Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Negara Tuan Rumah Terakhir Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis per 2025

ilustrasi bulu tangkis
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/SHVETS production)
Intinya sih...
  • Swiss menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia 2019, tetapi gagal meraih gelar juara atau medali.
  • Spanyol menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia 2021 dan juga tidak berhasil meraih gelar juara atau medali.
  • Jepang terpilih sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia 2022 dan berhasil menggondol 3 medali, termasuk 1 emas.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis internasional. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara dunia, turnamen ini juga selalu menarik perhatian karena digelar di berbagai negara berbeda setiap tahunnya.

Setiap negara tuan rumah punya keunikan tersendiri dalam penyelenggaraannya, mulai dari atmosfer arena hingga dukungan suporter yang membuat turnamen semakin meriah. Terbaru, Prancis yang terpilih sebagai negara tuan rumah. Mereka akan menghelat ajang akbar ini di Adidas Arena pada 25 hingga 31 Agustus 2025. Termasuk Prancis, berikut daftar lima negara terakhir yang menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.

1. Swiss menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia 2019

Swiss menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Ini merupakan kali kedua mereka menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia. Sebelumnya, mereka pernah menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia pada 1995. Saat itu, Swiss memilih Lausanne sebagai kota tuan rumah. Namun, kali ini mereka akan menghelat Kejuaraan Dunia di Basel, tepatnya di St. Jakobshalle.

Prestasi Swiss terbilang buruk saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia 2019. Datang dengan beramunisikan enam pebulu tangkis andalannya, mereka gagal meraih gelar juara ataupun medali. Seluruh wakil mereka kompak langsung gugur pada babak pertama.

2. Spanyol didapuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia 2021

Spanyol didapuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021. Negeri Matador menghelat Kejuaraan Dunia edisi ini di Palacio de los Deportes Carolina Marin yang berada di Huelva. Ini menjadi kali ketiga mereka menjamu para pebulu tangkis terbaik dunia di Kejuaraan Dunia. Mereka sebelumnya sukses menggelar Kejuaraan Dunia 2001 di Seville dan Kejuaraan Dunia 2006 di Madrid.

Spanyol bernasib sama seperti Swiss saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia. Mereka juga gigit jari di rumah sendiri tanpa meraih gelar juara ataupun medali. Enam wakil mereka yang unjuk gigi pada edisi ini sudah bertumbangan sebelum babak ketiga.

3. Jepang terpilih sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia 2022

Setelah dua edisi berturut-turut digelar di Eropa, Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 bergeser ke Asia. Kali ini, Jepang yang berkesempatan menjadi tuan rumah. Ini merupakan kali pertama Negeri Sakura menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Pada kesempatan pertamanya ini, mereka melangsungkan seluruh pertandingan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo.

Capaian Jepang cukup baik saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia. Meskipun tidak berakhir sebagai juara umum, mereka berhasil menggondol 3 medali yang terdiri dari 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Hasil itu hanya kalah dari China yang menjadi juara umum dengan total 5 medali yang terdiri dari 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

4. Denmark menjadi tuan rumah di Kejuaraan Dunia 2023

Denmark terpilih menjadi tuan rumah di Kejuaraan Dunia 2023. Mereka menggelar edisi ini di Royal Arena yang berlokasi di Kopenhagen. Ini bukanlah kali pertama Denmark menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Sebelumnya, mereka telah menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia 1983, 1991, 1999, dan 2014 yang seluruhnya berlangsung di kota yang sama, yakni Kopenhagen.

Denmark tampil tidak begitu buruk saat menjadi tuan rumah. Meskipun tidak meraih emas atau gelar juara, mereka berhasil mengamankan 2 medali. Mereka menyabet 2 medali dengan warna berbeda, yakni 1 perak dan 1 perunggu.

5. Prancis dipilih sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia 2025

Satu tahun setelah menjamu ratusan pebulu tangkis terbaik dunia di Olimpiade 2024, Prancis kembali berkesempatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025. Di Kejuaraan Dunia kali ini, Prancis memilih venue yang sama seperti Olimpiade 2024, yakni Adidas Arena yang berlokasi di Paris.

Bagi Prancis, ini merupakan kali kedua mereka didapuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Mereka sebelumnya pernah menjadi tuan rumah pada edisi 2010. Saat itu, mereka juga menggelarnya di Paris, tetapi dengan venue yang berbeda.

Prancis memiliki beberapa nama andalan di Kejuaraan Dunia 2025, mulai dari Christo Popov, Toma Junior Popov, hingga Thom Gicquel/Delphine Delrue. Langkah mereka untuk meraih gelar juara atau bahkan medali tentu tidak akan mudah. Mampukah mereka memanfaatkan status tuan rumah untuk mencatat sejarah baru di depan publik sendiri?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us