Sesmenpora Suyadi Pawiro (kiri) dan Menpora Erick Thohir (kanan). (IDN Times/Tino).
Di sektor olahraga, Erick meminta seluruh jajaran Dispora untuk mengubah pola pikir kalau olahraga hanyalah beban pengeluaran APBD. Menurut Erick, olahraga harus mulai dipandang sebagai investasi strategis yang mampu menggerakkan roda ekonomi, menjaga kesehatan masyarakat, dan membentuk karakter bangsa.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu mencontohkan potensi industri olahraga global yang menyentuh Rp8.000 triliun. Sedangkan, Indonesia baru sanggup menyerap 0,5 persennya saja.
Ajang sport tourism seperti MotoGP Indonesia dan wisata selancar daerah terbukti mampu memberikan dampak ekonomi langsung hingga triliunan rupiah.
"Saya bisa, bapak dan ibu di daerah juga pasti harus bisa. Mari kita bangun perspektif baru bahwa sektor Pemuda dan Olahraga adalah prioritas. Antara pemerintah pusat dan daerah kita harus saling mendukung untuk menciptakan perubahan besar bagi bangsa ini," kata Erick dalam keterangan resmi Kemenpora, dikutip Minggu (18/10/2026).