Pasca MotoGP Spanyol 2026, Masalah Yamaha Belum Terpecahkan

- Fabio Quartararo meninggalkan MotoGP Spanyol 2026 dengan rasa campur aduk karena Yamaha belum menemukan solusi atas masalah performa motor sejak awal musim.
- Beragam komponen seperti sasis, elektronik, dan aerodinamika sudah diuji di Jerez, namun peningkatan signifikan belum dirasakan oleh Quartararo maupun tim Yamaha.
- Masalah utama masih terletak pada ban depan dan pemahaman terhadap karakter motor baru yang membuat Quartararo serta Yamaha kesulitan menemukan arah pengembangan.
- Fabio Quartararo meninggalkan MotoGP Spanyol 2026 dengan rasa campur aduk karena Yamaha belum menemukan solusi atas masalah performa motor sejak awal musim.
- Beragam komponen seperti sasis, elektronik, dan aerodinamika sudah diuji di Jerez, namun peningkatan performa nyata belum dirasakan oleh Quartararo maupun tim Yamaha.
- Masalah utama masih terletak pada ban depan dan pemahaman terhadap karakter motor baru yang membuat Quartararo serta Yamaha belum bisa menemukan arah pengembangan yang jelas.
Jakarta, IDN Times - Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, meninggalkan MotoGP Spanyol 2026 dengan perasaan yang campur aduk. Belum ada jawaban pasti dari masalah yang dia alami sejak awal musim.
Selepas sesi tes di Jerez, Quartararo dan Yamaha belum bisa membedah pasti masalah apa yang sebenarnya terjadi di motor mereka. Kabut masih menyelimuti pabrikan asal Jepang tersebut.
1. Yamaha dan Quartararo sudah mencoba banyak hal
Dalam tes MotoGP 2026 di Jerez, Quartararo mengaku sudah mencoba banyak hal bersama Yamaha. Mulai dari sasis, lengan ayun, elektronik, hingga aerodinamis motor, semua dicoba. Namun, peningkatan itu belum terasa.
"Kami tidak menemukan peningkatan yang signifikan. Kami cukup banyak mengerjakan elektronik dan tampaknya kami memiliki sedikit lebih banyak kepercayaan diri pada bagian depan, tetapi itu bukan peningkatan performa yang nyata," kata Quartararo, dilansir Motosan.
2. Ban depan yang masih jadi masalah juga
Quartararo menyebut, bagian ban depan motor masih menjadi masalah yang belum selesai sejak September 2025. Memang sempat ada pengaturan baru saat tes, tetapi dia belum hapal di mana batas dari pengaturan itu.
"Ya. Itu (masalah di ban depan motor) adalah sesuatu yang sudah kami katakan sejak September 2025. Ini masalah yang berulang bagi kami. Motor terasa berbeda saat pengereman, dan itu memperumit semuanya," kata Quartararo.
3. Yamaha dan Quartararo sama-sama belum memahami motor
Lebih lanjut, Quartararo secara terbuka menyebut ada banyak hal dari motor baru Yamaha ini yang belum dia pahami. Tidak cuma dirinya, dia yakin tim Yamaha juga merasakan hal serupa.
"Selepas MotoGP Spanyol 2026, kami menguji hal-hal yang, secara teori, seharusnya berkinerja lebih buruk, tetapi dalam beberapa kasus, hasilnya lebih baik. Itu berarti masih ada hal-hal yang belum sepenuhnya saya dan Yamaha pahami," kata Quartararo.


















