Haas langsung bergerak mencari pembalap untuk mengisi kursi kosong sepeninggal Esteban Ocon. Sejumlah pembalap yang merupakan talenta muda menjanjikan menjadi bidikan Haas. Rafael Camara adalah salah satunya.
Camara termasuk salah satu pembalap yang mengikuti program Testing of Previous Cars (TPC) yang Haas laksanakan di Portimao, Portugal. Selain Camara, pembalap yang ambil bagian pada sesi tes tersebut ialah Leonardo Fornaroli, Ryo Hirakawa, dan Jack Doohan. Penampilan Camara berhasil menarik perhatian saat mengemudikan mobil VF-25 yang notabene mobil Haas musim lalu.
Performa apik Camara tidak hanya terlihat saat TPC. Pembalap berkebangsaan Brasil itu juga tampil moncer di Formula 2 2026. Ia kini bertarung dalam perebutan gelar juara pada musim perdananya di kejuaraan tersebut. Camara bertengger di posisi puncak berkat perolehan 207 poin.
Camara juga punya pencapaian mentereng dalam ajang balap single-seater. Ia merupakan juara Formula Regional European Championship pada 2024. Bersama Prema Racing. Kemudian, Camara menjuarai Formula 3 2025 pada musim debutnya.
Talenta cemerlang Camara telah mendapatkan pengakuan Ferrari. Pabrikan berlogo kuda jingkrak itu memberi nilai tinggi selama Camara mengikuti program pembinaan pembalap muda yang mereka kelola. Masuknya Camara sebagai pembalap Haas bisa membuka jalan bagi pembalap tersebut bergabung dengan skuad Ferrari pada masa mendatang. Apalagi, Ferrari telah menjalin kemitraan Haas di Formula 1 sejak 2016.
Daya tarik Camara tidak hanya perihal performa di lintasan. Kedatangan Camara di Formula 1 juga menarik dari aspek komersial. Itu bisa terjadi karena faktor statusnya sebagai juara bertahan Formula 3. Popularitasnya dapat semakin meningkat apabila berhasil mengunci titel juara Formula 2 musim ini.