Niki Lauda pernah merasakan berada di podium tertinggi Sirkuit Zandvoort semasa aktif sebagai pembalap Formula 1. Pembalap berkebangsaan Austria itu finis sebagai pemenang GP Belanda pada 1974, 1977, dan 1985. Seperti Jackie Stewart, Lauda menorehkan hasil gemilang tersebut bersama dua tim berbeda.
Lauda pertama kali memenangi GP Belanda pada 1974 ketika memperkuat Ferrari. Ia memulai balapan sebagai pole-sitter dan tetap berada di posisi terdepan hingga bendera finis berkibar. Lauda mengungguli rekan setimnya, Clay Regazzoni dengan jarak 8,250 detik.
Berselang 3 tahun, Lauda kembali melintasi garis finis sebagai pemenang di Sirkuit Zandvoort bersama Ferrari. Ia menempati posisi start keempat dan tercatat memimpin balapan sejak lap 20 hingga lap pemungkas. Lauda menuntaskan balapan di depan Jacques Laffite dengan jarak 1,890 detik.
Kemenangan berikutnya terjadi pada 1985. Saat itu, Lauda naik podium tertinggi dengan status sebagai pembalap McLaren. Memulai balapan dari posisi kesepuluh, Lauda mengambil alih posisi pimpinan balapan dari Alain Prost pada lap 34. Ia mampu mempertahankan kedudukan tersebut hingga akhir balapan.
Lauda memenangi balapan berdurasi 70 lap tersebut dengan keunggulan 0,232 detik atas Prost. Hasil ini menjadi kemenangan ke-25 dalam karier Lauda sekaligus kemenangan terakhirnya di Formula 1. Ia gantung helm dari kejuaraan pada akhir 1985.