Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Hal Serbapertama di MotoGP Jepang 2026, Marc Marquez Dominan
ilustrasi balap MotoGP (unsplash.com/Olav Tvedt)
  • Marc Marquez memenangi sprint dan Grand Prix MotoGP Jepang, mengoleksi 37 poin maksimal serta memangkas selisih klasemen dari 12 menjadi 2 poin dengan Jorge Martin.
  • Jorge Martin meraih pole beruntun dan rekor lap Motegi, tetapi hukuman track limit memengaruhi sprint; Diogo Moreira merebut podium sprint perdana, sementara Aprilia mencatat podium pertama di Motegi.
  • Marc Marquez menjadi pembalap tersukses di Motegi dengan empat kemenangan; MotoGP Jepang juga mencetak rekor 121.997 penonton, sementara Enea Bastianini meraih finis empat besar pertamanya musim ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pada gelaran seri MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi, Jumat—Minggu (2—4/10/2026), Marc Marquez tampil dominan. Pembalap andalan tim pabrikan Ducati Lenovo itu memenangi kedua sesi balap. Ia pun mengemas 37 poin maksimal dan memangkas selisih poin kejuaraan dunia dari 12 poin jadi hanya 2 poin saja.

Meski jadi polesitter, Jorge Martin yang memimpin klasemen gagal finis di depan Marquez. Rider Aprilia Racing itu finis ketiga di sesi sprint dan finis runner-up di sesi Grand Prix. Sejatinya Martin melewati garis finis sprint di posisi kedua, tetapi melanggar batas lintasan (track limit) pada lap terakhir sehingga dihukum turun posisi.

Selain Martin, drama turun posisi juga diterima Enea Bastianini. Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu pasrah melepaskan podium ketiga dan harus puas finis keempat sprint race. Di sisi lain, ada tiga pembalap yang terlibat kecelakaan di awal balapan. Alex Marquez (Gresini Racing) yang kehilangan kendali menjatuhkan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing) dan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing).

Selain cerita dominasi, drama, dan kecelakaan, ada juga kisah serbapertama yang terukir. Ada pembalap yang melakoni balapan terbaik, ada juga yang merasakan hasil terburuk. Apa saja hal serbapertama yang tercipta di lintasan sepanjang 4,8 km itu? Berikut ini ulasannya!

1. Jorge Martin meraih back-to-back pole position pertamanya musim ini

Setelah jadi polesitter di seri Austria, Jorge Martin kembali merebut pole position di seri Jepang. Martin juga sekaligus mengukir all-time lap record anyar di Sirkuit Motegi dengan membukukan waktu 1 menit 42,371 detik. Dengan status polesitter di dua seri beruntun itu, Martin meraih back-to-back pole position pertamanya pada musim 2026.

2. Diogo Moreira mengemas podium sprint race pertamanya di MotoGP

Diogo Moreira ketiban durian runtuh di seri MotoGP Jepang. Pembalap tim satelit Pro Honda LCR itu mengemas podium sprint pertamanya di kelas premier sekaligus menjadi pembalap Brasil pertama yang naik podium sprint. Moreira mendapatkan podium runner-up setelah Jorge Martin dan Enea Bastianini dihukum turun satu posisi karena melanggar track limit.

3. Untuk pertama kalinya Aprilia finis podium di Sirkuit Motegi

Meski tak menang, Aprilia merasakan podium di kedua sesi balap. Di sesi sprint, Jorge Martin mengamankan podium terakhir. Sementara itu, di sesi main race, Martin dan Marco Bezzechi (Aprilia Racing) masing-masing finis kedua dan ketiga. Rangkaian hasil tersebut membuat Aprilia merasakan podium di Sirkuit Motegi untuk pertama kalinya dalam sejarah.

4. Marc Marquez berada di posisi pertama dalam daftar pembalap terbanyak menang di Motegi

Marc Marquez menang di sesi main race dengan gap 1,363 detik dari Jorge Martin. Dengan hasil itu, Marquez kini menempati posisi pertama dalam daftar pembalap yang paling banyak menang di Sirkuit Motegi. The Ant of Cervera mengoleksi empat kemenangan yang diraih pada 2016, 2018, 2019, dan 2026. Marquez unggul dari Loris Capirossi, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa yang menang tiga kali, serta Francesco Bagnaia dan Valentino Rossi yang menang dua kali.

5. Enea Bastianini berhasil finis empat besar pertamanya di musim 2026

Enea Bastianini bisa tersenyum lebar di Sirkuit Motegi. Meski kehilangan posisi podium, The Beast puas dengan hasil balapnya yang kompetitif dan menjadi pengendara KTM RC16 terbaik di lintasan. Bastianini start dari urutan ketujuh yang merupakan posisi start terbaiknya musim ini. Ia lantas finis keempat di sesi sprint dan meraih finis empat besar main race pertamanya musim ini. Saat balapan utama, Bastianini juga mencetak best race lap dengan waktu 1 menit 43,041 detik.

6. Somkiat Chantra mengaspal lagi di MotoGP untuk pertama kalinya sejak 2025

Joan Mir tak bisa berlaga di MotoGP Jepang karena sakit. Sebagai gantinya, tim Honda HRC Castrol memilih Somkiat Chantra untuk kembali mengaspal di lintasan Motegi. Chantra pun mengaspal lagi di MotoGP untuk pertama kalinya sejak 2025. Hasilnya pun termasuk memuaskan untuk seorang pembalap pengganti. Rider berjuluk Kong itu mampu finis ke-13 di balapan utama dan mengemas 3 poin.

7. Untuk pertama kalinya musim ini Fabio Di Giannantonio gagal menghasilkan poin

Fabio Di Giannantonio ketiban sial di Jepang. Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu ditabrak Alex Marquez hingga terjatuh di sesi sprint. Diggia pun merasakan sakit pada sisi kanan tulang rusuk dan pinggulnya. Tak hanya gagal finis sprint race, Diggia pun jadi tak maksimal saat berlaga di sesi main race. Tak heran jika ia hanya finis di posisi ke-18. Dengan hasil itu, untuk pertama kalinya pada 2026 Diggia gagal membawa pulang poin.

8. Pertama kali dalam sejarah, penonton MotoGP Jepang melampaui angka 120.000 penonton

Sirkuit Motegi dipenuhi penggemar MotoGP. Dalam pekan balap musim 2026, penonton yang datang melampaui angka 120.000 penonton. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, penonton MotoGP Jepang di Motegi mencapai rekor 121.997 penonton.

Salah satu magnetnya tentu saja kehadiran home hero, Ai Ogura (SuperFile Trackhouse). Menggeber Aprilia RS-GP, Ogura bersaing secara kompetitif meski finis di barisan menengah. Ogura finis kelima di balapan sprint dan finis keenam di main race.

Usai Jepang, MotoGP akan hadir di Indonesia. Seri bertajuk Pertamina Grand Prix of Indonesia itu digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 9—11 Oktober 2026. Perebutan poin antara Jorge Martin dan Marc Marquez dipastikan bakal makin ketat. Siapa yang nantinya mengemas poin terbanyak?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article