Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kickboxing Indonesia Siapkan Transisi Atlet Amatir ke Profesional

2 min read
Kickboxing Indonesia Siapkan Transisi Atlet Amatir ke Profesional
Pelantikan PP Kickboxing Indonesia 2026-2030. (Dok. PP KBI).
  • Ngatino kembali memimpin PP KBI untuk masa bakti 2026-2030 setelah kepengurusannya dilantik KONI Pusat.
  • PP KBI menyiapkan ekosistem pembinaan yang menghubungkan atlet amatir menuju jalur profesional melalui Kejurnas dan Gala Night.
  • KBI Pro dirancang untuk meningkatkan jam terbang serta peluang penghasilan atlet dari prestasi dan kemampuan mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setuju atlet amatir kickboxing langsung ke jalur profesional?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) Ngatino kembali memimpin cabang olahraga ini untuk masa bakti 2026-2030. Ngatino dan pengurus PP KBI masa bakti 2026-2030 dilantik KONI Pusat pada Rabu (16/9/2026).

PP KBI langsung tancap gas untuk menjembatani pembinaan atlet dari level amatir menuju panggung profesional. Ekosistem yang terintegrasi sedang dirancang untuk memuluskan rencana tersebut.

  1. 1. Ekosistem pembinaan amatir dan pro harus seiring

    Ngatino menegaskan kepercayaan yang diberikan untuk periode ketiganya ini merupakan tantangan besar buat membenahi organisasi ke arah yang lebih modern. Fokus utamanya saat ini adalah menciptakan kesinambungan dalam pembinaan atlet, agar selalu dalam kondisi siap tempur di ajang internasional.

    Langkah yang disiapkan adalah menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada awal November, yang juga menyisipkan ajang Gala Night guna menyaring atlet terbaik.

    "Dalam kejurnas itu ada namanya Gala Night yang akan menentukan 10 atlet terbaik untuk langsung disiapkan menjadi atlet profesional," kata Ngatino dalam keterangan resminya.

    Skema promosi langsung dari amatir ke profesional ini disambut baik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. Sebab, peta persaingan kickboxing di level Asia, khususnya Asia Tenggara, terbilang ketat.

    "Persiapkan atlet-atlet yang masuk ke profesional itu adalah juara-juara di amatir, sehingga mereka yang jam terbangnya tinggi bisa bersaing karena lawannya lebih tangguh," ujar Marciano.

  2. 2. Kembangkan industri lewat KBI Pro demi kesejahteraan

    Selain fokus pada jalur prestasi medali, PP KBI juga mulai serius menggarap sektor industri olahraga melalui inisiatif bernama KBI Pro. Program ini dirancang dengan tujuan ganda, yakni meningkatkan jam terbang atlet sekaligus memberikan jaminan kesejahteraan finansial bagi para petarung.

    "KBI Pro harus dapat membuka peluang bagi atlet untuk memperoleh penghasilan secara profesional dari prestasi dan kemampuan mereka," ucap Ngatino.

  3. 3. Peluang emas kickboxing dipertandingkan di Olimpiade

    Ada pula angin segar bagi masa depan kickboxing tanah air. Ngatino membocorkan bahwa Asosiasi Kickboxing Dunia (WAKO) kini telah resmi diakui sebagai anggota penuh Komite Olimpiade Internasional (IOC), yang memperlebar peluang untuk dipertandingkan di Olimpiade.

    "WAKO sebagai Federasi Internasional (IF) itu sudah menjadi member penuh IOC dan telah menggunakan logo lima ring. Anggotanya pun sudah menembus 150 negara melebihi persyaratan masuk Olimpiade yakni 80 negara. Makanya, kickboxing berpeluang dipertandingkan pada Olimpiade mendatang," ucap Ngatino.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More