Kimi Antonelli Juara Formula 1 2026, Pembalap Italia Jaya Lagi

Andrea Kimi Antonelli, pembalap Mercedes, memastikan gelar juara dunia Formula 1 2026 usai finis ketiga di GP Meksiko dengan 380 poin yang tak terkejar.
Antonelli menjadi pembalap Italia ketiga yang meraih titel Formula 1, mengakhiri penantian 73 tahun sejak Alberto Ascari terakhir kali juara pada 1953.
Pada usia 20 tahun 68 hari, Antonelli menjadi juara F1 termuda sepanjang sejarah setelah mendominasi musim dengan sembilan kemenangan dan 16 podium dari 19 seri.
Jakarta, IDN Times - Pembalap Mercedes, Andrea Kimi Antonelli memastikan diri jadi juara Formula 1 2026. Kepastian itu didapat setelah sosok asal Italia itu finis ketiga di GP Meksiko, Senin (2/11/2026) dini hari WIB.
Buah dari hasil tersebut, raihan 380 poin Antonelli sudah tak mungkin terkejar lagi oleh para pesaingnya di klasemen, seperti Max Verstappen dan Lewis Hamilton. Pembalap Italia jaya lagi di Formula 1.
1. Pembalap Italia ketiga juara Formula 1
Dilansir situs resmi Formula 1, Antonelli jadi pembalap Italia ketiga yang berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1. Sebelumnya, prestasi tersebut dicatatkan Giuseppe Farina pada 1950 serta Alberto Ascari pada 1952 dan 1953.
Itu berarti, sudah 73 tahun lamanya pembalap asal Italia tidak menjuarai Formula 1, setelah terakhir Ascari pada 1953. Antonelli yang masih berusia 20 tahun berhasil memutus kutukan tersebut.
2. Juara Formula 1 termuda
Tidak cuma itu, Antonelli pun jadi juara Formula 1 termuda sepanjang sejarah. Dia menjuarai musim 2026 ini dalam usia 20 tahun 68 hari, bahkan belum masuk 23 tahun.
Antonelli melampaui catatan sebelumnya yang ditorehkan Sebastian Vettel. Pada 2010 silam, sosok asal Jerman itu jadi pembalap termuda yang juara Formula 1, dengan usia 23 tahun 133 hari.
3. Dominan sepanjang musim 2026
Selama musim 2026, Antonelli sukses menunjukkan dominasinya atas Verstappen dan Hamilton. Dia masuk podium sebanyak 16 kali, dari total 19 seri GP yang sudah dipertandingkan.
Dari 16 kali berhasil masuk podium itu, Antonelli finis pertama sebanyak sembilan kali. Hanya tiga kali saja dia gagal masuk podium selama Formula 1 2026 ini, yakni di Barcelona, Inggris, dan Azerbaijan.






















