6 Legenda WWE yang Populer meski Tak Pernah Juara Dunia

- Enam legenda WWE—Roddy Piper, Ted DiBiase, Goldust, Rikishi, Scott Hall, dan William Regal—tetap populer meski tak pernah meraih gelar juara dunia.
- Popularitas mereka dibangun melalui karakter ikonik, rivalitas besar, kemampuan di ring, promo memikat, serta kontribusi pada era dan alur cerita penting WWE.
- Meski tanpa sabuk dunia, keenamnya mengoleksi gelar level menengah atau tag team dan meninggalkan pengaruh kuat bagi penggemar maupun sejarah WWE.
Dalam sejarah World Wrestling Entertainment (WWE) yang pernah bernama World Wrestling Federation (WWF), WWE Champion dan World Heavyweight Champion adalah gelar juara bergengsi. Mendapatkannya adalah tanda status sang pegulat sebagai bintang. Namun, popularitas dan gimmick ikonis ternyata tidak selalu harus diganjar sabuk emas. Ada sejumlah legenda yang tidak pernah sekali pun mencicipi manisnya gelar juara dunia. Berikut enam superstar tanpa capaian tertinggi sepanjang berkarier di WWE seperti dihimpun dari situs resmi WWE, Screen Rant, dan USA Network.
1. Roddy Piper setia dengan perannya sebagai musuh bebuyutan Hulk Hogan
Ini dia salah satu karakter antagonis (heel) paling diingat sebab menjadi rival utama Hulk Hogan pada 1980-an. Kendati kerap tampil di pertandingan utama program mingguan dan menjadi magnet penonton, Piper tidak pernah sekali pun memenangi sabuk bergengsi. Koleksi gelar juaranya hanya Intercontinental Champion dan World Tag Team Champion. Penyebabnya adalah kebijakan perusahaan waktu itu untuk tidak memberi gelar juara dunia kepada heel seperti Piper. Namun, pegulat asal Kanada tersebut tetap populer di mata penonton meski hujan hujatan tiap kali muncul.
2. Ted DiBiase tetap menjadi villain ikonik meski tanpa gelar juara dunia
Mengusung karakter jutawan sombong yang percaya tiap orang bisa dibeli, Ted DiBiase adalah salah satu heel utama WWF pada 1980-an selain Roddy Piper. Meski kerap bertanding dalam laga bergengsi di berbagai ajang PLE, DiBiase tak pernah memenangi gelar juara dunia secara resmi. Deretan gelar juara yang pernah diraih DiBiase adalah North American Heavyweight Champion, 24/7 Champion, Tag Team Champion, dan King of the Ring 1988. Namun, karakternya begitu ikonis hingga akhirnya menciptakan sabuk kejuaraannya sendiri, Million Dollar Champion, yang menjadi salah satu sabuk unik dalam sejarah gulat profesional.
3. Goldust (Dustin Rhodes) menjadi salah satu pegulat paling unik pada Attitude Era
Diperkenalkan pada 1990-an, karakter Goldust yang eksentrik berhasil mengguncang industri gulat profesional. Dustin Rhodes menghidupkan gimmick tersebut dengan penuh sensualitas, mendobrak anggapan seorang pegulat laki-laki harus tampil maskulin dan sangar. Goldust menjadi salah satu sosok paling mencolok pada Attitude Era. Gelar juara yang diraihnya adalah Intercontinental Champion, Hardcore Champion, World Tag Team Champion, dan Tag Team Champion. Walaupun sukses mengoleksi berbagai sabuk kelas menengah, gelar juara dunia selalu luput dari genggamannya.
4. Tanpa gelar juara dunia, Rikishi tetap populer di mata penggemar WWE
Anggota keluarga pegulat Anoa'i ini menjadi fenomena kultur pop pada 2000-an. Berbekal tubuh raksasa, kelincahan saat menari, serta jurus pemungkas (finishing) ikonis Stink Face, Rikishi sangat dicintai para penggemar WWE. Ia pernah berada di puncak popularitas saat masuk alur cerita (storyline) utama dan bertanding dalam laga Hell in a Cell pay-per-view Armageddon 2000 untuk memperebutkan gelar juara WWF Champion dengan lima pegulat lain. Namun, pencapaian Rikishi hanya sampai di level Intercontinental Champion. Gelar juara lain yang didapatnya adalah World Tag Team Champion dan Tag Team Champion.
5. Scott Hall (Razor Ramon) hanya pernah menjadi Intercontinental Champion
Sebagai karakter bernama Razor Ramon, Scott Hall memancarkan kharisma yang sulit ditandingi pada 1990-an. Popularitasnya melejit berkat pertandingan ladder match legendaris melawan Shawn Michaels pada WrestleMania X (1994) yang diakui mengubah standar industri gulat modern. Hall juga menjadi contoh sempurna superstar WWE dengan paket lengkap: postur tubuh kekar, gaya bertarung yang eksplosif, hingga mampu memikat penonton saat berbicara di mikrofon. Namun, ia hanya memenangi Intercontinental Champion sebanyak empat kali tanpa pernah meraih gelar juara dunia.
6. William Regal sudah meraih hampir semua gelar juara level menengah
Dikenal sebagai salah satu pegulat terbaik asal Inggris, William Regal adalah ahli gaya bertarung catch wrestling yang mengandalkan teknik kuncian sendi. Selain tangguh di dalam ring, kemampuan akting komedinya membuat Regal menjadi salah satu figur paling disegani. Selama berkarier di WWE, Regal meraih Intercontinental Champion, Hardcore Champion, European Champion, World Tag Team Champion, dan King of the Ring 2008. Kendati pernah menjabat general manager program mingguan Monday Night Raw, Regal tidak pernah memenangi gelar juara dunia hingga pensiun pada 2013.
Keenam legenda di atas membuktikan, seorang superstar WWE tidak harus dilihat dari gelar juara dunia yang mereka menangkan. Masih ada faktor lain yang membuat mereka selalu diingat penggemar. Mulai dari karakter ikonis sampai pengaruh yang terasa hingga di luar ring.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















