Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pembalap asal Italia, Kimi Antonelli, usai juara Formula 1 musim 2026 (AFP / Carl de Souza)
  • Kimi Antonelli mengunci gelar juara dunia F1 2026 setelah finis ketiga di Grand Prix Meksiko.

  • Pada usia 20 tahun 68 hari, Antonelli memecahkan rekor Sebastian Vettel sebagai juara dunia F1 termuda.

  • Antonelli mengamankan gelar saat musim masih menyisakan empat seri dan memimpin klasemen dengan 380 poin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
musim 2010

Sebastian Vettel menjadi pembalap termuda yang meraih gelar juara dunia F1 pada usia 23 tahun 134 hari.

putaran ketiga musim ini

Antonelli mengambil alih posisi teratas klasemen setelah meraih kemenangan beruntun di Grand Prix China dan Jepang.

paruh pertama musim

Antonelli menambah empat kemenangan melalui Grand Prix Miami, Kanada, Monako, dan Belgia.

Setelah jeda musim panas

Antonelli meraih tiga kemenangan tambahan di Italia, Spanyol, dan Austin.

Grand Prix Meksiko 2026

Antonelli memastikan gelar juara dunia pertamanya setelah finis di posisi ketiga.

6-8 November 2026

Seri Brazil dijadwalkan berlangsung sebagai salah satu dari empat seri yang tersisa.

19-21 November 2026

Seri Las Vegas dijadwalkan berlangsung.

27-29 November 2026

Seri Qatar dijadwalkan berlangsung.

4-6 Desember 2026

Seri Abu Dhabi dijadwalkan menjadi seri terakhir dalam musim tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kimi Antonelli memastikan gelar juara dunia Formula 1 2026 dan menjadi pembalap termuda yang meraih gelar tersebut.
  • Who?
    Kimi Antonelli dari Mercedes, dengan George Russell, Max Verstappen, dan Lewis Hamilton sebagai pembalap lain di klasemen teratas.
  • Where?
    Gelar dipastikan di Autodromo Hermanos Rodriguez, lokasi Grand Prix Meksiko.
  • When?
    Setelah Grand Prix Meksiko 2026, ketika musim masih menyisakan empat seri.
  • Why?
    Antonelli mengunci gelar setelah finis ketiga, sementara ia hanya membutuhkan finis minimal di posisi kesembilan.
  • How?
    Antonelli mengumpulkan 380 poin dan unggul dari para pesaingnya di klasemen Formula 1 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kimi Antonelli menang jadi juara dunia balap mobil. Ia membalap untuk Mercedes dan finis di urutan ketiga di Meksiko. Kimi masih berumur 20 tahun, jadi ia menjadi juara dunia Formula 1 paling muda. Sekarang, balapan masih tersisa empat seri, tetapi gelarnya sudah aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gelar ini memperlihatkan konsistensi Antonelli sepanjang musim. Ia meraih kemenangan di sejumlah seri, mempertahankan posisi teratas klasemen, dan mengamankan gelar ketika masih ada empat balapan tersisa. Pencapaian tersebut juga menandai rekor baru karena Antonelli menjadi juara dunia Formula 1 pada usia 20 tahun 68 hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, menorehkan sejarah baru di Formula 1. Catatan tersebut dibukukan setelah Kimi memastikan gelar juara dunia pertamanya pada Grand Prix Meksiko 2026.

Dengan torehan tersebut, Antonelli menjadi pembalap termuda sepanjang sejarah yang meraih gelar juara dunia. Pembalap Italia itu meraih titel setelah finis di posisi ketiga. Sejatinya, Antonelli hanya membutuhkan finis minimal di posisi sembilan untuk mengunci gelar di Autodromo Hermanos Rodriguez.

1. Antonelli pecahkan rekor Sebastian Vettel

Gelar juara dunia ini menjadikan Antonelli pembalap termuda yang pernah menjadi juara dunia Formula 1, memecahkan rekor Sebastian Vettel. Vettel sempat lama menjadi pembalap termuda yang meraih gelar juara dunia F1.

Kala menjadi juara pertama kalinya di musim 2010, Vettel berusia 23 tahun 134 hari. Sementara, Antonelli mengamankan gelar juara dunia 2026 pada usia 20 tahun 68 hari. Artinya, tiga tahun lebih muda ketimbang Vettel.

2. Dominan sejak awal musim

Perjalanan Antonelli menuju gelar juara dunia mulai terlihat sejak putaran ketiga musim ini. Antonelli mengambil alih posisi teratas klasemen setelah meraih kemenangan beruntun di Grand Prix China dan Jepang.

Momentum tersebut terus berlanjut. Antonelli menambah empat kemenangan pada paruh pertama musim melalui Grand Prix Miami, Kanada, Monako, dan Belgia.

Setelah jeda musim panas, dia kembali menunjukkan konsistensi dengan meraih tiga kemenangan tambahan di Italia, Spanyol, dan Austin. Rangkaian hasil tersebut membuatnya semakin kokoh di puncak klasemen dan memperlebar jarak dari para pesaingnya.

3. Kunci gelar saat masih tersisa empat seri

Antonelli berada di puncak klasemen Formula 1 2026 dengan catatan 380 poin. Antonelli unggul atas rekan setimnya, George Russell, yang berada di posisi keempat dengan 250 poin.

Posisi kedua diisi pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, dengan capaian 261 poin dan selisih tipis dengan pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, yang mengantongi 259 poin.

Antonelli mengantongi gelar juara dunia 2026 meskipun balapan masih menyisakan empat seri lagi, yakni seri Brasil (6-8 November 2026), Las Vegas (19-21 November 2026), Qatar (27-29 November 2026), dan Abu Dhabi (4-6 Desember 2026).

Meski sudah juara, Antonelli mengaku masih sulit memahaminya. Bagi Antonelli, musim ini merupakan perjalanan yang luar biasa bagi karier balapnya.

"Saya kehabisan kata-kata. Saya masih mencoba memproses apa yang baru saja terjadi. Ini merupakan musim yang luar biasa, dan bisa berbagi podium dengan Max dan Lewis benar-benar istimewa. Saya menantikan pertarungan-pertarungan lainnya di masa depan," kata Antonelli, mengutip Motorsport.

Curated For You

Editorial Team

Related Article