Digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Pertamina MRS memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk berkompetisi di sirkuit berstandar internasional yang juga menjadi arena gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. (Dok. Pertamina)
Pembalap asal Semarang, Irfan Hadiansah, yang telah mengikuti Pertamina MRS sejak 2024, menilai keberadaan kelas junior menjadi bagian penting dalam jenjang pembinaan dan regenerasi.
“Karena Pertamina Mandalika Racing Series juga punya kelas junior U-15. Itu pasti penjenjangannya untuk step up level yang lebih tinggi. Jadi ya sudah sangat bagus, semoga mempertahankan eksistensinya untuk terus dilaksanakan setiap tahun,” kata Irfan mengutip keterangan tertulis.
Keberlanjutan kompetisi dinilai dapat memberikan ruang bagi talenta-talenta baru untuk mendapatkan pengalaman sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.
Ini juga disampaikan pembalap asal Lumajang, Jawa Timur, Chandra Hermawan, yang telah tiga tahun mengikuti Pertamina MRS. Menurutnya, pembalap muda perlu mendapatkan kesempatan tampil secara rutin di lintasan berstandar internasional agar proses regenerasi dapat terus berjalan.
“Harusnya anak-anak kecil ini sering balapan di sini, karena harus ada bibit tiap tahunnya. Bibit unggulnya itu harus terus dikembangkan. Harapannya semoga makin maju dan semakin banyak rider-rider yang berkualitas. Semoga semakin jaya,” kata Chandra.