Jawaban Unai Emery soal Kans Latih Indonesia: Saya Bahagia di Villa

- Unai Emery menegaskan belum memikirkan peluang melatih Timnas Indonesia karena masih bahagia menangani Aston Villa, dengan kontrak yang berlaku hingga 2029.
- Setelah Aston Villa menang 3-1 atas Indonesia All Stars di SUGBK, Emery mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Indonesia yang dirasakannya sejak kunjungan pertama pada 2014.
- Sepanjang karier sejak 2004, Emery hanya melatih klub dan belum pernah menangani tim nasional; ia juga memuji atmosfer SUGBK serta apresiasi suporter.
Jakarta, IDN Times - Manajer Aston Villa, Unai Emery, selalu mendapat kesan manis setiap mengunjungi Indonesia. Lantas, maukah juru taktik berpaspor Spanyol itu melatih Timnas Indonesia di masa depan?
Pertanyaan itu muncul setelah Villa membekuk Indonesia All Stars dengan skor 3-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (1/8/2026).
1. Apa jawaban Emery?

Sejak kunjungan pertamanya pada 2014 lalu, Emery memang selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia. Namun, ia belum berpikir jauh apakah akan ada kesempatan melatih Tim Merah Putih di masa depan.
Pria berusia 54 tahun itu masih fokus dengan pekerjaannya bersama Aston Villa. Ia masih terikat kontrak hingga 2029 mendatang, dan menegaskan kalau dirinya bahagia bersama The Villans.
"Tentu saja, saya selalu sangat menghargai di mana pun saya berada dan bagaimana orang-orang menunjukkan dukungan kepada saya. Namun, saat ini saya sangat bahagia di Aston Villa," kata Unai Emery selepas laga.
2. Emery belum pernah melatih tim nasional

Sepanjang karier kepelatihannya yang dimulai pada 2004, Emery belum pernah menangani tim nasional. Seluruh perjalanan kariernya dihabiskan bersama klub, mulai dari Lorca Deportiva, UD Almeria, Valencia, Spartak Moscow, Sevilla, Paris Saint-Germain (PSG), Arsenal, Villarreal, hingga kini di Aston Villa.
Meski belum memiliki pengalaman di level tim nasional, rekam jejak Emery sebagai pelatih klub tak perlu diragukan. Ia merupakan pelatih dengan koleksi gelar Liga Europa terbanyak sepanjang sejarah, yakni lima trofi.
3. Emery senang dengan kunjungannya di Indonesia

Di sisi lain, Emery juga merasa senang bisa mencicipi atmosfer di SUGBK. Menarik untuk dinantikan, mungkinkah Emery akan melatih Timnas Indonesia di masa depan?
"Atmosfernya sangat bagus. Ini adalah stadion yang sangat besar, dan kami merasa sangat nyaman bermain di sini. Tentu saja suporter memberikan dukungan kepada pemain Indonesia. Tetapi, pada saat yang sama mereka juga menunjukkan apresiasi kepada kami," ujar Emery.


















