Dari Gokart Rental, Bocah 10 Tahun ini Sabet 8 Trofi Kejurnas

- Gaelantra Arasha Tahrizi yang berusia 10 tahun mengikuti Kejurnas Gokart 2026 setelah setahun berkecimpung di Gokart Avenue.
- Gaga berkompetisi di kelas Mini Rok dengan sasis Intrepid dan meraup delapan trofi pada musim perdananya.
- Sekolah tetap menjadi prioritas, sementara Gaga dan manajemennya membuka pembicaraan dengan beberapa tim untuk tahun depan.
Jakarta, IDN Times - Jalan merintis karier di dunia balap profesional rupanya tidak harus selalu dimulai dari jenjang yang mahal. Gaelantra Arasha Tahrizi, pembalap belia berusia 10 tahun, membuktikan lintasan gokart rental bisa menjadi batu loncatan sempurna menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Baru setahun berkecimpung di Gokart Avenue kawasan Lebak Bulus, pembalap cilik yang akrab disapa Gaga itu langsung nekat naik kelas mengikuti Kejurnas Gokart 2026 bersama Avenue Rising Star Racing Team. Hasilnya pun berbuah manis.
1. Dominasi kelas Mini Rok dengan sasis Intrepid
Memulai debut dari kelas Entry Level di seri pertama, bakat Gaga tampak mencolok sehingga dipromosikan ke kelas Mini Rok untuk sisa seri berikutnya. Persaingan di kelas ini rupanya sangat ketat, di mana jarak catatan waktu antara 25 pembalap bisa terpaut kurang dari satu detik per putarannya.
Namun, tantangan ketat tersebut justru menjadi bahan bakar motivasi bagi Gaga dan mekanik timnya. Mengandalkan sasis Intrepid, ia meningkat seara perlahan, hingga akhirnya bersaing konsisten di papan atas klasemen, termasuk di satu seri kejuaraan Asia.
Pencapaian fantastis di musim perdananya ini tentu tak lepas dari peran sang ayah yang juga berstatus sebagai pembalap nasional, Romy Tahrizi. Sang ayah bertindak langsung sebagai mentor yang mental dan insting Gaga di atas lintasan.
2. Sekolah tetap jadi prioritas
Menggeluti dunia balap di usia belia tentu menuntut manajemen waktu yang disiplin. Sekolah tetap menjadi prioritas Gaga yang sat ini duduk di kelas 5 di SD Bakti Mulya (BM) 400, Pondok Indah. Menurut sang ayah, rutinitas latihan fisik seperti lari, renang, dan bermain sepak bola inilah yang membantu Gaga menjaga stamina agar tak keteteran dalam membagi waktunya.
"Balapan gokart membutuhkan ketahanan fisik yang cukup berarti, kami orang tua akan selalu memberikan dukungan dan arahan terbaik untuk Gaga," ungkap Romy.
3. Targetkan tembus level Asia dan pertimbangkan tim baru
Keberhasilan Gaga meraup delapan trofi juga turut mendongkrak reputasi Avenue Rising Star Racing Team sebagai salah satu tim pembibitan. Ia bersama sembilan pembalap aktif lainnya sukses memberikan motivasi besar bagi tim untuk menatap musim kompetisi 2027 yang lebih menantang.
Untuk musim depan, Gaga dan tim manajemennya telah memasang target menembus posisi tiga besar Kejurnas dan mulai berkompetisi rutin di luar negeri. Namun, hingga saat ini, masa depan sang pembalap muda itu masih belum diputuskan.
"Saat ini kami sudah membuka pembicaraan dengan beberapa tim untuk tahun depan," pungkas Romy menyoal langkah Gaga.






















