Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi balap motor (unsplash.com/Harlie Raethel)
  • Veda Ega Pratama finis kedua di Moto3 Malaysia 2026 setelah duel ketat dengan Hakim Danish, meraih podium kedua musim ini sekaligus hasil terbaiknya di kelas Moto3.
  • Usai 19 seri, Veda berada di peringkat ketujuh dengan 131 poin, hanya tertinggal sembilan poin dari Marco Morelli di posisi keenam dan menjadi pembalap Honda terbaik kedua.
  • Tiga seri tersisa menjadi peluang Veda mengejar klasemen serta bersaing di antara debutan, sebelum Honda Team Asia Moto3 berganti nama menjadi Honda HRC Asia pada 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Veda Ega Pratama finis kedua dalam Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang pada 1 November. Pembalap Honda Team Asia itu berada di posisi kelima pada putaran kedua dan melaju ke posisi ketiga setelah melewati Hakim Danish. Maximo Quiles memenangi balapan di depan Veda dan Alvaro Carpe, sementara Danish finis keempat.

Klasemen Moto3 2026 setelah 19 seri menempatkan Veda di peringkat ketujuh dengan 131 poin. Marco Morelli berada setingkat di atasnya dengan 140 poin, sedangkan Adrian Fernandez mengumpulkan 157 poin di peringkat kelima. Tiga balapan terakhir Moto3 musim ini menyisakan tiga taruhan berbeda bagi Veda.

1. Podium kedua Veda Ega Pratama setelah duel empat pembalap

David Almansa memimpin Moto3 Malaysia 2026 pada putaran pertama setelah start dari posisi keempat. Kemudian, Danish sebagai pembalap tuan rumah merangsek ke posisi kedua. Namun, Maximo Quiles mengambil alih posisi terdepan di tikungan terakhir putaran kelima dan langsung menjauh.

Veda sempat berada di posisi kelima sebelum naik ke posisi ketiga setelah melewati Danish. Empat putaran sebelum finis, Danish kembali menyalip Veda di tikungan pertama, lalu keduanya bertukar posisi lagi satu putaran kemudian. Pada putaran terakhir, Danish sempat merebut posisi kedua sebelum melebar di tikungan terakhir dan finis keempat.

Kemenangan di Moto3 Malaysia menjadi yang ke-11 bagi Quiles pada 2026 dan yang pertama sejak mengunci gelar juara dunia. Almansa finis kelima dan tetap berada di peringkat kedua klasemen. Zen Mitani meraih poin pertama di Moto3 setelah finis ke-13, sementara Valentin Perrone menutup zona poin di posisi ke-15.

2. Lima debutan bersaing di sepuluh besar

Speedweek mencatat lima debutan menembus sepuluh besar klasemen Moto3 pada Agustus 2026. Veda Ega Pratama menjadi salah satu pendatang baru yang langsung bersaing di barisan depan. Dia menempati posisi keempat pada sesi kualifikasi pertamanya, finis kelima pada balapan debut, dan naik podium pada balapan kedua.

Podium pertama Veda datang di Moto3 Brasil 2026. Saat itu, Veda finis ketiga di belakang Marco Morelli. Morelli mengumpulkan tiga podium pada paruh pertama musim ini sebagai rekan setim Maximo Quiles di CFMoto Aspar.

Brian Uriarte memimpin peta persaingan para debutan dengan dua kemenangan pada 2026, yaitu di Sirkuit Mugello dan Sirkuit Sachsenring. Morelli sudah mengamankan kursi Aspar untuk 2027, sementara Uriarte bertahan di Red Bull KTM. Di sisi lain, Veda menjalani musim debut di motor Honda yang dinilai lebih lemah dari motor yang dipakai Aspar dan Red Bull KTM.

3. Veda Ega Pratama berjarak sembilan poin ke peringkat keenam

Klasemen Moto3 setelah 19 seri menempatkan Veda Ega Pratama di peringkat ketujuh dengan 131 poin. Marco Morelli berada setingkat di atasnya dengan 140 poin. Selisih keduanya sembilan poin.

Adrian Fernandez, satu-satunya pembalap Honda di atas Veda, menempati peringkat ke-5 dengan 157 poin. Uriarte dan Carpe sama-sama mengumpulkan 205 poin. Jarak Veda ke keduanya mencapai 74 poin.

Maximo Quiles memimpin klasemen dengan 376 poin, sementara David Almansa berada di peringkat kedua dengan 228 poin. Lantas, Veda menjadi pembalap Honda kedua terbaik di klasemen setelah Fernandez. 5 dari 6 pembalap di atas Veda mengendarai motor KTM.

4. Finis terbaik Veda Ega Pratama bersama Honda Team Asia

Crash mencatat finis kedua di Sirkuit Sepang sebagai hasil terbaik Veda Ega Pratama di Moto3. Podium itu adalah yang kedua baginya pada 2026 dan membawa total poinnya ke 131. Veda berada di peringkat kedua klasemen debutan, sementara Danish mengumpulkan 116 poin setelah 19 balapan.

Carpe melengkapi podium Moto3 Malaysia 2026 di posisi ketiga dengan selisih 4,184 detik dari Maximo Quiles. Carpe menyandang catatan sebagai pembalap dengan podium terbanyak tanpa kemenangan di Moto3. David Almansa finis kelima, terpaut 4,914 detik dari Quiles.

Mitani, rekan setim Veda, finis ke-13 dan meraih poin pertama di Moto3 2026. Sebanyak lima pembalap gagal finis di Sepang, termasuk Joel Kelso dan Matteo Bertelle. Klasemen balapan itu menempatkan Veda sebagai pembalap Honda terbaik di Sirkuit Sepang.

5. Tim Veda Ega Pratama berganti nama mulai 2027

Honda Racing Corporation (HRC) mengumumkan perubahan nama dua tim pengembangan di Asia mulai 2027. Honda Team Asia Moto3 menjadi Honda HRC Asia, sementara IDEMITSU Honda Team Asia Moto2 menjadi Honda HRC Asia IDEMITSU. Pengumuman itu dirilis pada 1 Oktober 2026.

Kedua tim tampil dengan livery tiga warna Honda dalam Grand Prix Jepang 2026 di Sirkuit Motegi. Warna merah, biru, dan putih itu sama dengan warna tim Honda HRC di kelas MotoGP. Langkah itu menandai peralihan kegiatan pembinaan pembalap Asia ke bawah asuhan HRC.

Honda menempatkan program pembinaan sebagai jalur pembalap berkembang dari Moto4 ke Moto3, Moto2, dan MotoGP. Tim Moto2 dibentuk pada 2013 untuk mempersiapkan pembalap Asia bersaing di level tertinggi, disusul tim Moto3 pada 2016. Perubahan nama kedua tim Honda memperjelas posisi program pembalap Asia di dalam struktur HRC.

Tiga balapan tersisa menempatkan Veda Ega Pratama dalam tiga taruhan berbeda. Dia berjarak sembilan poin dari peringkat keenam, bersaing dengan debutan yang sebagian sudah mengamankan kursi untuk 2027, dan berada di tim yang bernama Honda HRC Asia mulai 2027. Perjuangan Veda di Moto3 2026 berlanjut ke Qatar pada 6—8 November.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article