Pelepasan peserta kategori pamungkas, 42K, dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir dan Wakil Gubernur DKI, Rano Karno. Menurut Erick, memuji ajang ini menjadi langkah konkret yang membuka jalan bagi gaya hidup sehat sekaligus membangkitkan roda ekonomi melalui industri olahraga.
"Ini hal yang positif, bagian dari upaya kita membuka jalan bagi masyarakat Indonesia yang lebih sehat, khususnya masyarakat Jakarta. Ini juga membuka jalan bagi pertumbuhan bagi ekonomi karena sport tourism dan sport industry bisa berkembang. Dengan peserta mencapai 45 ribu orang, dampak ekonominya tentu luar biasa," kata Erick dalam keterangan resmi.
Menariknya, Erick membocorkan wacana pemerintah dalam meningkatkan sektor olahraga. Indonesia sedang menjajaki pembentukan sirkuit maraton regional Asia Tenggara bersama Singapura, Malaysia, dan Filipina.
"Kalau di dunia ada Boston Marathon dan Tokyo Marathon, kenapa Asia Tenggara tidak punya event bersama? Mudah-mudahan pada 2027 atau 2028 bisa memiliki sirkuit Maraton Asia Tenggara," ujar Erick.