4 Pelatih Klub Liga Top Eropa yang Berpisah pada Oktober 2026

Tak banyak pergantian pelatih pada Oktober 2026 di liga-liga top Eropa. Dari lima liga top Eropa, hanya ada empat pelatih diganti yang terjadi di Ligue 1 Prancis, Serie A Italia, dan LaLiga Spanyol. Keempat pelatih tersebut dipecat karena menempatkan timnya di papan bawah dan terancam degradasi. Siapa sajakah pelatih klub liga top Eropa yang berpisah pada Oktober 2026?
1. Posisi Osasuna naik setelah Luis Miguel Ramis dipecat
Luis Miguel Ramis baru ditunjuk sebagai pelatih Osasuna pada awal 2026/2027. Akan tetapi, ia gagal mempersembahkan performa impresif dengan meraih 2 kemenangan, 2 keimbangan, dan 4 kekalahan di LaLiga 2026/2027. Hal tersebut membuat Osasuna bertengger di posisi 17.
Pada 12 Oktober 2026, manajemen Osasuna mengambil langkah tegas dengan memecat Ramis dari posisi pelatih. Setelah itu, mereka menunjuk Jagoba Arrasate sebagai pengganti Ramis. Per 2 November 2026, keputusan tersebut terbukti tepat. Sebab, posisi Osasuna di klasemen LaLiga 2026/2027, beranjak dari posisi 17 ke 12.
2. Giovanni Stroppa menempatkan Venezia di posisi juru kunci
Giovanni Stroppa memang berhasil membawa Venezia ke Serie A 2026/2027. Akan tetapi, saat bermain di kasta tertinggi, Venezia di bawah arahannya justru tampil melempem. Mereka bertengger di posisi 20 hingga akhirnya Stroppa dipecat pada 13 Oktober 2026.
Sebagai gantinya, manajemen Venezia menunjuk Davide Nicola, sosok yang sudah terbiasa memimpin klub medioker Italia. Namun, hingga 2 November 2026, ia masih belum bisa mengangkat posisi Venezia dari juru kunci. Sebab, di bawah arahan Nicola, Venezia baru meraih 1 kemenangan dan 3 kekalahan sejauh ini.
3. RCD Espanyol mengakhiri kerja sama dengan Manolo Gonzalez yang sudah berjalan lebih dari 2,5 tahun
Manolo Gonzalez telah melatih RCD Espanyol sejak Maret 2024. Namun, karena performa tim yang buruk, ia pun dipecat pada 28 Oktober 2026 setelah RCD Espanyol disingkirkan tim divisi empat Spanyol pada ronde pertama Copa Del Rey 2026/2027. Di samping itu, pelatih asal Spanyol tersebut hanya meraih 2 kemenangan dari 10 laga di LaLiga 2026/2027.
Saat ditinggalkan Gonzalez, posisi RCD Espanyol di LaLiga 2026/2027 berada di peringkat 18. Namun, setelah diganti Eder Sarabia, posisi RCD Espanyol naik ke peringkat 14. Kenaikan itu hanya membutuhkan satu kemenangan.
4. Didier Digard (Le Havre) dipecat setelah kalah telak dari PSG
Pada 30 Oktober 2026, Le Havre dibantai Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-5. Sehari setelahnya, manajemen Le Havre memutuskan untuk memecat Didier Digard dari posisi pelatih. Itu mengakhiri 2,5 tahun (2024–2026) pengabdiannya di Le Havre.
Saat ditinggalkan Digard, Le Havre berada di posisi juru kunci (posisi 18) Ligue 1 2026/2027 dengan koleksi dua poin. Itu artinya, Digard belum pernah merasakan selama musim ini. Per 2 Oktober 2026, Le Havre belum menunjuk pelatih baru. Posisi tersebut masih diisi Jair Karam selaku caretaker manajer.
Keempat pelatih tersebut harus mengakhiri masa tugas setelah gagal membawa timnya tampil konsisten pada awal 2026/2027. Pergantian pelatih diharapkan dapat membantu klub keluar dari tekanan, terutama bagi tim yang masih berada di papan bawah klasemen. Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum agar posisi klub terus membaik hingga akhir musim.




















