Pebasket asal Eropa makin membanjiri NBA. Di NBA Draft 2026, tercatat sebelas pemain Eropa telah terpilih. Kebanyakan dari mereka berasal dari Spanyol dan Jerman.
11 Pebasket Eropa yang Terpilih di NBA Draft 2026

1. Aday Mara (12) menjadi pebasket Eropa dengan urutan tertinggi di NBA Draft 2026
Aday Mara menjadi pebasket Eropa dengan urutan tertinggi di NBA Draft 2026. Center asal Spanyol itu dipilih Oklahoma City Thunder di urutan 12. Ia merupakan sosok big man yang dominan dalam bertahan dan memiliki kemampuan playmaking ciamik. Pemain bertinggi 221 cm ini dinilai punya gaya main seperti Nikola Jokic dan Khaman Maluach. Kehadirannya akan semakin memperkuat pertahanan Thunder.
2. Hannes Steinbach (14) lebih dominan dalam rebound dan menyerang
Hannes Steinbach memiliki gaya bermain yang lebih menyerang. Sebagai power forward, ia juga dominan dalam rebound dan pandai dalam memainkan strategi pick and roll. Gaya mainnya mirip dengan Alperen Sengun dan Domantas Sabonis Kehebatan pemain asal Jerman ini akhirnya dimiliki oleh Charlotte Hornets yang memilihnya di urutan 14 NBA Draft 2026.
3. Christian Anderson Jr dipilih Charlotte Hornets di urutan 18
Pemain Jerman lain yang dipilih Charlotte Hornet di NBA Draft 2026 adalah Christian Anderson Jr. Ia dipilih di urutan 18. Ia merupakan sosok point guard komplet. Ia hebat dalam playmaking, cepat, dan punya tembakan jarak jauh yang hebat. Secara permainan, ia memiliki kemiripan dengan Mike Conley.
4. Sergio de Larrea (25) ditukar Los Angeles Lakers ke Dallas Mavericks
Sergio de Larrea merupakan sosok point guard yang memiliki tinggi 196 cm. Dengan tinggi tersebut, ia kurang menonjol dalam hal kecepatan sebagai guard. Namun, kemampuan playmaking-nya cukup menonjol, seperti Josh Giddey dan Nando de Colo. Pemain asal Spanyol ini dipilih di urutan ke-25 oleh Los Angeles Lakers. Namun, ia ditukar ke Dallas Mavericks.
5. Baba Miller (36) merupakan small forward serbabisa
Baba Miller merupakan sosok pemain serbabisa yang menonjol dalam menyerang maupun bertahan. Ia memiliki kecepatan dan punya kemampuan playmaking apik. Di samping itu, dengan tinggi 211 cm, ia bisa bermain sebagai power forward dan center meski berposisi sebagai small forward. Ia memiliki gaya bermain seperti Jonathan Isaac dan Christian Wood. Pemain asal Spanyol ini terpilih di urutan 36 oleh Los Angeles Clippers.
6. New York Knicks memilih Jack Kayil di urutan 39
Juara NBA 2025/2026, New York Knicks, memilih Jack Kayil di urutan 39 di NBA Draft 2026. Point guard asal Jerman ini sudah matang dan punya kemampuan bertahan di atas rata-rata. Sebelum terpilih di NBA Draft 2026, ia sudah bermain profesional di beberapa klub Jerman, termasuk Alba Berlin. Pengalaman tersebut akan membantunya saat berkiprah di NBA. Gaya bermainnya memiliki kemiripan dengan Kilian Hayes dan Jalen Suggs.
7. Tembakan three point menjadi senjata Emanuel Sharp (45)
Sacramento Kings tampaknya mendapat steal draft setelah memilih Emanuel Sharp di posisi 45. Shooting guard berkebangsaan Israel ini memiliki tembakan three point yang jitu. Di samping itu, energinya dalam bertahan membuatnya patut diperhitungkan. Kemampuan tersebut mirip dengan yang dimiliki Kentavious Caldwell-Pope.
8. Tobi Lawal (48) menjadi satu-satunya wakil Inggris
Tobi Lawal menjadi satu-satunya pebasket Inggris yang terpilih di NBA Draft 2026. Ia dipilih di urutan 48 oleh Dallas Mavericks. Power forward berusia 20 tahun ini memiliki gaya main eksplosif yang dibalut kecepatan dan rebound kuat. Gaya mainnya memiliki kemiripan dengan Derrick Jones Jr dan KJ Martin.
9. Henri Veesar (52) menjadi pebasket Estonia kedua yang terpilih di NBA Draft
Henri Veesar menjadi pebasket Estonia kedua yang terpilih dalam sejarah NBA Draft. Pada edisi 2026, ia dipilih Atlanta Hawks di posisi 52. Meski berposisi sebagai center dan bertinggi 213 cm, ia punya kemampuan menonjol dalam tembakan mid-range. Di samping itu, ia juga punya gaya bertahan mirip Walker Kessler.
10. Vsevolod Ishchenko (56) punya kemiripan dengan Franz Wagner dan Dalano Banton
Di urutan ke-56 NBA Draft 2026 ada Vsevolod Ishchenko yang dipilih Chicago Bulls. Ia merupakan sosok small forward yang unggul dalam tembakan dan playmaking. Di samping itu, ia juga memiliki dribel yang menonjol. Pemain asal Rusia ini memiliki gaya main yang mirip dengan Franz Wagner Dalano Banton.
11. Narcisse Ngoy (57) mewakili Prancis di NBA Draft 2026
Prancis biasanya mengirimkan lebih dari satu pemain dalam satu angkatan NBA Draft. Namun, di NBA Draft 2026, hanya ada satu pemain Prancis yang terpilih. Dia adalah Narcisse Ngoy yang dipilih Atlanta Hawks di urutan 57 sebelum ditukar ke Los Angeles Clippers. Namun, ia tak akan melanjutkan karier di NBA musim depan karena memilih untuk bermain di level college terlebih dahulu.
Dominasi pemain Eropa di NBA Draft 2026 menunjukkan bahwa Eropa konsisten dalam menciptakan pebasket hebat. Mampukah sebelas pemain tersebut beradaptasi dan membuktikan kualitasnya di NBA?