Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jonatan Christie Bakal Jadi Ranking 1 Dunia per 25 Agustus 2026
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (IDN Times/Margith Damanik)
  • Jonatan Christie diprediksi menjadi tunggal putra nomor satu dunia dalam ranking BWF per 25 Agustus 2026, mengakhiri penantian Indonesia selama 26 tahun sejak Taufik Hidayat pada 2000.
  • Pembaruan ranking 52 pekan membuat poin Kejuaraan Dunia 2025 diganti hasil 2026; Jojo diproyeksikan mengoleksi 87.031 poin, melampaui Kunlavut Vitidsarn dan Shi Yu Qi.
  • Meski tersingkir pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026 setelah kalah dari Rasmus Gemke, perolehan poin tersebut tetap cukup mengangkat Jojo dua peringkat ke puncak dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kabar gembira dari tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Jojo, begitu Jonatan akrab disapa, diprediksi akan mencetak sejarah baru dalam kariernya dengan menjadi pebulutangkis nomor satu dunia pada ranking BWF per Selasa (25/8/2026) mendatang.

Kepastian tersebut berpeluang terjadi setelah gelaran Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 usai digelar. Ini juga memastikan tunggal putra menyudahi penantian panjang 26 tahun untuk menempati posisi puncak klasemen dunia versi BWF.

1. Akhiri penantian 26 tahun

Jonatan Christie susah payah menembus 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. (Dok. PP PBSI)

Jojo mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali memiliki tunggal putra di peringkat satu dunia. Nama terakhir yang pernah menempati posisi tersebut adalah Taufik Hidayat pada 2000 lalu. 

Artinya, Jojo menyudahi puasa panjang 26 tahun tunggal putra Indonesia untuk memiliki pemain nomor satu dunia. Pencapaian ini juga akan menjadi tonggak baru dalam perjalanan karier Jojo. 

Sebelumnya, posisi tertinggi yang pernah diraih Jojo adalah peringkat kedua dunia pada Januari 2023 lalu. Menariknya, catatan ini diraih Jojo setelah tak lagi berstatus sebagai pemain Pelatnas PBSI Cipayung.

2. Perhitungan poin Jojo salip Kunlavut dan Shi Yu Qi

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (IDN Times/Margith Damanik)

Pada ranking BWF pekan ke-34, 18 Agustus 2026, Jojo berada di peringkat ketiga dengan 89.231 poin. Jojo berada di belakang wakil China, Shi Yu Qi, yang mengoleksi 94.255 poin dan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan 91.215 poin. 

Sistem ranking BWF menggunakan perhitungan dalam 52 pekan terakhir. Ini membuat poin dari Kejuaraan Dunia 2025 harus dikeluarkan dan digantikan dengan perolehan di Kejuaraan Dunia 2026 untuk update ranking per 25 Agustus 2026.

Jonatan kehilangan 8.200 poin dari perempat final Kejuaraan Dunia 2025, tetapi mendapatkan 6.000 poin setelah mencapai 16 besar pada edisi 2026. Dengan demikian, Jojo kini mengantongi 87.031 poin. 

Angka ini membuat Jojo unggul tipis atas Kunlavut yang diprediksi memiliki 86.915 poin dan Shi Yu Qi dengan 81.205.

Jojo langsung loncat dua peringkat dan diprediksi bakal menempati peringkat satu dunia.

3. Tersingkir di 16 Besar Kejuaraan Dunia 2026

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tumbang dalam babak 16 besar usai kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke, di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 (dok.PP PBSI)

Hasil capaian Jojo di Kejuaraan Dunia 2026 sebenarnya jauh dari harapan. Datang dengan ambisi besar, Jojo justru harus terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke. 

Jojo  tidak menutupi kekecewaannya setelah tersingkir lebih awal. "Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga. Tapi ya di akhirnya memang harus menerima ini hasilnya,” kata Jojo.

Siapa sangka? Hasil tersebut tetap cukup membawa Jojo ke peringkat satu dunia pekan ini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article