ORADO Tegaskan Profesionalisme Usai Gelar Kejurcab Serentak di Sumsel

- Diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Sumsel
- Jadi legitimasi domino bisa dikelola secara profesional
- Komunikasi organisasi akan terus diperkuat
Jakarta, IDN Times - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino secara serentak di 17 Kabupaten/Kota se-Sumatra Selatan (Sumsel) pada Minggu (15/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Sumsel tersebut merupakan capaian penting dalam penguatan tata kelola organisasi dan sistem pembinaan atlet domino secara terstruktur dan berjenjang.
Tidak cuma itu, penyelenggaraan serentak dalam satu provinsi ini menjadi model kompetisi yang terintegrasi dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
1. Diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Sumsel

Di bawah komando Pengprov ORADO Sumsel serta arahan PB ORADO, ribuan peserta dari berbagai daerah mengikuti Kejurcab ini. Sekadar informasi, kejuaraan ini juga jadi bagian dari proses seleksi, pembinaan, dan pemetaan potensi atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada April 2026.
Ketua PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyampaikan penyelenggaraan Kejurcab serentak ini merupakan implementasi nyata dari komitmen organisasi dalam membangun olahraga domino yang profesional dan berorientasi prestasi.
“PB ORADO mengapresiasi Pengprov ORADO Sumsel atas terselenggaranya Kejurcab secara serentak. Kegiatan ini mencerminkan konsolidasi organisasi yang solid serta keseriusan dalam menerapkan sistem pembinaan berjenjang,” ujar Yooky dalam keterangannya.
2. Jadi legitimasi domino bisa dikelola secara profesional

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi alias Jhon LBF, menyampaikan keberhasilan penyelenggaraan Kejurcab serentak ini memperkuat legitimasi domino sebagai cabang olahraga yang bisa dikelola secara profesional.
“Ini bukan hanya kegiatan kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membangun persepsi publik bahwa domino adalah olahraga prestasi yang memiliki sistem, regulasi, dan standar pembinaan yang jelas,” ujar Jhon LBF.
3. Komunikasi organisasi akan terus diperkuat

Jhon LBF menambahkan, pendekatan komunikasi organisasi akan terus diperkuat guna mendukung pengembangan citra domino secara nasional. Hal ini jadi tugas bagi timnya di bidang hubungan masyarakat atau humas.
“Bidang humas akan terus mendorong publikasi yang konstruktif dan edukatif agar masyarakat memahami bahwa domino merupakan olahraga berbasis kecerdasan strategi dan sportivitas. Model pelaksanaan di Sumatera Selatan ini dapat menjadi rujukan bagi provinsi lain," tegas John LBF.
Diketahui pelaksanaan Kejurcab dipimpin oleh Ketua Pengprov ORADO Sumsel, M. Reza Farisyi, didampingi RM. H. Ari Maulana selaku Sekretaris dan Letkol. Inf. HY. Prasetyo selaku Bendahara, dengan koordinasi menyeluruh bersama Pengurus Cabang di 17 Kabupaten/Kota.
















