Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kumpulkan Kadispora se-Indonesia, Menpora Dorong Transformasi
Menpora RI, Erick Thohir. (Dok. Kemenpora).
  • Kadispora dari seluruh Indonesia berkumpul untuk menyatukan visi transformasi sektor kepemudaan dan olahraga.

  • Kemenpora mendorong pemuda naik kelas serta memandang olahraga sebagai investasi ekonomi, kesehatan, dan pembentukan karakter.

  • Pengelolaan fasilitas olahraga mangkrak diarahkan melalui kerja sama operasional yang transparan tanpa menghilangkan aset daerah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Forum Nasional Transformasi Kebijakan membahas penyatuan visi transformasi sektor kepemudaan dan olahraga serta pengelolaan fasilitas olahraga.
  • Who?
    Menpora Erick Thohir dan jajaran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dari seluruh Indonesia.
  • Where?
    Hotel Pullman, Jakarta.
  • When?
    Waktu pelaksanaan secara spesifik masih belum diketahui.
  • Why?
    Untuk menyatukan visi transformasi fundamental dan mendorong sektor pemuda serta olahraga menjadi prioritas.
  • How?
    Melalui perbaikan Undang-Undang Kepemudaan, perubahan cara pandang terhadap olahraga, serta kerja sama operasional fasilitas olahraga secara transparan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menpora Erick Thohir mengumpulkan kepala dinas olahraga dari banyak daerah di Jakarta. Mereka membicarakan cara baru mengurus pemuda dan olahraga. Pemuda ingin diberi peran lebih besar, olahraga dianggap bisa membantu ekonomi dan kesehatan, serta tempat olahraga yang terbengkalai ingin dipakai lagi dengan aturan yang jelas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertemuan Kadispora dari seluruh Indonesia membuka ruang penyatuan visi antara pemerintah pusat dan daerah. Dorongan untuk melihat olahraga sebagai investasi, memperkuat peran pemuda, serta mengelola fasilitas secara transparan menunjukkan adanya upaya menata sektor ini agar lebih terintegrasi dan tidak berhenti pada penyelenggaraan pertandingan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) dari seluruh penjuru Tanah Air untuk pertama kalinya berkumpul di Jakarta. Menpora Erick Thohir, mengatakan, sengaja memanggil mereka untuk menyatukan visi transformasi fundamental di sektor kepemudaan dan olahraga.

Momen ini berlangsung dalam Forum Nasional Transformasi Kebijakan di Hotel Pullman. Menpora Erick menegaskan sektor pemuda dan olahraga tidak boleh lagi dipandang sebelah mata menjelang puncak bonus demografi Indonesia.

1. Kepemudaan harus naik kelas

Menpora Erick Thohir saat memberikan keterangan di kantor Kemenpora, Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Tino).

Erick menyoroti fakta total populasi Indonesia, terdapat 130 juta jiwa penduduk yang saat ini berusia di bawah 30 tahun. Oleh karena itu, dia mendesak pemerintah daerah untuk menggeser persepsi lama yang menganggap Dispora hanya sibuk mengurus pertandingan olahraga semata.

Untuk membawa sektor kepemudaan naik kelas, Kemenpora sedang mengebut perbaikan Undang-Undang Kepemudaan agar tugas pokoknya lebih terintegrasi hingga ke daerah. Selain itu, penertiban organisasi kepemudaan (OKP) yang sering pecah kongsi juga akan dilakukan dengan membatasi usia maksimal 35 tahun.

2. Olahraga sebagai investasi ekonomi dan kesehatan

Sesmenpora Suyadi Pawiro (kiri) dan Menpora Erick Thohir (kanan). (IDN Times/Tino).

Di sektor olahraga, Erick meminta seluruh jajaran Dispora untuk mengubah pola pikir kalau olahraga hanyalah beban pengeluaran APBD. Menurut Erick, olahraga harus mulai dipandang sebagai investasi strategis yang mampu menggerakkan roda ekonomi, menjaga kesehatan masyarakat, dan membentuk karakter bangsa.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu mencontohkan potensi industri olahraga global yang menyentuh Rp8.000 triliun. Sedangkan, Indonesia baru sanggup menyerap 0,5 persennya saja.

Ajang sport tourism seperti MotoGP Indonesia dan wisata selancar daerah terbukti mampu memberikan dampak ekonomi langsung hingga triliunan rupiah.

"Saya bisa, bapak dan ibu di daerah juga pasti harus bisa. Mari kita bangun perspektif baru bahwa sektor Pemuda dan Olahraga adalah prioritas. Antara pemerintah pusat dan daerah kita harus saling mendukung untuk menciptakan perubahan besar bagi bangsa ini," kata Erick dalam keterangan resmi Kemenpora, dikutip Minggu (18/10/2026).

3. Selamatkan aset olahraga dari mangkrak

Menpora Erick Thohir. (IDN Times/Tino).

Masalah klasik berupa fasilitas olahraga bekas Pekan Olahraga Nasional (PON) atau daerah yang mangkrak dan menyedot biaya perawatan besar juga menjadi perhatian serius. Untuk mengatasinya, Kemenpora bersama Kemendagri dan Kementerian UMKM telah menerbitkan payung hukum berupa SKB 3 Menteri.

"Pemerintah daerah didorong melakukan Kerjasama Operasional (KSO) dengan pihak swasta atau klub olahraga secara transparan tanpa menghilangkan aset daerah," ujar Erick.

Curated For You

Editorial Team

Related Article