Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Erick Thohir Puji Prestasi Tim Indonesia
Menpora Erick Thohir dukung langsung atlet di Asian Para Games 2026.(Dok. Kemenpora).
  • Tim Indonesia meraih 15 medali emas dan total 73 medali di Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya.

  • Erick Thohir memuji konsistensi atlet serta sinergi NPC Indonesia, CdM, dan Kemenpora.

  • Hasil di Nagoya menjadi modal persiapan menuju ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Tim Indonesia meraih 15 medali emas dan total 73 medali di Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya. Indonesia finis di peringkat delapan.

2027

Kontingen Indonesia dipersiapkan untuk menghadapi ASEAN Para Games 2027.

2028

Paralimpiade 2028 menjadi target puncak persiapan kontingen Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • Apa?
    Tim Indonesia meraih 15 medali emas dan total 73 medali di Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya.
  • Siapa?
    Tim Indonesia, atlet dan ofisial, NPC Indonesia, CdM, Kemenpora, serta Erick Thohir.
  • Di mana?
    Asian Para Games 2026 berlangsung di Aichi-Nagoya, sementara prestasi tersebut menjadi modal bagi pembinaan olahraga disabilitas di tanah air.
  • Kapan?
    Pencapaian tersebut terjadi dalam Asian Para Games 2026, setelah perjuangan tim hingga hari terakhir kompetisi.
  • Mengapa?
    Erick Thohir memberikan pujian karena atlet tetap berjuang meski target emas sudah tercapai dan berhasil finis di peringkat delapan.
  • Bagaimana?
    Indonesia mengumpulkan 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu melalui perjuangan atlet serta koordinasi NPC Indonesia, CdM, dan Kemenpora.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tim Indonesia selesai bertanding di Asian Para Games 2026. Mereka mendapat 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu, jadi totalnya 73 medali. Erick Thohir memuji para atlet karena tetap berjuang sampai selesai. Indonesia berada di peringkat delapan. Setelah ini, mereka bersiap untuk pertandingan tahun 2027 dan 2028.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perolehan 73 medali menunjukkan konsistensi perjuangan atlet Indonesia hingga hari terakhir kompetisi. Pencapaian ini juga memperlihatkan pentingnya koordinasi antara NPC Indonesia, CdM, dan Kemenpora dalam mendukung target olahraga. Hasil tersebut memberi dasar bagi evaluasi, pemetaan atlet muda, serta persiapan kontingen menuju kompetisi berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Tim Indonesia berhasil menutup perjuangannya di Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya dengan hasil yang membanggakan. Sebanyak 15 medali emas yang berhasil diraih membuat mereka finis di peringkat delapan.

Indonesia meraih total 73 medali. Selain menyabet 15 keping emas, skuad Merah Putih juga sukses menorehkan 21 medali perak, dan 37 medali perunggu. Atas prestasi tersebut, Menpora Erick Thohir memberikan pujian setinggi langit.

1. Semangat pantang kendor meski target sudah lewat

Tim Indonesia dalam defile pembukaan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya (dok.NPC Indonesia)

Erick sangat bangga melihat determinasi para atlet yang tidak pernah puas meski target awal sudah terpenuhi di pertengahan kompetisi. Mereka terus berjuang dengan totalitas hingga hari terakhir demi mengibarkan bendera Merah Putih di kancah Asia.

Tambahan emas terakhir dari cabang olahraga boccia, serta perak dari *powerlifting* menjadi bukti nyata konsistensi para atlet. Dia menilai semangat tak kenal lelah inilah yang menjadi cerminan sejati dari kedigdayaan mental bangsa Indonesia. Pengorbanan para atlet dan ofisial sejak hari pertama hingga penutupan layak mendapatkan penghormatan tertinggi.

"Hebatnya perjuangan mereka sama sekali tak mengendur walaupun target emas sudah tercapai," puji Erick.

2. Buah manis kekompakan NPC dan Kemenpora

atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, meraih medali emas kelima bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (21/10/2026). (Dok. Agung/ NPC Indonesia)

Keberhasilan menembus posisi delapan besar ini tidak lepas dari sinergi kuat di belakang layar antara pemerintah dan federasi. Erick juga menyoroti kinerja *National Paralympic Committee* (NPC) Indonesia dan *Chef de Mission* (CdM) yang berkoordinasi sangat baik dengan Kemenpora.

"Inilah bukti mengapa dalam membangun olahraga kita harus kompak, dan harus benar-benar memastikan semua target bisa tercapai sesuai strategi besar," ujar Erick.

3. Jadi modal kuat tatap Paralimpiade 2028

Tim Indonesia dalam defile pembukaan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya (dok.NPC Indonesia)

Prestasi di Nagoya ini diharapkan menjadi batu loncatan yang kokoh untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga disabilitas di tanah air. Evaluasi menyeluruh dan pemetaan potensi atlet muda akan segera dilakukan untuk menjaga kesinambungan prestasi.

Fokus selanjutnya adalah mempersiapkan kontingen yang lebih kuat untuk menghadapi ASEAN Para Games 2027, yang target puncaknya di Paralimpiade 2028. Pengalaman bertanding di level Asia ini menjadi modal berharga untuk bersaing di panggung yang lebih megah.

"Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang dan mengibarkan bendera Merah Putih," ucap eks Presiden Inter Milan tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article