6 Pemain yang Kembali Masuk NBA All-Star setelah Absen Lama

Meski sempat tidak terpilih, Brandon Ingram akhirnya ikut berpatisipasi di NBA All-Star Game 2026. Dia menggantikan Stephen Curry yang cedera. Hal itu tentu cukup menggembirakan bagi Ingram. Sebab, dia sudah lama tidak masuk All-Star.
Dalam sejarah NBA sendiri, ada beberapa pemain yang alami nasib serupa. Mereka bisa kembali menembus All-Star meski sempat absen lama. Termasuk Ingram, berikut ini keenam pemain tersebut.
1. Debut All-Star pada 2020, Brandon Ingram baru kembali masuk di NBA All-Star 2026
Brandon Ingram merupakan salah satu pemain NBA aktif yang cukup gemilang. Dia mampu mencatat penampilan All-Star pertamanya pada 2020. Namun, karena persaingan yang begitu ketat, Ingram kesulitan menembus All-Star lagi.
Penantian panjang tersebut akhirnya terhenti di NBA All-Star 2026. Meski begitu, Ingram tidak terpilih secara langsung. Dia masuk untuk menggantikan Stephen Curry yang sedang cedera.
2. Berjarak 6 tahun, Manu Ginobili menembus NBA All-Star pada 2005 dan 2011
Manu Ginobili merupakan legenda San Antonio Spurs. Dia hanya membela Spurs selama 16 musim bermain di NBA dan berhasil mempersembahkan empat gelar juara. Ginobili juga mencatat dua kali All-Star dalam kariernya.
Debut All-Star tersebut tercipta pada 2005. Selang 6 tahun kemudian, Ginobili kembali berpartisipasi di NBA All-Star 2011. Namun, setelah itu, Ginobili tidak pernah lagi menembus All-Star hingga pensiun pada 2018.
3. Sempat cedera parah, Bernard King baru kembali masuk NBA All-Star pada 1991 setelah terakhir kali terpilih pada 1985
Bernard King berkiprah di NBA pada 1977--1993. Pemain berposisi small forward ini punya performa yang cukup menonjol. Dia pun berhasil mengoleksi empat kali NBA All-Star. Tiga di antaranya terjadi dalam kurun waktu yang berdekatan, 1982, 1984, dan 1985.
Setelah itu, King dilanda cedera parah sehingga absen semusim lebih. Beruntung, performanya tidak terganggu. Dia mampu bangkit bahkan sempat mencatatkan namanya di NBA All-Star 1991. Namun, nasib buruk masih tetap membayangi King. Dia kembali cedera serius dan terpaksa melewatkan musim 1991/1992.
4. Sudah koleksi 3 kali NBA All-Star, performa Johnny Green justru menurun dan harus menanti selama 6 tahun untuk kembali masuk All-Star pada 1971
Johnny Green juga mengoleksi empat NBA All-Star. Mayoritas terjadi pada awal kariernya, yaitu 1962, 1963, dan 1965. Akan tetapi, performa Green justru menurun setelahnya karena hengkang dari New York Knicks serta kerap gonta-ganti tim. Hal itu membuat namanya tersisihkan dalam daftar All-Star.
Green baru menemukan sentuhan terbaiknya lagi usai bergabung dengan Cincinnati Royals pada 1969. Dia bahkan berhasil menembus NBA All-Star 1971. Namun, setelah itu, performa Green kembali menurun karena faktor usia. Dia lantas memutuskan pensiun pada 1973.
5. Frank Selvy masuk NBA All-Star saat musim debutnya pada 1955 dan menjelang pensiun pada 1962
Frank Selvy masuk ke NBA sebagai pilihan pertama NBA Draft 1954. Dia langsung melejit pada musim debutnya hingga terpilih dalam daftar NBA All-Star 1955. Namun, kegemilangan tersebut tidak bertahan lama. Situasi bahkan makin runyam karena Selvy mendapat tugas militer dan absen semusim penuh pada 1956/1957.
Usai kembali ke lapangan, dia juga masih sulit mencapai sentuhan terbaiknya. Namun, berkat kerja kerasnya, performa Selvy perlahan membaik. Dia pun berhasil menambah koleksi All-Star pada 1962 sebelum pensiun pada 1964.
6. Jrue Holiday mencatat 2 penampilan NBA All-Star dengan selisih waktu sedekade
Selain Brandon Ingram, Jrue Holiday juga pemain aktif yang berada dalam daftar ini. Holiday sendiri berkarier di NBA sejak 2009. Meski begitu, dia baru menorehkan dua kali NBA All-Star. All-Star pertamanya terjadi pada 2013. Alih-alih makin melejit, Holiday justru tampil inkonsisten setelahnya.
Namun, perlahan tapi pasti, Holiday mampu meningkatkan performanya lagi. Upaya tersebut pun berbuah manis usai dia mencatat penampilan All-Star keduanya pada 2023. Tentu itu sebuah capaian menarik karena Holiday bisa kembali masuk All-Star setelah sedekade lamanya.
Terpilih NBA All-Star tentu tidak mudah. Diperlukan performa yang memukau untuk mencapainya. Keenam pemain di atas merupakan buktinya. Mereka sempat tersisihkan dari daftar All-Star dalam waktu yang lama meski akhirnya bisa kembali masuk ajang bergengsi tersebut.
















