4 Pemain Non-Eropa yang Raih Gelar POTM di MD 4 UCL 2026/2027

- Calvin Verdonk menjadi pemain Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang meraih Player of the Match Liga Champions, setelah membantu Lille menahan Bodo/Glimt 0-0.
- Raphinha meraih Player of the Match berkat dua gol dalam kemenangan Barcelona 3-0 atas Aston Villa, sementara Enzo Fernandez tampil menentukan saat Manchester City menang 3-2 di Leipzig.
- Maximiliano Araujo menjadi Player of the Match setelah membantu Sporting CP menang 1-0 atas Shakhtar Donetsk; keempat penerima penghargaan di matchday keempat berasal dari luar Eropa.
Matchday keempat fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027 baru saja rampung digelar pada 4-5 November 2026. Kompetisi antarklub paling bergengsi di benua biru ini tidak hanya menyajikan drama dan hujan gol, tetapi juga menjadi panggung unjuk gigi bagi para talenta lapangan hijau dari luar Eropa. Menariknya, terdapat empat pemain non-Eropa yang mencuri perhatian dengan meraih Player of the Match (POTM) lewat performa mereka di atas lapangan hijau.
1. Calvin Verdonk membuat sejarah baru untuk Indonesia
Pencinta sepak bola tanah air patut berbangga setelah bek kiri andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menorehkan tinta emas di kompetisi sepak bola tertinggi Eropa. Pemain berusia 29 tahun ini tampil penuh selama 90 menit dan menjadi aktor utama di lini belakang saat membantu LOSC Lille menahan imbang tuan rumah Bodo/Glimt dengan skor kaca mata (0-0). Ketangguhan Verdonk dalam memutus aliran serangan lawan serta kedisiplinannya menjaga sisi kiri lapangan membuat lini serang musuh frustrasi sepanjang laga. Penghargaan Player of the Match pada matchday keempat UCL 2026/2027 ini menjadikannya pesepak bola Asia Tenggara dan Indonesia pertama sepanjang sejarah yang mampu meraih trofi individu bergengsi tersebut di Liga Champions.
2. Raphinha mencetak brace saat Barcelona mengalahkan Aston Villa 3-0
Penyerang lincah asal Brasil, Raphinha, kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pemain paling mematikan di dunia saat Barcelona menjamu wakil Inggris, Aston Villa. Menghadapi Aston Villa, kapten Blaugrana ini tampil menggila dengan memborong dua gol untuk membawa timnya menang telak 3-0 di Camp Nou. Pergerakan eksplosif dan visi bermainnya yang luar biasa membuat lini pertahanan The Villans kewalahan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Mantan pemain Leeds United tersebut akhirnya keluar sebagai pemain terbaik berkat kontribusi dan efektivitasnya yang sangat tinggi di lini serang Barcelona.
3. Enzo Fernandez jadi jenderal lapangan tengah penentu tiga poin Manchester City
Gelandang elegan berkebangsaan Argentina, Enzo Fernandez, menyabet penghargaan Player of the Match setelah tampil luar biasa dan menjadi motor serangan Manchester City saat mencuri kemenangan krusial 3-2 di markas RB Leipzig. Pemain berusia 25 tahun ini tampil sangat dominan dalam mengatur ritme permainan, mendistribusikan bola, sekaligus memutus serangan balik cepat yang coba dibangun tim tuan rumah. Momen puncak kejeniusannya tercipta saat laga berjalan imbang 1-1, Enzo dengan cerdik mencari ruang kosong untuk menyambut umpan silang Iliman Ndiaye dengan sebuah sundulan yang bersarang ke gawang lawan pada menit ke-58. Gol krusial tersebut menjadi gol perdananya di turnamen ini, sekaligus membakar semangat juang The Citizens hingga mampu mengunci kemenangan dramatis 3-2 lewat gol Erling Haaland pada menit ke-78. Kemenangan ini membuat skuad asuhan Enzo Maresca membawa pulang tiga poin berharga dari Red Bull Arena.
4. Performa Maximiliano Araujo bantu Sporting CP raih kemenangan atas Shakhtar Donetsk
Bek sayap Sporting CP, Maximiliano Araujo, menyabet penghargaan Player of the Match setelah tampil gigih dan spartan saat membantu timnya meraih kemenangan tipis 1-0 atas Shakhtar Donetsk pada matchday keempat Champions League 2026/2027. Pemain asal Uruguay tersebut tampil luar biasa dalam menjaga kedalaman sisi kiri pertahanan sekaligus aktif membantu saat timnya menyerang. Determinasi tinggi Araujo menjadi kunci utama bagi tim asal Portugal tersebut untuk meredam agresivitas tuan rumah di Stamford Bridge hingga akhirnya Issa Doumbia mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-59. Performa tak kenal lelah Araujo sebelum digantikan oleh Salvador Blopa di menit ke-88 terbukti sangat krusial dalam mengamankan clean sheet sekaligus memastikan tiga poin berharga dibawa pulang oleh skuad asuhan Tiago Fernandes.
Keberhasilan Calvin Verdonk, Raphinha, Enzo Fernandez, dan Maximiliano Araujo meraih Player of the Match (POTM) di matchday keempat ini mengirimkan pesan kuat bahwa talenta dari tanah Asia hingga Amerika Latin memiliki kualitas yang setara dan mampu menjadi pembeda di Champions League. Dengan perjalanan fase liga yang masih panjang, konsistensi performa para bintang non-Eropa ini patut dinantikan untuk melihat seberapa jauh mereka mampu membawa klubnya masing-masing melangkah di UEFA Champions League 2026/2027.




















