Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Pelatih Baru yang Menukangi Klub Bundesliga 2026/2027

4 Pelatih Baru yang Menukangi Klub Bundesliga 2026/2027
ilustrasi bola (pixabay.com/picselweb)
  • Bundesliga 2026/2027 mulai 29 Agustus 2026 dengan empat klub menunjuk pelatih baru: Bayer Leverkusen, RB Leipzig, Eintracht Frankfurt, dan Union Berlin.
  • Bayer Leverkusen memilih Carles Martinez setelah finis keenam, sementara RB Leipzig merekrut Martin Demichelis meski sebelumnya finis ketiga bersama Ole Warner.
  • Adi Huetter kembali ke Eintracht Frankfurt setelah pernah melatih pada 2018–2021, sedangkan Union Berlin mendatangkan Mauro Lustrinelli usai membawa FC Thun promosi dan juara liga Swiss.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bundesliga Jerman 2026/2027 berlangsung mulai 29 Agustus 2026. Bergulirnya musim baru juga menandai pelatih anyar yang unjuk kualitas. Sejumlah klub ditangani pelatih baru untuk mengarungi musim agar bisa kompetitif. Ada empat pelatih baru di Bundesliga 2026/2027.

  1. 1.Carles Martinez dipilih Bayer Leverkusen sebagai suksesor Kasper Hjulmand

    Bayer Leverkusen memutuskan mengganti Kasper Hjulmand setelah berakhirnya musim 2025/2026. Gagalnya tim lolos ke Liga Champions Eropa membuat manajemen mengakhiri kerja sama dengan juru taktik asal Denmark itu setelah hampir setahun. Bayer Leverkusen hanya bisa finis keenam di Bundesliga dan mesti bermain di Liga Europa 2026/2027. 

    Sebagai gantinya, Carles Martinez ditunjuk untuk mengisi jabatan tersebut. Sebelumnya, pelatih asal Spanyol ini menukangi Toulouse pada 2023–2026. Selama 3 tahun di klub Prancis tersebut, kiprahnya terbilang apik. Meski belum bisa menembus papan atas Ligue 1, arsitek berusia 42 tahun ini konsisten membawa tim berada di papan tengah dalam 3 musim. 

    Secara statistik, Martinez memimpin Toulouse dalam 120 pertandingan di berbagai ajang. Catatannya cukup apik melalui 44 kemenangan, 30 keimbangan, dan 46 kekalahan. Berbekal pengalaman ini, Martinez siap menjawab tantangan untuk kembali membawa Bayer Leverkusen kompetitif. Sejauh ini, manajemen mendukungnya dengan merekrut sejumlah pemain anyar.  

  2. 2. Martin Demichelis bertugas sebagai pelatih RB Leipzig menggantikan Ole Warner

    Martin Demichelis kembali berkarier di Jerman mulai Juni 2026. Namun, kiprahnya kali ini bukan sebagai pemain. Sosok asal Argentina ini direkrut RB Leipzig sebagai pelatih menggantikan Ole Warner. Meski tim mampu finis ketiga di Bundesliga 2025/22026, RB Leipzig memutuskan mengakhiri kesepakatan dengan Warner dan menunjuk Demichelis. 

    Demichelis tidak hanya datang dengan pengalaman berkarier di Jerman sebagai pesepak bola. Sebelum menerima tawaran melatih RB Leipzig, ia bertugas singkat di RCD Mallorca selama 3 bulan pada Maret–Juni 2026. Namun, pengalaman melatihnya hadir sebelum itu. Setelah pensiun pada 2017, ia menjadi asisten pelatih di Malaga selama musim 2017/2018. 

    Sejak 2019–2022, Demichelis dipercaya menukangi tim muda Bayern Munich. Setelah itu, ia menukangi River Plate dan CF Monterrey.  Khusus di River Plate, ia membuktikan potensinya sebagai pelatih muda. Bersama klub Argentina tersebut, ia sukses meraih tiga trofi. Berbekal pengalaman ini, Demichelis berpotensi membawa RB Leipzig bersaing juara di Bundesliga.

  3. 3. Adi Huetter kembali menangani Eintracht Frankfurt setelah sempat menganggur

    Adi Huetter kembali melatih Eintracht Frankfurt mulai Juli 2026. Sebelumnya, juru taktik asal Austria ini memimpin tim pada 2018–2021. Ia akhirnya kembali ke pinggir lapangan setelah setahun menggangur sejak meninggalkan AS Monaco pada musim panas 2025.

    Pada periode pertamanya, Huetter memimpin Frankfurt dalam 141 pertandingan. Catatannya apik dengan membawa tim meraih 67 kali menang, 31 kali imbang, dan hanya menderita 43 kekalahan. Sayangnya, ia belum bisa mengantarkan tim meraih trofi. Kini, Huetter datang dengan lebih matang dan siap menghadirkan prestasi bagi Frankfurt pada musim baru. 

  4. 4. Mauro Lustrinelli datang ke Union Berlin setelah menjuarai Swiss Super League

    Mauro Lustrinelli memulai karier baru di Jerman dengan menangani Union Berlin. Sebelumnya, ia menghabiskan waktu menangani FC Thun yang berbasis di Swiss. Ia berada di sana selama 4 tahun dengan catatan 157 pertandingan di lintas ajang. Dari jumlah laga yang dipimpin, ia membawa tim mendulang 85 kemenangan, 33 keimbangan, dan 39 kekalahan. 

    Union Berlin merekrut Lustrinelli demi mengangkat performa. Kariernya gemilang selama menukangi Thun. Pada 2024/2025, ia membawa tim promosi ke Swiss Super League dengan status juara. Semusim kemudian, Lustrinelli mengantarkan Thun menjuarai Swiss Super League. Dengan reputasi apik ini, ia diharapkan bisa membawa Union Berlin kompetitif. 

    Empat pelatih di atas bakal menjajal kemampuannya di Bundesliga 2026/2027. Mereka mesti bersaing dengan juru taktik kenamaan klub lain demi bisa kompetitif. Dengan pengalaman matang yang dibawa, patut ditunggu kiprah mereka di kasta teratas Liga Jerman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More