KONI Lantik PB ORADO Jadi Induk Organisasi Olahraga Domino

- KONI Pusat melantik PB ORADO pimpinan Yooky Tjahrial sebagai induk organisasi olahraga domino nasional pada 20 Agustus 2026, menegaskan legalitas dan perannya dalam pembinaan berjenjang.
- PB ORADO telah tersebar di 38 provinsi serta 309 kabupaten/kota, dengan target menyatukan insan domino melalui satu wadah, sistem, dan tujuan bersama.
- Federasi akan membangun kompetisi profesional, klub, liga, wasit, dan turnamen berbasis teknologi, sekaligus membidik domino sebagai cabang ekshibisi PON 2028.
Jakarta, IDN Times - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi menjadi induk oganisasi olahraga domino. Status itu didapat setelah kepengurusan pimpinan Yooky Tjahrial dilantik Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, pada Kamis (20/8/2026).
Pelantikan tersebut sekaligus menegaskan posisi PB ORADO dalam pembinaan dan pengembangan olahraga domino secara berjenjang di tanah air. Setelah dilantik, lantas apa target dan visi besar dari federasi tersebut?
1. Tegaskan status resmi
Yooky Tjahrial menyebut pelantikan ini sebagai jawaban final atas pertanyaan masyarakat luas mengenai legalitas olahraga domino. Namun, ia mengingatkan jajarannya, karena status tersebut merupakan amanah besar.
"Status resmi ini bukan untuk membuat kita merasa paling hebat atau lebih tinggi dari siapa pun, justru ini adalah amanah. Kami hadir bukan untuk mempertajam perbedaan. Kita hadir untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia ke dalam satu wadah, satu sistem, dan satu tujuan yang sama," kata Yooky di Kantor KONI Pusat.
PB ORADO telah tersebar di 38 provinsi dan 309 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Keberadaan PB ORADO diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu bagi seluruh insan domino.
2. Kembangkan domino jadi industri olah raga kekinian
Setelah resmi berada di bawah naungan KONI, PB ORADO akan langsung fokus membangun sistem kompetisi yang jelas dan terstruktur. Fokus utamanya adalah pembinaan atlet, peningkatan kualitas wasit, pembentukan klub, hingga penyelenggaraan turnamen yang dikelola secara profesional.
"Kami akan memanfaatkan teknologi agar pertandingan domino bisa ditonton dengan menarik. Kita akan membangun klub, turnamen, liga, merchandise, dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak," ujar Yooky.
3. Ambisi gelar ekshibisi PON 2028
Sebagai organisasi yang baru dilantik, PB ORADO langsung mengincar kancah nasional. Mereka berambisi membuat domino agar dapat dipertandingkan sebagai cabang olahraga (cabor) ekshibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.
Untuk mewujudkan target tersebut, Yooky menyadari organisasi pimpinannya harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan kapasitasnya kepada KONI dan masyarakat. Mereka wajib menunjukkan tata kelola organisasi yang solid, regulasi pertandingan yang jelas, serta bergulirnya kompetisi rutin di tingkat daerah.
"Sekarang tugas kami adalah membuktikan bahwa kepercayaan dari KONI ini diberikan kepada organisasi yang tepat," ucap Yooky.



















