Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jalen Johnson, Pilar Masa Depan Atlanta Hawks

ilustrasi basket
ilustrasi basket (pexels.com/Almada Studio)
Intinya sih...
  • Jalen Johnson mengalami masa perkembangan penuh tantangan sejak awal karirnya di Atlanta Hawks.
  • Produktivitas Jalen Johnson terus meningkat, hingga mendapatkan perpanjangan kontrak dan menjadi kandidat Most Improved Player NBA 2025.
  • Jalen Johnson berhasil mencetak rekor-rekor bersejarah selama absennya Trae Young, menunjukkan potensi sebagai pemain serbaguna yang dibutuhkan Hawks.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Atlanta Hawks resmi membuka halaman baru pada 2025/2026. Pemain bintang andalan mereka, Trae Young, telah ditukar ke Washington Wizards untuk CJ McCollum dan Corey Kispert pada Rabu (7/1/2026). Pertukaran itu disepakati ketika Hawks bertanding melawan New Orleans Pelicans.

Jalen Johnson digadang-gadang jadi penerus Young sebagai pemimpin Hawks di lapangan. Berusia 24 tahun, namanya kian disorot pada 2025/2026. Per 12 Januari 2026, Johnson mencatat rata-rata 23,7 poin, 10,3 rebound, dan 8,3 assist musim ini. Lantas, seperti apa jejak karier dan potensi Johnson bersama Atlanta Hawks?

1. Jalani masa perkembangan penuh tantangan

Jalen Johnson dipilih Atlanta Hawks di urutan 20 NBA Draft 2021. Sejak awal, dia sudah berhadapan dengan realita yang berat. Johnson harus berjuang keras hanya untuk mendapatkan menit bermain dan pengakuan terlebih dahulu. Pada musim pertamanya, Johnson hanya diberi 5,5 menit waktu bermain dalam 22 game.

Johnson lebih banyak menghabiskan waktu di College Park Skyhawks, tim afiliasi Hawks di NBA G League. Ia awalnya merasa kecewa karena ditempatkan di sana. Namun, perasaan itu perlahan berubah menjadi komitmen untuk terus berproses. Johnson akhirnya tampil produktif dengan torehan 21 poin, 11,2 rebound, 4,3 assist, 1,7 steal dan 1,3 blok. Skyhawks menjadi wadah untuk mengasah talentanya hingga ia siap berlaga di NBA.

Jalen Johnson mulai diberi kepercayaan sebagai pemain cadangan di NBA 2022/2023. Dalam 70 game, ia mencatat rata-rata 5,6 poin dan 4 rebound. Setelah Hawks merekrut Quin Synder sebagai pelatih kepala pada Februari 2023, kepercayaan diri Johnson makin meningkat. Pada April 2023, ia bermain solid dengan torehan 11,6 poin, 4,8 rebound, dan 3,2 assist.

2. Produktivitas Jalen Johnson terus melambung tinggi

Pada 2023/2024, Jalen Johnson mulai bermain sebagai starter permanen. Performanya meningkat drastis dengan rata-rata 16 poin, 8,7 rebound, 3,6 assist, dan 1,2 steal. Permainan mulai terasa lambat bagi Johnson. Dengan IQ yang terus berkembang, ia mampu membaca situasi di lapangan secara lebih mudah.

Atas kontribusinya yang memuaskan, Johnson mendapatkan perpanjangan kontrak 5 tahun sebesar 150 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 2,6 triliun. Setelah menandatangani kontrak tersebut, ia langsung tampil memuaskan dengan torehan 18,9 poin, 10 rebound, 5 assist, dan 1,6 steal pada 2024/2025. Sayang, Johnson harus mengakhiri musimnya lebih awal, tepatnya pada 29 Januari 2025, karena cedera bahu.

Kendati demikian, perjalanan singkat Jalen Johnson pada 2024/2025 berhasil mengubah mentalitas dan reputasinya jadi makin kuat. Ia bisa berkompetisi di level pemain-pemain All-Star. Johnson sendiri merupakan salah satu kandidat kuat pemenang Most Improved Player NBA 2025 sebelum menjalani operasi bahu.

3. Ukir rekor-rekor bersejarah selama Trae Young absen

NBA 2025/2026 menjadi musim yang krusial dalam karier Jalen Johnson di NBA. Dengan perkembangannya yang konsisten, ia dituntut untuk menyumbang kontribusi yang lebih baik lagi. Namun, Johnson justru memberikan pengaruh yang jauh di luar ekspektasi banyak orang.

Per 12 Januari 2026, Johnson menduduki peringkat kedua dalam jumlah triple-double (7) musim ini, tepat di bawah Nikola Jokic (16). Saat berhadapan dengan Philadelphia 76ers pada 14 Desember 2025, ia berhasil menjadi pemain ketiga setelah Magic Johnson dan Oscar Robertson yang mampu mencetak triple-double empat kali berturut-turut sebelum menginjak usia 24 tahun. Selain itu, Johnson juga mengambil alih posisi Mookie Blaylock sebagai pemain dengan triple-double terbanyak dalam sejarah Hawks. Semua rekor itu Johnson ukir saat Trae Young absen karena cedera kaki.

Sebagai pemimpin, Jalen Johnson sempat dinobatkan sebagai Player of the Week dari Wilayah Timur dalam kurun 10—16 November 2025. Ia memiliki rata-rata 24 poin, 12 rebound, 9,3 assist dan 2,5 steal. Hawks mencatat rekor sempurna 4-0 kala itu.

4. Jalen Johnson jadi pemain serbaguna yang dibutuhkan Hawks

Masa depan Atlanta Hawks kini berada di tangan Jalen Johnson. Ia sendiri memiliki bakat dan potensi yang menjanjikan untuk membawa Hawks menuju kesuksesan. Seiring berjalannya waktu, Johnson terus bertransformasi sebagai pemain versatile di lapangan.

Dengan tinggi 203 cm, Johnson mampu memberikan performa yang berkualitas baik di sisi menyerang maupun bertahan. Musim ini, ia berhasil meningkatkan efisiensi tripoinnya hingga 37,3 persen per 12 Januari 2026, yang sebelumnya adalah kelemahan terbesarnya. Johnson juga mulai terbiasa memegang peran sebagai fasilitator untuk rekan setimnya. Caranya dalam memanfaatkan tinggi badan, kekuatan, dan kecepatan untuk memanipulasi pertahanan lawan sudah makin efektif.

Jalen Johnson tidak hanya berhasil menjadi pemain utama andalan Atlanta Hawks, tetapi juga salah satu dari yang terhebat di Wilayah Timur. Ia memiliki fisik dan talenta yang memadai untuk tampil gemilang di NBA era modern. Apakah Johnson akan dinobatkan sebagai All-Star untuk pertama kalinya di NBA 2025/2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Masalah Akut Manchester United: Kepercayaan Diri dan Mental

12 Jan 2026, 15:14 WIBSport