Julukan Veda Ega Pratama: Roket dari Moto3

- Veda Ega Pratama mencuri perhatian dunia lewat debut impresifnya di Moto3, menunjukkan kemampuan adaptasi cepat dan gaya balap agresif yang jarang dimiliki pembalap pemula.
- Media otomotif Jerman, Speedweek, menjuluki Veda sebagai “roket” karena akselerasinya luar biasa di lintasan dan kemampuannya menyalip rival dengan kecepatan tinggi.
- Penampilan Veda bahkan dibandingkan dengan anak didik Marc Marquez, Maximo Quiles, karena sama-sama menunjukkan agresivitas tinggi dan potensi besar di musim debut mereka.
Jakarta, IDN Times - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mulai mencuri perhatian dunia. Ini terjadi setelah Veda Ega tampil impresif dalam debutnya di Moto3.
Aksi beraninya di lintasan membuat sejumlah media Eropa mulai menyoroti potensinya sebagai bintang baru balap motor dunia. Salah satu sorotan datang dari media otomotif Jerman, Speedweek, yang memberikan julukan menarik untuk pembalap Indonesia tersebut.
1. Debut Moto3 yang jadi sorotan

Penampilan Veda Ega pada seri awal Moto3 membuat banyak pengamat balap terkesan dengan adaptasinya yang sangat cepat. Veda Ega dinilai mampu bersaing dengan pembalap yang lebih berpengalaman meski baru menjalani musim pertamanya di Moto3.
Media Eropa menilai gaya balap agresif serta keberanian Veda saat menyalip lawan menjadi salah satu faktor yang membuatnya sangat mencolok. Hal itu jarang terlihat pada pembalap rookie yang biasanya masih bermain aman pada balapan awal musim.
2. Bak Roket di Moto3

Speedweek juga secara khusus menyoroti akselerasi motor yang dikendarai Veda Ega Pratama saat balapan. Mereka menyebut kecepatannya di beberapa sektor lintasan seperti roket yang melesat melewati para rivalnya.
"Di Grand Prix Thailand, Honda Hope meluncurkan roket berikutnya. Setelah awal yang solid, Pratama tidak hanya mempertahankan jaraknya dengan posisi terdepan, wakil rookie Red Bull mengambil tempat ketiga di putaran keenam dan memulai upaya untuk menutup gap dengan para pembalap di depan," tulis Speedweek.
3. Tak kalah dengan anak didik Marc Marquez

Veda Ega dinilai tak kalah agresif dengan anak didik Marc Marquez, Maximo Quiles. Pada tahun debutnya, Quiles juga finis di posisi lima sebelum dinobatkan sebagai Rookie of the Year pada 2025 lalu.
"Pratama tidak kalah dalam hal agresivitas dibandingkan rival sekaligus salah satu favorit juara, Maximo Quiles," tulis Speedweek.



















