Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Hal Serbapertama di Moto2 dan Moto3 Catalunya 2026, Quiles Hattrick

5 Hal Serbapertama di Moto2 dan Moto3 Catalunya 2026, Quiles Hattrick
ilustrasi balap Moto2 (unsplash.com/Nader Saremi)
Intinya Sih
  • Manuel Gonzalez menjuarai Moto2 Catalunya 2026 setelah menyalip Celestino Vietti di tiga lap terakhir, meski Vietti sempat memimpin dan mencetak rekor putaran tercepat sirkuit.
  • Maximo Quiles meraih kemenangan ketiganya secara beruntun di Moto3, mencatat hattrick pertama dalam karier Grand Prix-nya dengan selisih tipis 0,094 detik dari Alvaro Carpe.
  • Veda Ega Pratama finis di posisi kedelapan setelah start dari P21, menjadi kali pertama musim ini ia gagal masuk enam besar namun tetap puncaki klasemen Rookie of the Year.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Pekan balap Moto2 dan Moto3 Catalunya berlangsung dari Jumat hingga Minggu (15—17/5/2026). Di Moto2, Manuel Gonzalez (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) jadi kampiun balapan. Ia berhasil mencuri kemenangan dari Celestino Vietti (Beta Tools SpeedRS Team) di tiga lap terakhir.

Sementara itu, Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) kembali berjaya di Moto3. Anak didik Marc Marquez ini kembali menang balapan. Di belakangnya, jarak finis sangat tipis terjadi antara runner-up Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) dan David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang finis P3. Gap di antara keduanya hanya 0,004 detik.

Perlombaan di lintasan sepanjang 4,66 km itu terbilang kompetitif. Saling salip memperebutkan posisi terdepan terjadi di banyak putaran. Beberapa pembalap juga kerap melakukan aksi comeback. Tak heran, ada momen-momen spesial yang terjadi, termasuk beberapa hal serbapertama. Yuk, simak ulasannya!

1. Di Moto2, Celestino Vietti meraih pole position pertamanya sejak 2024

Celestino Vietti sejatinya tampil kuat di banyak sesi Moto2 Catalunya. Di sesi kualifikasi, misalnya, pembalap asal Italia ini mampu menjadi yang tercepat dan mencetak all-time lap record Sirkuit Catalunya. Catatan waktu 1 menit 41,076 detik mengantarkannya jadi polesitter. Bagi Vietti, ini adalah pole position pertamanya sejak seri Austria 2024.

Saat sesi balapan, Vietti punya kans untuk menang. Start dari tempat terdepan, ia bisa memimpin jalannya perlombaan. Vietti bahkan mencetak putaran terbaik (best race lap) dengan catatan waktu 1 menit 41,943 detik. Sayangnya, ia hanya bisa memimpin 18 lap dari 21 lap yang dilombakan. Vietti harus puas finis runner-up setelah tertinggal 0,203 detik dari Manuel Gonzalez.

2. Di Moto3, Valentin Perrone merebut pole position pertamanya musim ini

Valentin Perrone tampil cepat di sesi kualifikasi Moto3 Catalunya. Pembalap tim Red Bull KTM Tech3 itu bisa merebut pole position setelah unggul dengan margin 0,005 detik dari David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP). Ini adalah pole position pertamanya musim ini dan yang ketiga dalam kariernya. Namun, ia hanya finis P12 saat balapan yang merupakan hasil terjeleknya musim ini.

3. Untuk pertama kalinya di ajang Grand Prix, Brian Uriarte start dari baris pertama

Penampilan Brian Uriarte makin ciamik. Rookie Moto3 di tim Red Bull KTM Ajo ini start dari urutan ketiga di grid. Untuk pertama kalinya musim ini, Uriarte bisa start dari baris pertama. Saat balapan, Uriarte sempat memimpin di 10 putaran dari 18 putaran yang dilombakan. Sayangnya, ia hanya finis di posisi keempat. Meski tak mendapatkan podium, hasil itu tetap jadi hasil terbaiknya sejauh ini.

4. Maximo Quiles mencetak hattrick pertamanya di ajang Grand Prix

Maximo Quiles melanjutkan tren positifnya di musim 2026. Di Catalunya, pembalap berusia 18 tahun yang jago menjaga ritme balap ini menang dengan gap 0,094 detik dari Alvaro Carpe. Dengan hasil ini, Quiles sukses mencetak hattrick pertamanya di ajang Grand Prix.

Dalam enam seri awal musim 2026, Quiles memang selalu merebut podium. Itu termasuk 4 kemenangan, di antaranya 3 kemenangan yang ia raih secara beruntun. Quiles menang back-to-back di seri Spanyol, Prancis, dan Catalunya.

5. Pertama kalinya Veda Ega Pratama finis di luar enam besar

Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) start dari urutan P21 di grid, lalu finis P8. Untuk pertama kalinya musim ini, Veda finis di luar posisi enam besar. Veda memang pernah gagal finis di Amerika. Namun, ketika finis, ia selalu melewati chequered flag di posisi enam besar, yaitu P5 di Thailand, P3 di Brasil, P6 di Spanyol, dan P4 di Prancis.

Itu berarti juga, untuk pertama kalinya musim ini Veda tidak mendapatkan poin dua digit setelah balapan. Kendati begitu, Veda tetap berada di puncak klasemen sementara Rookie of the Year dengan raihan total 58 poin. Di klasemen sementara pembalap secara keseluruhan, Veda bertahan di posisi kelima.

Moto2 dan Moto3 seri berikutnya akan digelar di Sirkuit Mugello, Italia, pada 29—31 Mei 2026. Di lintasan sepanjang 5,2 km ini, pembalap tuan rumah punya kans besar untuk tampil maksimal. Bisakah Celestino Vietti jadi yang tercepat di kelas intermediate dan Guido Pini memboyong kemenangan di kelas ringan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More