Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Nasib Ganda Campuran Tuan Rumah di Indonesia Open 2026, Babak Belur!

7 Nasib Ganda Campuran Tuan Rumah di Indonesia Open 2026, Babak Belur!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Lisa A)
Intinya Sih
  • Indonesia menurunkan tujuh pasangan ganda campuran di Indonesia Open 2026, jumlah terbanyak dibanding sektor lain dalam turnamen BWF Super 1000 di Istora Senayan, Jakarta.
  • Empat pasangan langsung tersingkir di babak pertama, sementara tiga lainnya gagal melangkah ke perempat final setelah kalah dari wakil China, Taiwan, dan Malaysia.
  • Tidak ada satu pun wakil ganda campuran Indonesia yang berhasil menembus delapan besar, menandai hasil kurang memuaskan bagi tuan rumah di ajang bergengsi ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Indonesia menurunkan tujuh pasangan di sektor ganda campuran pada Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, 2–7 Juni 2026. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibandingkan empat sektor lain. Akan tetapi, langkah ganda campuran Indonesia tidak berjalan mulus. Empat pasangan langsung tersingkir pada babak pertama, sedangkan tiga lainnya gagal melangkah hingga perempat final.

1. Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana kalah dari pasangan China

Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana menjadi wakil ganda campuran Indonesia pertama yang harus mengakhiri langkahnya di Indonesia Open 2026. Tampil pada hari pertama, mereka belum mampu memberikan perlawanan berarti saat menghadapi pasangan China, Cheng Xing/Zhang Chi. Dejan/Bernadine kalah dalam 2 game langsung dengan skor 10-21 dan 9-21 hanya dalam waktu 29 menit.

2. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti takluk dari pasangan Taiwan

Nasib serupa juga dialami Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti yang gagal melewati babak pertama. Menghadapi pasangan Taiwan, Liu Kuang Heng/Hsu Yin Hui, Bobby/Melati harus mengakui keunggulan lawan setelah bertarung 3 game dengan skor 11-21, 23-21, dan 19-21 dalam waktu 55 menit. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi pertemuan pertama kedua pasangan di level internasional.

3. Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata keok atas pasangan Malaysia

Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata juga belum mampu melangkah ke babak kedua Indonesia Open 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing, setelah kalah 2 game langsung dengan skor 17-21 dan 9-21 dalam pertandingan berdurasi 31 menit. Laga tersebut menjadi pertemuan perdana antara kedua pasangan.

4. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja juga ditaklukkan pasangan Malaysia

Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja turut gagal menyumbang hasil positif bagi Indonesia di sektor ganda campuran. Menghadapi pasangan Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, mereka sebenarnya sempat terlibat pertarungan sengit yang berlangsung selama 1 jam 11 menit. Namun, Rehan/Gloria akhirnya kalah dalam tiga game dengan skor 21-17, 16-21, dan 21-23 setelah gagal mempertahankan keunggulan pada game penentuan.

5. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil gagal mengatasi pasangan unggulan pertama

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menjadi salah 1 dari 3 wakil Indonesia yang mampu mencapai babak kedua. Namun, langkah mereka harus terhenti setelah berhadapan dengan pasangan China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, yang berstatus sebagai unggulan pertama sekaligus ganda campuran terbaik dunia saat ini. Adnan/Indah kalah dalam pertarungan 3 game dengan skor 14-21, 21-17, dan 18-21 selama 1 jam 1 menit.

6. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga kalah dari pasangan China

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga belum mampu melangkah ke perempat final Indonesia Open 2026. Menghadapi unggulan keenam asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, mereka harus mengakui keunggulan lawan dalam dua game langsung. Amri/Nita kalah dengan skor 17-21 dan 9-21 dalam durasi 35 menit, yang membuat head-to-head kedua pasangan kini berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan China.

7. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dijegal pasangan Malaysia

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi wakil Indonesia terakhir yang tersingkir di sektor ganda campuran Indonesia Open 2026. Berstatus unggulan kedelapan, mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, setelah kalah dua game langsung. Jafar/Felisha takluk dengan skor 15-21 dan 19-21 dalam waktu 41 menit, yang sekaligus menjadi kekalahan pertama mereka dari pasangan tersebut, sehingga head-to-head berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Jafar/Felisha.

Hasil di sektor ganda campuran Indonesia Open 2026 menunjukkan belum adanya wakil tuan rumah yang mampu menembus perempat final. Dari 7 pasangan yang diturunkan, 4 di antaranya langsung tersingkir pada babak pertama, sementara 3 lainnya terhenti pada babak kedua. Dengan demikian, perjalanan seluruh ganda campuran Indonesia harus berakhir lebih cepat di turnamen BWF Super 1000 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More