Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Nomor Punggung 23 Terakhir Philadelphia 76ers sebelum LeBron James
ilustrasi bola basket (unsplash.com/TJ Dragotta)
  • LeBron James akan bergabung dengan Philadelphia 76ers pada musim 2026/2027 dan kembali memakai nomor 23, yang sebelumnya digunakan 34 pemain dalam sejarah tim.

  • Lima pemakai terakhir nomor 23 sebelum James ialah Charles Bassey, Louis King, Terquavion Smith, Eric Gordon, dan Tyrese Martin; mayoritas memiliki peran terbatas di NBA.

  • Eric Gordon menjadi pengguna nomor 23 paling berkontribusi di antara lima pemain terakhir, dengan rata-rata 6,8 poin dan 1,7 assist dalam 39 pertandingan musim 2024/2025.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

LeBron James bakal memulai petualangan baru di National Basketball Assosiation (NBA) bersama Philadelphia 76ers pada 2026/2027. Pebasket veteran yang kini berusia 41 tahun tersebut kembali mengenakan nomor punggung 23 yang begitu identik dengannya saat membela Cleveland Cavaliers dan Los Angeles Lakers. Sebelum sang megabintang, nomor punggung 23 tercatat telah dipakai 34 pemain sepanjang sejarah tim. Berikut pemain terakhir yang mengenakan nomor punggung 23 Sixers sebelum James datang ke Philadelphia.

1. Charles Bassey bergabung dengan Philadelphia 76ers setelah terpilih dalam NBA Draft 2021

Charles Bassey pertama kali menapaki kakinya di Philadelphia 76ers setelah dipilih pada urutan ke-53 dalam NBA Draft 2021. Pebasket asal Nigeria ini menjalani musim rookie di NBA 2021/2022 dengan mengenakan jersey bernomor punggung 23. Bassey juga menjadi bagian dari skuad Sixers yang saat itu dinakhodai Doc Rivers ketika menghadapi Miami Heat pada Semifinal Wilayah Timur di NBA Playoffs 2022, meski akhirnya tersingkir dengan skor 2-4.

Selama berkostum Sixers, Bassey cuma membukukan rata-rata 3 poin, 2,7 rebound, dan 0,7 blok dalam 23 pertandingan dengan durasi bermain 7,3 menit per game. Pemain yang bisa mengisi posisi center maupun forward tersebut akhirnya meninggalkan tim dan menerima pinangan dari San Antonio Spurs lewat kontrak dua arah (two-way) pada NBA 2022/2023. Bassey, yang kini membela Golden State Warriors, sebenarnya sempat kembali ke Philadelphia pada 2025/2026 dengan hanya bermain sekali setelah mendapatkan kontrak berdurasi 10 hari.

2. Louis King hanya mendapat satu kesempatan bermain dengan seragam Philadelphia 76ers

Memulai karier sebagai undrafted free agent, Louis King berlabuh di Philadelphia 76ers melalui kontrak two-way di NBA 2022/2023. Kontrak tersebut membuat King dapat memperkuat Delaware Blue Coats, tim afiliasi Sixers yang berlaga di NBA G League. Sempat diumumkan bakal mengenakan nomor punggung 7, forward setinggi 2,01 meter dengan berat 93 kilogram ini justru tampil menggunakan nomor punggung 23 ketika menjalani debut melawan Brooklyn Nets pada musim yang sama.

Laga melawan Nets menjadi satu-satunya kemunculan King untuk Sixers di NBA. Pebasket yang pernah berkuliah di University of Oregon ini mencatat 20 poin, 4 rebound, dan 2 assist dalam 29 menit bermain. King kemudian memutuskan untuk angkat kaki dari 76ers dan melanjutkan kariernya di sejumlah tim sebelum akhirnya mendarat di Criollos de Caguas, tim yang berkompetisi di Liga Bola Basket Nasional Utama Puerto Rico (BSN).

3. Terquavion Smith lebih sering berperan sebagai pemain cadangan selama memperkuat Philadelphia 76ers

Terquavion Smith lebih dulu menjalani penampilan perdananya di NBA bersama Philadelphia 76ers pada 2023/2024 setelah tidak terpilih dalam NBA Draft 2023. Menandatangani kontrak two-way, Smith mewarisi nomor punggung 23 yang sebelumnya dikenakan Charles Bassey dan Louis King. Guard yang pernah membela NC State Wolfpack semasa kuliah ini lebih sering tampil sebagai pemain pelapis ketimbang starter selama memperkuat Sixers.

Sepanjang NBA 2023/2024, Smith hanya tampil dalam 16 pertandingan dengan torehan rata-rata 3,3 poin, 0,8 assist, dan 0,5 steal per game. Catatan tersebut berbanding jauh ketika dia membela Delaware Blue Coats dengan membukukan rata-rata 23,2 poin, 3,9 assist, dan 1,6 steal per game pada musim yang sama. Karena tidak menerima tawaran kualifikasi (qualifying offer), Smith akhirnya meninggalkan Sixers dan kini membela Shenzhen Leopards, tim yang cukup diperhitungkan di Asosiasi Bola Basket China (CBA), sejak Desember 2025.

4. Bersama Philadelphia 76ers, Eric Gordon mampu memberikan dampak nyata sebagai pemain berpengalaman

Eric Gordon merupakan pemain veteran yang berkesempatan memakai nomor punggung 23 di Philadelphia 76ers di NBA 2024/2025. Tampil dengan performa yang cukup solid bersama Phoenix Suns, pebasket setinggi 1,91 meter dan berat 98 kilogram tersebut sukses menarik minat Sixers untuk meminangnya. Alhasil, setelah meninggalkan Suns dan berstatus free agent, Gordon direkrut dengan kontrak berdurasi 2 tahun sebelum kembali menandatangani kontrak baru untuk musim berikutnya.

Dibanding tiga pengguna nomor punggung 23 sebelumnya, Gordon mampu memberikan kontribusi penting bagi Sixers meski performanya mengalami penurunan dibanding ketika membela Suns. Guard asal Indiana ini tercatat telah diterjunkan dalam 39 game dengan mencatat rata-rata 6,8 poin, 1,7 assist, dan 0,7 steal per game di NBA 2024/2025. Gordon pun mengakhiri masa baktinya bersama Sixers pada pertengahan musim 2025/2026 sebelum di-trade kepada Memphis Grizzlies pada Februari 2026 dan kini berstatus unrestricted free agent per 23 Agustus 2026 pukul 18:00 WIB.

5. Tyrese Martin hanya mendapatkan waktu bermain kurang dari 10 menit per game

Sebelum kedatangan LeBron James, Tyrese Martin menjadi pemain terakhir yang mengenakan jersey bernomor punggung 23 di Philadelphia 76ers. Martin mendarat di Xfinity Mobile Arena setelah menandatangani kontrak two-way pada NBA 2025/2026. Eks pemain Brooklyn Nets ini diekspetasikan dapat menambah kedalaman roster yang kala itu dihuni forward berpengalaman macam Paul George dan Kelly Oubre Jr.

Martin kesulitan mendapatkan menit bermain di Sixers walau mampu tampil lebih leluasa tatkala membela Delaware Blue Coats. Dalam 9 game, pemain lulusan University of Connecticut (UConn) tersebut hanya tampil selama 9 menit per laga dengan catatan 2,2 poin, 1,1 rebound, dan 1 assist. Martin kemudian berpisah dengan NBA dan memulai perjalanan baru di Liga Bola Basket Spanyol (ACB), tepatnya bersama FC Barcelona Basquet, dengan tetap mengenakan nomor punggung 23.

Nomor punggung 23 ternyata memiliki kisah panjang di Philadelphia 76ers. Dari kelima pemain terakhir yang mengenakannya, cuma Eric Gordon yang mampu meninggalkan jejak paling nyata bagi tim. Menarik untuk melihat apakah LeBron James, pemain yang sudah malang melintang di NBA selama lebih dari 20 tahun dan mengoleksi 4 cincin juara bersama 3 tim berbeda, dapat membuat nomor punggung 23 bersinar di 76ers.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article