Update Peringkat 6 Ganda Campuran Indonesia usai Malaysia Masters 2026

BWF kembali merilis daftar peringkat terbaru para pebulu tangkis dunia usai berakhirnya Malaysia Masters 2026 pada pekan lalu. Hasil turnamen BWF Super 500 tersebut turut memengaruhi posisi sejumlah pemain Indonesia, termasuk enam pasangan ganda campuran yang tampil di ajang tersebut. Beberapa pasangan berhasil mengalami kenaikan peringkat berkat tambahan poin yang didapat, sementara lainnya harus turun ataupun tetap bertahan di posisi sebelumnya.
Perubahan ranking ini menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan karena persaingan sektor ganda campuran berlangsung cukup ketat sepanjang musim 2026. Penampilan para wakil Indonesia di Malaysia Masters juga memberikan dampak berbeda-beda terhadap perolehan poin masing-masing pasangan. Lantas, bagaimana update peringkat enam ganda campuran Indonesia usai Malaysia Masters 2026?
1. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu tetap menempati peringkat 9 dunia
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu masih bertahan di peringkat 9 dunia usai Malaysia Masters 2026. Pada turnamen BWF Super 500 tersebut, mereka menempati posisi unggulan kelima, tetapi harus tersingkir lebih awal di babak pertama setelah kalah dari wakil Amerika Serikat, Presley Smith/Jennie Gai. Pasangan andalan Merah Putih ini takluk lewat pertandingan rubber game dengan skor 19-21, 21-12, dan 19-21 dalam durasi 59 menit sehingga tidak memperoleh tambahan poin untuk mendongkrak ranking mereka.
2. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah turun satu tingkat
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus turun satu tingkat ke peringkat 17 dunia usai Malaysia Masters 2026. Langkah mereka pada turnamen tersebut terhenti di babak kedua setelah kalah dari pasangan unggulan kedua asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, lewat dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 20-22 dalam waktu 47 menit. Meski mampu memberikan perlawanan ketat, hasil tersebut belum cukup untuk membuat Amri/Nita mempertahankan posisi mereka di ranking dunia.
3. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga tidak mengalami perubahan peringkat
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga tidak mengalami perubahan peringkat usai Malaysia Masters 2026. Mereka masih menempati posisi ke-19 dunia setelah langkahnya terhenti di babak kedua saat menghadapi pasangan unggulan keempat asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje. Adnan/Indah sempat merebut gim pertama sebelum akhirnya kalah dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-13, 10-21, dan 13-21 dalam durasi 48 menit.
4. Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana tetap menduduki peringkat 30 dunia
Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana masih tetap menduduki peringkat 30 dunia usai Malaysia Masters 2026. Pada turnamen tersebut, langkah mereka harus terhenti lebih awal setelah kalah dari pasangan unggulan kedelapan asal China, Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin, di babak pertama. Dejan/Bernadine menyerah lewat dua gim langsung dengan skor identik 19-21 dan 19-21 sehingga belum mampu menambah poin untuk memperbaiki posisi ranking mereka.
5. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti naik tiga tingkat
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti berhasil naik tiga tingkat ke peringkat 39 dunia usai Malaysia Masters 2026. Hasil tersebut didapat setelah mereka mampu menembus babak kedua sebelum akhirnya kalah dari pasangan Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai. Bobby/Melati takluk lewat pertandingan tiga gim dengan skor 21-18, 18-21, dan 16-21 dalam durasi 54 menit.
6. Verrell Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata naik 57 tingkat
Verrell Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata menjadi pasangan Indonesia dengan peningkatan ranking paling signifikan usai Malaysia Masters 2026 setelah naik 57 tingkat ke peringkat 262 dunia. Turnamen BWF Super 500 tersebut merupakan ajang kedua bagi Verrell/Aisyah sebagai pasangan baru dan mereka memulai perjuangan dari babak kualifikasi. Namun, langkah mereka terhenti sebelum babak utama setelah kalah dua gim langsung dari pasangan Hong Kong, Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau.
Hasil Malaysia Masters 2026 membawa perubahan yang beragam bagi enam ganda campuran Indonesia di daftar ranking dunia BWF. Ada pasangan yang berhasil memperbaiki posisi, tetapi ada juga yang harus turun maupun tetap bertahan di peringkat sebelumnya setelah turnamen berakhir. Perubahan ranking ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para pemain Indonesia untuk tampil lebih konsisten pada turnamen-turnamen berikutnya.


















