih membela Williams. Bahkan, persaingannya dengan Michael Schumacher pada musim 1994 sempat menimbulkan kontroversi yang mengakibatkan Hill gagal meraih gelar juara.

Hill akhirnya mampu menyabet titel juara dunia pada 1996, saat itu ia tak terhentikan dengan raihan delapan kemenangan. Namun, Williams justru memilih tak memperpanjang kontraknya dan menggantinya dengan Heinz-Harald Frentzen.

Sempat mengalami musim yang buruk bersama Arrows, Hill kemudian bergabung dengan Jordan pada 1998. Meskipun hasil yang diraihnya lebih baik tetapi ia tak lagi mampu tampil kompetitif dan lebih sering bersaing di papan tengah.

2. Hujan membuat crash tak terhindarkan saat start

GP Belgia 1998, Penuh Drama dan Kemenangan Terakhir bagi Damon HillKecelakaan pada awal balapan GP Belgia 1998. (maxf1.net)

Hujan memang selalu mampu menyajikan balapan yang tak terduga dan memiliki keseruan tersendiri untuk disaksikan oleh para penonton. Namun, bagi para pembalap, balapan saat hujan menjadi tantangan tersendiri karena lintasan yang licin dan pandangan yang terbatas membuat mereka kesulitan mengendalikan mobil di lintasan.

Hal yang sama terjadi pada GP Belgia 1998. Bahkan, drama sudah terjadi saat bendera start baru dikibarkan. Akibat lintasan yang licin David Coulthard mengalami spin dan membuat 13 pembalap mengalami crash saat itu. Bahkan, Murray Walker yang merupakan komentator legendaris Formula 1 menyebut hal itu sebagai start terburuk yang pernah dilihatnya.

Balapan pun kemudian dimulai kembali beberapa saat kemudian. Namun, drama berlanjut saat pimpinan klasemen, Mika Hakkinen, bersenggolan dengan Johnny Herbert yang mengemudikan Sauber. Hakkinen pun terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat tanpa meraih poin.

Baca Juga: 10 Pembalap Terbaik McLaren sepanjang Sejarah Formula 1, Siapa Saja?

3. Michael Schumacher menabrak mobil David Coulthard

GP Belgia 1998, Penuh Drama dan Kemenangan Terakhir bagi Damon HillMichael Schumacher usai bertabrakan dengan David Coulthard. (maxf1.net)

Usai awal balapan yang penuh drama tersebut, secara mengejutkan Damon Hill yang start dari posisi ketiga langsung mengambil alih posisi terdepan. Namun, tak berselang lama ia kemudian disalip oleh Michael Schumacher pada lap ke-8.

Schumacher pun seolah akan dengan mudah memenangi balapan usai membuat jarak hingga 40 detik dari Hill. Bencana terjadi bagi Schumacher kala ia berusaha melakukan overlap kepada pembalap McLaren, David Coulthard.

Namun, pandangan yang terbatas akibat hujan membuat Schumacher justru menabrak bagian belakang mobil Coulthard. Schumacher yang kehilangan asa meraih poin pun sempat tersulut emosi dan mendatangi pit milik McLaren.

Beruntung tak terjadi apa-apa setelah kejadian tersebut. Dengan hasil ini, Schumacher gagal memangkas poinnya dengan Mika Hakkinen.

4. Team order kontroversial yang dilakukan Jordan

GP Belgia 1998, Penuh Drama dan Kemenangan Terakhir bagi Damon HillJordan mendapat posisi satu dua pada GP Belgia 1998. (grandprix247.com)

Dengan keluarnya Schumacher dari balapan, membuat posisi satu dan dua dikuasai dua pembalap Jordan, Damon Hill dan Ralf Schumacher. Hill yang kala itu tengah memimpin balapan kemudian meminta Eddie Jordan selaku team principal dari Jordan supaya Ralf tak menyalipnya.

Hal itu dilakukan Hill demi membuat Jordan bisa mengunci posisi satu dan dua. Ia beranggapan bahwa jika Hill dan Ralf bertarung justru berpotensi membuat keduanya gagal finis. Eddie Jordan pun menyetujuinya dan membiarkan Hill tetap memimpin balapan.

Pada akhirnya, Hill sukses meraih kemenangan dengan dramatis dan Ralf berada di posisi kedua. Namun, adik Michael Schumacher tersebut sepertinya kecewa dengan apa yang dilakukan timnya.

Sebab, saat itu mobilnya lebih cepat dan berpotensi membuatnya meraih kemenangan. Sayang, team order membuatnya tertunduk lesu di akhir lomba.

5. Kemenangan terakhir bagi Damon Hill di Formula 1

GP Belgia 1998, Penuh Drama dan Kemenangan Terakhir bagi Damon HillDamon Hill meraih kemenangan pada GP Belgia 1998. (formula1.com)

Kemenangan tersebut menjadi yang ke-22 sekaligus yang terakhir dalam kariernya di Formula 1. Setelah balapan tersebut Hill tak mampu lagi menjadi yang tercepat bahkan kesulitan meraih podium bersama Jordan. Hill mengakhiri musim 1998 dengan menempati urutan ke-6 klasemen.

Hill kemudian masih bersama Jordan pada 1999 tetapi keajaiban itu tak lagi terulang, sehingga ia hanya mampu meraup tujuh poin dan bertengger di peringkat ke-12 klasemen. Ia pun memutuskan pensiun di akhir musim tersebut.

 

Balapan GP Belgia 1998 memang berlangsung penuh drama sejak awal start hingga balapan berakhir. Namun, di sisi lain balapan tersebut juga menjadi kegembiraan tersendiri bagi Damon Hill yang sukses meraih kemenangan.

Baca Juga: 5 Juara Dunia Formula 1 yang Tampil Buruk di Musim Berikutnya

Genady Althaf Photo Verified Writer Genady Althaf

berbagi dengan menulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya