Haas sudah mengambil keputusan melepas Esteban Ocon jauh sebelum insiden di GP Meksiko mencuat. Tim menolak memperpanjang kontrak Ocon untuk 2027, lalu memberi tahunya bahwa tim tidak akan mempertahankannya tak lama setelah jeda musim panas 2026. Ayao Komatsu bahkan menjelaskan keputusan itu langsung kepada Ocon menjelang akhir pekan GP Azerbaijan sebelum diumumkan resmi bersamaan kedatangan Rafael Camara pada akhir September 2026.
Tiga faktor berkelindan di balik pilihan Haas, meliputi performa, finansial, dan komersial. Secara performa, Ocon kalah dari Oliver Bearman dalam 2 musim beruntun sehingga tim merasa sulit mempertahankan gajinya yang disebut mencapai jutaan dolar AS. Dari sisi komersial, Camara membawa dukungan dana sponsor pribadinya dari Brasil, paket yang dinilai lebih menguntungkan dibanding tawaran Ryo Hirakawa meski didukung penuh Toyota selaku sponsor utama Haas.
Di luar kalkulasi di atas meja, hubungan personal Ocon dan Komatsu turut bergeser meski keduanya sudah saling mengenal sejak era Lotus pada 2012. Menurut The Race, Komatsu berharap kedekatan lama itu bisa meredam gesekan, tetapi Ocon kerap defensif saat hasil tak sesuai harapan dan enggan bertanggung jawab atas masalahnya sendiri. Pola itulah yang membuat kesabaran internal Haas perlahan terkikis jauh sebelum drama di GP Meksiko meledak.
Ketegangan pecah pada sesi latihan kedua GP Meksiko saat Ocon berselisih lewat radio dengan insinyur balapnya, Laura Mueller, soal pilihan ban untuk simulasi balapan. Perdebatan berlanjut ke ruang diskusi dengan pihak tim yang menurut L'Equipe berakhir tanpa solusi, bahkan mungkin adu fisik, tudingan yang dibantah tegas Ocon sendiri. Pada Sabtu pagi (31/10/2026) waktu setempat, Haas mencopot Ocon dan menggantikannya dengan pembalap cadangan, Ryo Hirakawa, untuk sisa akhir pekan tanpa penjelasan perinci.
Spekulasi bergulir hingga Komatsu mengonfirmasi lewat pernyataan resmi pada Selasa (3/11/2026). Dia memastikan Ocon tidak akan membalap bersama Haas hingga Formula 1 2026 berakhir. "Keputusan semacam ini tak pernah diambil ringan, sama seperti di Mexico City, tetapi ini demi kepentingan terbaik tim ke depan," ujar Komatsu dikutip The Athletic, yang menegaskan percakapan internal tim dengan Ocon tetap jadi urusan tertutup. Dengan pernyataan itu, Camara dipastikan maju lebih cepat ke F1 dan akan tampil perdana di GP Brasil pada 6–9 November 2026.